Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Infotaintment » Puluhan Wisatawan Nekat Naiki Gunung Anak Krakatau Meski Berstatus Siaga, Pengawasan Akan Diperketat

Puluhan Wisatawan Nekat Naiki Gunung Anak Krakatau Meski Berstatus Siaga, Pengawasan Akan Diperketat

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Puluhan Wisatawan Nekat Naiki Gunung Anak Krakatau Meski Berstatus Siaga, Pengawasan Akan Diperketat

Puluhan wisatawan kedapatan memasuki bahkan menaiki lereng Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, meskipun gunung api tersebut masih berstatus Level III atau Siaga. Aksi tersebut memicu kekhawatiran petugas karena kawasan di sekitar gunung masih dinyatakan berbahaya akibat aktivitas vulkanik yang belum sepenuhnya stabil. Keberadaan rombongan wisatawan diketahui saat tim pemantau tengah melakukan perawatan peralatan pemantauan aktivitas gunung api di lokasi.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, Andi Suwardi, membenarkan adanya aktivitas wisatawan di kawasan yang masuk zona bahaya tersebut. Menurutnya, petugas melihat langsung rombongan wisatawan berada di lereng gunung saat menjalankan tugas pemeliharaan alat pemantauan. Ia menegaskan bahwa masyarakat maupun wisatawan seharusnya mematuhi rekomendasi pemerintah karena aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berpotensi membahayakan keselamatan.

Berdasarkan dugaan sementara, rombongan wisatawan menggunakan kapal sewaan yang berangkat dari kawasan Dermaga Canti menuju Pulau Sebesi sebelum akhirnya mendekati Gunung Anak Krakatau. Meski demikian, petugas masih melakukan penelusuran mengenai bagaimana rombongan tersebut dapat memasuki kawasan yang seharusnya tidak boleh diakses oleh masyarakat umum selama status gunung masih berada pada Level III (Siaga).

Menyusul kejadian tersebut, Pos Pantau Gunung Anak Krakatau telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pariwisata, pemerintah daerah, serta instansi terkait untuk memperketat pengawasan di sekitar kawasan gunung. Sosialisasi kepada operator kapal wisata dan masyarakat pesisir juga akan terus ditingkatkan agar tidak ada lagi wisatawan yang nekat memasuki zona berbahaya.

Meskipun dalam beberapa hari terakhir aktivitas erupsi menunjukkan kecenderungan menurun, pihak PVMBG menegaskan bahwa status Gunung Anak Krakatau belum berubah dan masih berada pada Level III (Siaga). Erupsi terakhir tercatat pada 25 Juli 2026, sementara aktivitas tremor vulkanik masih cukup tinggi sehingga potensi erupsi maupun lontaran material vulkanik tetap harus diwaspadai.

Pemerintah kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas dalam radius minimal tiga kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau sesuai rekomendasi resmi PVMBG. Larangan tersebut diberlakukan demi melindungi keselamatan masyarakat dari potensi lontaran batu pijar, abu vulkanik, maupun gas berbahaya yang dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa didahului tanda yang mudah dikenali.

Para pengamat kebencanaan menilai bahwa meningkatnya minat wisata petualangan tidak boleh mengabaikan aspek keselamatan. Kawasan gunung api aktif memiliki tingkat risiko tinggi yang dapat berubah dalam waktu singkat, sehingga setiap wisatawan wajib mematuhi seluruh imbauan dari otoritas berwenang. Kesadaran terhadap mitigasi bencana menjadi faktor penting untuk mencegah jatuhnya korban akibat aktivitas wisata di wilayah rawan bencana. :contentReference[oaicite:6]{index=6}

Pemerintah berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat agar tidak tergoda melakukan aktivitas wisata di kawasan yang sedang berstatus siaga. Dengan kepatuhan terhadap aturan dan peningkatan pengawasan di lapangan, keselamatan wisatawan dapat lebih terjamin sekaligus mendukung upaya mitigasi bencana yang terus dilakukan oleh pemerintah dan para petugas pemantau gunung api.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fadilah Lapor Jaringan Pembuat Ijazah Palsu ke Bareskrim Polri

