Ditlantas Polda Jabar Luncurkan Jawara Lalu Lintas dan E-Ramcek
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ditlantas Polda Jabar Luncurkan Jawara Lalu Lintas dan E-Ramcek
Bandung – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat meluncurkan dua inovasi digital bertepatan dengan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Dua aplikasi tersebut diberi nama Jawara Lalu Lintas dan E-Ramcek, yang dirancang untuk mendukung pelayanan serta pengawasan lalu lintas di wilayah Jawa Barat.
Kedua aplikasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan syukuran yang berlangsung di Aula Ditlantas Polda Jabar pada Selasa, 22 September 2026. Inovasi digital tersebut dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kecepatan dan ketepatan kerja petugas di lapangan.
Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Reydian Kokrosono menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat membuat pelaksanaan tugas kepolisian menjadi lebih responsif. Sistem digital juga diharapkan membantu jajaran dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan ketika menjalankan tugas.
Jawara Lalu Lintas untuk Manajemen Operasional
Aplikasi Jawara Lalu Lintas dikembangkan untuk mendukung manajemen operasional lalu lintas secara terintegrasi. Sistem tersebut terhubung dengan Pusat Manajemen Lalu Lintas Daerah serta perangkat yang digunakan para Kepala Satuan Lalu Lintas di wilayah hukum Polda Jawa Barat.
Melalui sistem tersebut, koordinasi mengenai kondisi dan pengelolaan lalu lintas dapat dilakukan secara lebih terintegrasi. Aplikasi juga memungkinkan jajaran lalu lintas berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait dalam menangani berbagai kebutuhan di lapangan.
Pemanfaatan sistem digital ini diharapkan mendukung upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas di berbagai wilayah Jawa Barat.
E-Ramcek Digitalisasi Pemeriksaan Kendaraan
Sementara itu, aplikasi E-Ramcek ditujukan untuk mendigitalisasi proses pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check. Sebelumnya, proses pemeriksaan tersebut masih banyak dilakukan secara manual sehingga data hasil pemeriksaan belum terkelola dalam satu sistem yang dapat digunakan untuk evaluasi.
Dengan E-Ramcek, hasil pemeriksaan kendaraan dapat dicatat dan menjadi bagian dari riwayat data kendaraan. Sistem tersebut diharapkan membantu petugas dalam mengetahui hasil pemeriksaan sebelumnya ketika kendaraan kembali menjalani pemeriksaan.
Pengembangan E-Ramcek juga melibatkan kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan sistem pemeriksaan kendaraan yang lebih terintegrasi.
Status Kelayakan Kendaraan Dapat Dipantau
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa sistem E-Ramcek dapat menampilkan status kondisi kendaraan berdasarkan hasil pemeriksaan. Informasi tersebut mencakup kendaraan yang dinilai tidak layak jalan, kendaraan yang masih diperbolehkan beroperasi dengan catatan perbaikan, hingga kendaraan yang dinilai dalam kondisi baik.
Pencatatan secara digital diharapkan membuat data pemeriksaan kendaraan lebih mudah ditelusuri. Data tersebut juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait dalam melakukan pengawasan terhadap kendaraan yang beroperasi di wilayah Jawa Barat.
Menurut Polda Jabar, tujuan utama penerapan sistem tersebut berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi pengemudi, pengguna angkutan umum, serta kendaraan berukuran besar yang beroperasi di wilayah Jawa Barat.
Teknologi untuk Mendukung Keselamatan
Peluncuran Jawara Lalu Lintas dan E-Ramcek menunjukkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung tugas kepolisian di bidang lalu lintas. Kedua sistem memiliki fungsi berbeda, namun sama-sama diarahkan untuk memperkuat pengelolaan informasi dan pelayanan di lapangan.
Jawara Lalu Lintas berfokus pada manajemen operasional dan koordinasi lalu lintas, sedangkan E-Ramcek membantu pencatatan pemeriksaan kelaikan kendaraan secara digital. Dengan tersedianya data yang lebih terstruktur, proses evaluasi diharapkan dapat dilakukan secara lebih mudah.
Ditlantas Polda Jabar menyatakan inovasi tersebut merupakan bagian dari pengembangan pelayanan lalu lintas yang memanfaatkan teknologi. Ke depan, penggunaan sistem digital diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas secara lebih cepat, terukur, dan responsif sekaligus membantu meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar