Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Pemulutan Bersama Kelompok Tani Panen Jagung Pipil di Ulak Kembahang I
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Pemulutan Bersama Kelompok Tani Panen Jagung Pipil di Ulak Kembahang I
OGAN ILIR – Kepolisian Sektor (Polsek) Pemulutan bersama kelompok tani melaksanakan kegiatan panen jagung pipil Kuartal III di Desa Ulak Kembahang I, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mendorong terwujudnya swasembada pangan melalui kerja sama dengan masyarakat di sektor pertanian.
Kegiatan panen dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dihadiri sejumlah personel Polsek Pemulutan, perangkat desa, serta kelompok tani setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Binmas Polsek Pemulutan, Aiptu Sigit Prastowo, S.H., dan Kapospol Pemulutan Barat, Aiptu Rohman Sumanto, S.H. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung produktivitas pertanian.
Lahan jagung yang dipanen memiliki luas sekitar 3,5 hektare dengan status penggunaan lahan pinjam pakai. Dokumen yang berkaitan dengan lahan tersebut berupa Surat Pengakuan Hak (SPH). Komoditas yang dibudidayakan adalah jagung pipil, dengan estimasi hasil panen sekitar 1,5 ton. Hasil tersebut menjadi gambaran produksi dari lahan yang dikelola bersama dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Pemulutan Barat.
Meski kegiatan panen dapat dilaksanakan, hasil produksi belum mencapai kondisi maksimal. Salah satu kendala yang dihadapi petani adalah kemarau panjang yang berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung. Kondisi cuaca tersebut menjadi tantangan dalam proses budidaya, terutama dalam menjaga pertumbuhan tanaman agar dapat berkembang secara optimal hingga masa panen.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan dan proses penanaman, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan cuaca. Bagi petani, kemarau berkepanjangan dapat menjadi hambatan dalam mempertahankan produktivitas. Karena itu, pengelolaan lahan dan kerja sama dengan pihak terkait menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul selama proses budidaya.
Kapolsek Pemulutan, AKP Nugrah Angga Oktari, S.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong terwujudnya swasembada pangan nasional. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani perlu terus diperkuat agar upaya mendukung ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kapolsek Pemulutan juga berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga produktivitas pertanian semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung petani dalam mengembangkan usaha pertanian sekaligus memperkuat peran sektor pertanian dalam menjaga ketersediaan pangan di tingkat daerah.
Pelaksanaan panen jagung pipil ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan Polsek Pemulutan dalam mendukung kegiatan produktif masyarakat. Selain menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian turut membangun kemitraan dengan kelompok tani serta pemerintah desa dalam mendukung program pemerintah di bidang pangan. Kerja sama lintas unsur tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuhnya semangat masyarakat untuk terus mengoptimalkan potensi pertanian yang tersedia.
Di sisi lain, kendala kemarau panjang menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan hasil pertanian pada masa mendatang. Kondisi tanaman yang tidak berkembang secara optimal berpengaruh terhadap jumlah produksi yang dapat diperoleh petani. Oleh sebab itu, tantangan cuaca perlu menjadi pertimbangan dalam pengelolaan lahan dan perencanaan kegiatan pertanian berikutnya, dengan tetap menyesuaikan langkah penanganan terhadap kondisi di lapangan.
Kegiatan panen jagung pipil di Desa Ulak Kembahang I berlangsung hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah kegiatan bersama tersebut, proses panen dilanjutkan oleh kelompok tani setempat. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi dilaporkan berjalan aman dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Polres Ogan Ilir melalui Polsek Pemulutan menegaskan dukungannya terhadap penguatan ketahanan pangan nasional melalui sinergi dan kegiatan bersama masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah desa dan kelompok tani diharapkan terus terpelihara sehingga pengembangan sektor pertanian dapat berjalan berkelanjutan, mendukung ketersediaan pangan, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Ogan Ilir.
Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha
- Penulis: Wafiq Qodriyatussoleha


Saat ini belum ada komentar