Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Tangani Ricuh di Aceh, 3 Polisi dan 2 TNI Naik Pangkat

Tangani Ricuh di Aceh, 3 Polisi dan 2 TNI Naik Pangkat

  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Tangani Ricuh di Aceh, 3 Polisi dan 2 TNI Naik Pangkat

Dua prajurit TNI dan sejumlah personel Polri mendapatkan penghargaan setelah menjalankan tugas dalam penanganan situasi yang memanas di Banda Aceh. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian, dedikasi, dan tanggung jawab mereka ketika menangani peristiwa yang terjadi di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Dua prajurit TNI yang mendapatkan kenaikan pangkat adalah Sersan Dua (Serda) Irfan Farhan dari Yonif 112/DJ Kodam Iskandar Muda dan Prajurit Dua (Prada) Donni Pinto Harahap dari Yonarmed 17/RC Kodam Iskandar Muda. Keduanya memperoleh Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Kenaikan pangkat tersebut diberikan setelah kedua prajurit menunjukkan keberanian ketika menjalankan tugas pada 15 Agustus 2026. Saat itu, keduanya terlibat dalam proses penurunan bendera bulan bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, kemudian mengibarkan bendera Merah Putih.

Pusat Penerangan TNI menyebut penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap prajurit yang menunjukkan prestasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas. Kenaikan pangkat diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel TNI lainnya untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.

Atas tindakan tersebut, pangkat Serda Irfan Farhan dinaikkan menjadi Sertu, sedangkan Prada Donni Pinto Harahap naik menjadi Pratu. Pemberian penghargaan itu disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap keberanian dan loyalitas keduanya dalam menjalankan tugas di lapangan.

Kenaikan Pangkat untuk Personel Polri

Selain dua prajurit TNI, tiga personel Polri juga mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) berkaitan dengan penanganan situasi di Aceh. Penghargaan tersebut diberikan kepada personel yang dinilai menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan serta meredam situasi yang sempat memanas.

Tiga personel yang mendapatkan KPLB yakni Kasat Samapta Polresta Banda Aceh Kompol Saiful Hadi, Aipda Azhari dari Polsek Lueng Bata Polresta Banda Aceh, dan Bripda Azkar dari Samapta Polresta Banda Aceh. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pelaksanaan tugas mereka di lapangan.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan dan Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo juga disebut turun langsung untuk melakukan komunikasi dan negosiasi dengan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk meredam situasi serta memastikan proses penanganan berlangsung dengan aman.

Selain kenaikan pangkat bagi tiga personel, penghargaan berupa Pin Emas Kapolri juga diberikan kepada Irjen Ruddi Setiawan, Brigjen Ari Wahyu Widodo, serta Kompol I Ketut Supriyatna yang menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 4 Ditintelkam Polda Aceh. Penghargaan tersebut diberikan atas peran mereka dalam menangani situasi dan menjaga keamanan.

Polri menyampaikan bahwa pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada anggota yang telah menunjukkan keberanian, dedikasi, dan pengabdian dalam melaksanakan tugas. Penghargaan tersebut juga diharapkan menjadi motivasi agar seluruh personel terus menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

Peristiwa di Aceh tersebut menjadi perhatian karena melibatkan situasi yang membutuhkan penanganan secara hati-hati. Aparat keamanan tidak hanya dituntut menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan setiap langkah yang diambil dapat meredam ketegangan dan mencegah situasi berkembang menjadi lebih luas.

Pemberian penghargaan kepada personel TNI dan Polri menjadi bagian dari apresiasi atas pelaksanaan tugas di lapangan. Pemerintah dan pimpinan institusi keamanan berharap penghargaan tersebut dapat mendorong anggota untuk terus mengedepankan profesionalisme, tanggung jawab, serta pendekatan yang mengutamakan keamanan masyarakat.

Dengan adanya penghargaan tersebut, TNI dan Polri menegaskan pentingnya dedikasi personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Pengabdian para anggota di lapangan diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat dalam menjalankan tugasnya.