    Fadilah Lapor Jaringan Pembuat Ijazah Palsu ke Bareskrim Polri

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • visibility 49
    • 0Komentar

    JAKARTA – Langkah hukum tegas kembali diambil terkait maraknya praktik pemalsuan dokumen pendidikan. Pada Rabu, 13 Mei 2026, Fadilah secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana pembuatan ijazah palsu yang berpusat di kawasan Jalan Pramuka, Jakarta Pusat, ke Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Kehadirannya di lembaga kepolisian tertinggi ini didampingi secara lengkap oleh tim penasihat […]

  • BRIN Ungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Dipicu Fenomena Pencampuran Air Danau

    BRIN Ungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Dipicu Fenomena Pencampuran Air Danau

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BRIN Ungkap Penyebab Kematian Massal Ikan di Danau Batur, Dipicu Fenomena Pencampuran Air Danau Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap penyebab fenomena kematian massal ikan yang terjadi di Danau Batur, Kabupaten Bangli, Bali. Berdasarkan hasil kajian awal, peristiwa tersebut diduga dipicu oleh fenomena pencampuran massa air danau (lake mixing) yang menyebabkan air dari lapisan […]

  • Sinergi Polri dan Pemerintah Daerah Melalui Program BELIDA Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat

    Sinergi Polri dan Pemerintah Daerah Melalui Program BELIDA Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergi Polri dan Pemerintah Daerah Melalui Program BELIDA Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat Kolaborasi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan pemerintah daerah terus diperkuat melalui berbagai program yang berorientasi pada pembangunan masyarakat. Salah satu inisiatif yang mendapat perhatian adalah Program BELIDA, yang dirancang untuk mendorong ketahanan sosial sekaligus memperkuat hubungan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, […]

  • Dorong Ekonomi Nasional, Bamsoet Tekankan Sinergi LKPP dan Dunia Usaha

    Dorong Ekonomi Nasional, Bamsoet Tekankan Sinergi LKPP dan Dunia Usaha

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • visibility 92
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perdagangan Barang Distributor Keagenan dan Industri Indonesia (ARDINDO), Bambang Soesatyo, menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah dan pelaku usaha dalam memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa. Mengingat nilai belanja negara yang mencapai lebih dari Rp1.200 triliun per tahun, hal ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha nasional, termasuk […]

  • Wujud Kekeluargaan, Bhayangkari Cabang Landak Ranting Sebangki Jenguk Ny. Erni Arifin yang Sakit di Pontianak

    Wujud Kekeluargaan, Bhayangkari Cabang Landak Ranting Sebangki Jenguk Ny. Erni Arifin yang Sakit di Pontianak

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • visibility 32
    • 0Komentar

    LANDAK . Suasana penuh haru dan kehangatan kekeluargaan begitu terasa saat Bhayangkari Cabang Landak Ranting Sebangki melaksanakan kegiatan anjangsana dengan menjenguk Bhayangkari Ny. Erni Arifin yang tengah mengalami sakit di kediamannya yang beralamat di Kota Baru, Pontianak, Kamis (14/5/2026). Kedatangan rombongan Bhayangkari tersebut menjadi wujud nyata kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas antar sesama keluarga besar Bhayangkari. […]

  • Mempertanyakan Komitmen Reformasi Polri, Desakan Perubahan Menyeluruh Kembali Menguat

    Mempertanyakan Komitmen Reformasi Polri, Desakan Perubahan Menyeluruh Kembali Menguat

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • visibility 26
    • 0Komentar

      Mempertanyakan Komitmen Reformasi Polri, Desakan Perubahan Menyeluruh Kembali Menguat Wacana mengenai reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menjadi perhatian publik setelah berbagai kalangan mempertanyakan sejauh mana komitmen untuk melakukan perubahan secara menyeluruh di tubuh institusi tersebut. Sejumlah akademisi, pengamat hukum, aktivis masyarakat sipil, hingga anggota parlemen menilai bahwa reformasi kepolisian tidak cukup hanya […]

expand_less