Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Murid, Guru Ponpes di Lombok Barat Dilaporkan ke Polisi

Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Murid, Guru Ponpes di Lombok Barat Dilaporkan ke Polisi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Murid, Guru Ponpes di Lombok Barat Dilaporkan ke Polisi

Seorang guru pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilaporkan kepada pihak kepolisian atas dugaan kekerasan seksual terhadap murid. Guru berinisial F tersebut dilaporkan ke Polresta Mataram setelah adanya pendampingan terhadap sejumlah anak yang disebut menjadi korban.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram, Joko Jumadi, mengatakan terdapat dua anak yang saat ini telah didampingi dalam proses pelaporan kepada kepolisian. Kedua korban disebut berjenis kelamin laki-laki. Laporan tersebut masih dalam proses penanganan di Polresta Mataram.

Joko menjelaskan bahwa guru tersebut mengajar di dua pondok pesantren. Berdasarkan informasi yang diterima pihak pendamping korban, dugaan kekerasan seksual dilakukan dengan cara memanfaatkan kondisi korban yang masih berusia anak. Pendamping menyebut terdapat dugaan manipulasi dan pemaksaan terhadap korban.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian agar dapat dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Proses hukum diperlukan untuk memastikan fakta mengenai dugaan tindak pidana tersebut sekaligus memberikan perlindungan kepada anak-anak yang diduga menjadi korban.

Joko juga mengungkapkan bahwa jumlah anak yang diduga menjadi korban kemungkinan lebih dari dua orang. Namun, sejauh ini baru dua korban yang didampingi untuk membuat laporan kepada kepolisian. Salah satu anak yang disebut menjadi korban juga merupakan penyandang disabilitas.

“Yang di kepolisian ada dua (korban), tetapi korbannya lebih dari itu. Salah satunya disabilitas,” ujar Joko saat memberikan keterangan di Polresta Mataram, Rabu (30/9/2026).

Pihak kepolisian sendiri masih melakukan pengecekan mengenai laporan tersebut. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, menyatakan pihaknya akan terlebih dahulu memeriksa informasi yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Karena perkara masih berada dalam tahap proses hukum, seluruh informasi mengenai dugaan tindak pidana tersebut perlu ditempatkan sebagai laporan yang masih harus dibuktikan melalui penyelidikan dan proses hukum. Status seseorang sebagai terlapor juga tidak secara otomatis menunjukkan bahwa seluruh tuduhan telah terbukti.

Penanganan kasus yang melibatkan anak membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam memberikan perlindungan kepada korban selama proses hukum berlangsung. Identitas anak yang diduga menjadi korban juga perlu dijaga agar tidak menimbulkan dampak tambahan terhadap kondisi mereka.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap lingkungan pendidikan, termasuk lembaga pendidikan berbasis keagamaan. Pengelola lembaga pendidikan diharapkan memastikan adanya mekanisme perlindungan anak, saluran pengaduan yang mudah diakses, serta lingkungan belajar yang aman bagi seluruh peserta didik.

Proses penyelidikan kepolisian nantinya akan menentukan perkembangan perkara berdasarkan keterangan saksi, bukti yang ditemukan, serta fakta-fakta lain yang diperoleh selama pemeriksaan. Masyarakat diharapkan menghormati proses hukum dan tidak menyebarkan identitas maupun informasi pribadi anak yang diduga menjadi korban.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemensos Gandeng Polri Tindaklanjuti Temuan Penerima Bansos Main Judol

    Kemensos Gandeng Polri Tindaklanjuti Temuan Penerima Bansos Main Judol

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Kemensos Gandeng Polri Tindaklanjuti Temuan Penerima Bansos Main Judol Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menindaklanjuti temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial yang terindikasi melakukan transaksi judi online. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan bantuan yang diberikan negara benar-benar […]

  • Polisi Amankan Pria yang Diduga Mengamuk dan Pecahkan Kaca Mobil di Jagakarsa

    Polisi Amankan Pria yang Diduga Mengamuk dan Pecahkan Kaca Mobil di Jagakarsa

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • visibility 30
    • 0Komentar

      Polisi Amankan Pria yang Diduga Mengamuk dan Pecahkan Kaca Mobil di Jagakarsa Polisi mengamankan seorang pria berinisial KB (41) yang diduga melakukan perusakan terhadap sebuah mobil di kawasan Jalan Durian, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pria tersebut diamankan oleh jajaran Polsek Jagakarsa setelah aksi perusakan kendaraan tersebut menjadi perhatian dan videonya beredar di media sosial. Kapolsek […]

  • Mencari Jalan Keluar agar Pekerja Tak Lagi Bermalam di Stasiun Cikarang

    Mencari Jalan Keluar agar Pekerja Tak Lagi Bermalam di Stasiun Cikarang

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Mencari Jalan Keluar agar Pekerja Tak Lagi Bermalam di Stasiun Cikarang Fenomena puluhan pekerja yang memilih bermalam di Stasiun Cikarang setiap malam kembali menjadi perhatian publik. Mereka rela menghabiskan waktu beristirahat di ruang tunggu stasiun demi mengejar kereta pertama menuju Jakarta dan sekitarnya agar dapat tiba di tempat kerja tepat waktu. Kebiasaan tersebut bukan dilakukan […]

  • Pemerintah Salurkan Tunjangan Guru Langsung ke Rekening, Tunjangan Guru Non-ASN Naik Menjadi Rp2 Juta<

    Pemerintah Salurkan Tunjangan Guru Langsung ke Rekening, Tunjangan Guru Non-ASN Naik Menjadi Rp2 Juta<

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • visibility 40
    • 0Komentar

      Pemerintah Salurkan Tunjangan Guru Langsung ke Rekening, Tunjangan Guru Non-ASN Naik Menjadi Rp2 Juta Pemerintah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik melalui kebijakan baru mengenai penyaluran tunjangan guru. Dalam skema terbaru, tunjangan tidak lagi melalui proses birokrasi yang panjang, melainkan langsung ditransfer ke rekening masing-masing guru. Selain mempercepat proses pencairan, pemerintah juga […]

  • Bappenas Dorong Polri Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Tingkatkan Efektivitas Pengungkapan Kasus

    Bappenas Dorong Polri Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Tingkatkan Efektivitas Pengungkapan Kasus

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Bappenas Dorong Polri Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Tingkatkan Efektivitas Pengungkapan Kasus Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk semakin memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung tugas-tugas penegakan hukum. Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan efektivitas, kecepatan, dan akurasi dalam proses penyelidikan maupun penyidikan […]

  • Polda Kalbar Salurkan Layanan Kesehatan dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

    Polda Kalbar Salurkan Layanan Kesehatan dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • visibility 30
    • 0Komentar

      Polda Kalbar Salurkan Layanan Kesehatan dan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla di Kubu Raya Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kondisi kekeringan di Kabupaten Kubu Raya. Selain terlibat dalam upaya pemadaman dan penanganan kebakaran, jajaran Polda Kalbar juga memberikan pelayanan kesehatan […]

expand_less