Nama Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

 

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Peduli Polisi di Jalur Lintas, Sopir Truck Diminta Kurangi Kecepatan dan Utamakan Nyawa

    Aksi Peduli Polisi di Jalur Lintas, Sopir Truck Diminta Kurangi Kecepatan dan Utamakan Nyawa

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SINTANG. Keselamatan Nomor Satu! Polisi Patroli dan Ingatkan Sopir Truck Istirahat Jika Mengantuk Polsek Sungai Tebelian~ Polres Sintang ~ Demi menjaga keselamatan para pengguna jalan, personel Polsek Sungai Tebelian melaksanakan patroli siang dengan menyambangi langsung para sopir truck yang melintas, Minggu (17/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, polisi memberikan edukasi dan himbauan agar para pengemudi selalu mengutamakan […]

  • Polresta Cirebon Bongkar Peredaran Obat Ilegal dan Narkotika Jenis Sabu, Pemuda 26 Tahun Ditangkap

    Polresta Cirebon Bongkar Peredaran Obat Ilegal dan Narkotika Jenis Sabu, Pemuda 26 Tahun Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Cirebon – Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon mengungkap kasus tindak pidana peredaran sediaan farmasi tanpa izin serta narkotika jenis sabu. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial SM (26). Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama,S.H.,S.I.K.,M.H. mengatakan penangkapan dilakukan pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di rumah tersangka di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon. “Petugas […]

  • Truk Pengangkut Kayu Diduga Hasil Illegal Logging Dicegat di Pelalawan, Dua Pelaku Diamankan Polisi

    Truk Pengangkut Kayu Diduga Hasil Illegal Logging Dicegat di Pelalawan, Dua Pelaku Diamankan Polisi

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Truk Pengangkut Kayu Diduga Hasil Illegal Logging Dicegat di Pelalawan, Dua Pelaku Diamankan Polisi Aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau berhasil menggagalkan upaya pengangkutan kayu yang diduga berasal dari praktik pembalakan liar atau illegal logging di Kabupaten Pelalawan. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua unit truk bermuatan kayu olahan tanpa dokumen […]

  • Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Temuan Mayat Bayi di TPU Susukan Jakarta Timur

    Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Temuan Mayat Bayi di TPU Susukan Jakarta Timur

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Temuan Mayat Bayi di TPU Susukan Jakarta Timur Kepolisian terus mendalami kasus penemuan jasad bayi perempuan yang ditemukan di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Susukan, Ciracas, Jakarta Timur. Dalam perkembangan terbaru, penyidik telah memeriksa tiga orang saksi guna mengungkap identitas pelaku serta mengetahui kronologi lengkap peristiwa yang menggegerkan warga tersebut. […]

  • Polisi Harus Melawan Pikirannya Sendiri, Ini Pesan Rocky Gerung untuk Perwira Polri

    Polisi Harus Melawan Pikirannya Sendiri, Ini Pesan Rocky Gerung untuk Perwira Polri

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Polisi Harus Melawan Pikirannya Sendiri, Ini Pesan Rocky Gerung untuk Perwira Polri Pengamat filsafat dan politik Rocky Gerung menyampaikan sejumlah pandangan kepada para perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dalam pesannya, Rocky menekankan pentingnya kemampuan untuk berpikir secara kritis serta keberanian dalam menguji kembali cara berpikir sendiri ketika menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang […]

  • WNA Belanda Ditemukan Meninggal di Hotel Grand Preanger Bandung, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

    WNA Belanda Ditemukan Meninggal di Hotel Grand Preanger Bandung, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • visibility 31
    • 0Komentar

    WNA Belanda Ditemukan Meninggal di Hotel Grand Preanger Bandung, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan Bandung – Seorang warga negara asing (WNA) asal Belanda bernama Maria Suzanna (67) ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar Hotel Grand Preanger, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat. Peristiwa tersebut diketahui pada Minggu (20/9/2026). Perempuan lanjut usia tersebut […]

expand_less