Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polisi Pasang Garis Polisi, Benda Misterius Diduga Bom Pesawat di Ambon Akan Digali untuk Pemeriksaan

Polisi Pasang Garis Polisi, Benda Misterius Diduga Bom Pesawat di Ambon Akan Digali untuk Pemeriksaan

  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polisi Pasang Garis Polisi, Benda Misterius Diduga Bom Pesawat di Ambon Akan Digali untuk Pemeriksaan

Aparat kepolisian memasang garis polisi (police line) di lokasi ditemukannya sebuah benda misterius yang diduga merupakan bom pesawat di kawasan Kota Ambon, Maluku. Langkah tersebut dilakukan guna mengamankan area sekaligus mencegah masyarakat mendekati lokasi sebelum proses identifikasi dan evakuasi dilakukan oleh tim yang berwenang. Berdasarkan informasi sementara, benda tersebut ditemukan warga saat melakukan aktivitas di sekitar lokasi dan langsung dilaporkan kepada aparat keamanan.

Setelah menerima laporan masyarakat, personel kepolisian bersama tim penjinak bom (Jibom) Brimob segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pengamatan visual, benda tersebut memiliki bentuk menyerupai amunisi atau bom yang diduga berasal dari pesawat. Meski demikian, aparat belum dapat memastikan jenis maupun kondisi benda tersebut sehingga diperlukan proses identifikasi lebih lanjut melalui penggalian secara hati-hati sesuai standar operasional penanganan bahan peledak.

Sebagai langkah antisipasi, area di sekitar lokasi langsung disterilkan dan dipasangi garis polisi. Masyarakat diminta tidak mendekati lokasi maupun mencoba memindahkan benda tersebut karena dikhawatirkan masih memiliki kandungan bahan peledak yang dapat membahayakan keselamatan. Polisi juga mengimbau warga agar segera melaporkan apabila menemukan benda serupa di lokasi lain sehingga dapat ditangani oleh petugas yang memiliki keahlian khusus.

Menurut pihak kepolisian, proses penggalian akan dilakukan menggunakan metode yang memperhatikan aspek keselamatan personel maupun masyarakat sekitar. Tim Jibom akan melakukan identifikasi terlebih dahulu terhadap posisi benda di dalam tanah sebelum dilakukan pengangkatan. Apabila setelah diperiksa benda tersebut dipastikan sebagai bahan peledak aktif, maka akan dilakukan proses disposal atau pemusnahan sesuai prosedur yang berlaku.

Penemuan benda yang diduga bom pesawat bukan merupakan hal yang mustahil terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama daerah yang pernah menjadi lokasi aktivitas militer pada masa lalu. Karena itu, setiap temuan benda berbentuk amunisi, granat, mortir, atau bom harus diperlakukan sebagai benda berbahaya hingga hasil pemeriksaan resmi menyatakan sebaliknya. Penanganan yang tidak sesuai prosedur berpotensi menimbulkan risiko ledakan yang membahayakan jiwa.

Selain melakukan pengamanan lokasi, polisi juga mengumpulkan keterangan dari warga yang pertama kali menemukan benda tersebut. Informasi tersebut diperlukan untuk mengetahui kronologi penemuan sekaligus memastikan tidak ada benda lain yang masih tertimbun di sekitar lokasi. Pemeriksaan akan terus dilakukan hingga seluruh area dinyatakan aman dan tidak lagi membahayakan masyarakat.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan mengapresiasi langkah cepat warga yang memilih melaporkan penemuan tersebut daripada mencoba memindahkannya sendiri. Kesadaran masyarakat dinilai sangat penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan akibat benda yang diduga mengandung bahan peledak. Aparat juga mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam menghadapi situasi seperti ini.

Hingga saat ini, proses identifikasi dan penggalian masih menunggu pelaksanaan oleh tim penjinak bom. Polisi memastikan seluruh tahapan akan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur keamanan. Masyarakat diharapkan tetap tenang serta menunggu hasil pemeriksaan resmi sebelum menarik kesimpulan mengenai jenis maupun kondisi benda misterius tersebut.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mabes Polri Periksa Tersangka Penipuan Seleksi Bintara di Jambi, Dalami Dugaan TPPU Rp28 Miliar

    Mabes Polri Periksa Tersangka Penipuan Seleksi Bintara di Jambi, Dalami Dugaan TPPU Rp28 Miliar

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • visibility 16
    • 0Komentar

      Mabes Polri Periksa Tersangka Penipuan Seleksi Bintara di Jambi, Dalami Dugaan TPPU Rp28 Miliar JAMBI – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipikor) Mabes Polri memeriksa tersangka berinisial MD dalam pengembangan kasus dugaan penipuan penerimaan Bintara Polri di Jambi. Pemeriksaan yang berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi pada Sabtu (24/10/2026) tersebut berkaitan dengan […]

  • Polisi Tabrak Mobil Kurir Sabu di Langkat, Isi Jok dan Dashboard Bikin Kaget

    Polisi Tabrak Mobil Kurir Sabu di Langkat, Isi Jok dan Dashboard Bikin Kaget

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Polisi Tabrak Mobil Kurir Sabu di Langkat, Isi Jok dan Dashboard Bikin Kaget LANGKAT – Kepolisian mengungkap upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 24 kilogram yang dibawa menggunakan sebuah mobil di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Dalam proses penindakan, petugas terpaksa menabrak kendaraan yang dikemudikan seorang pria berinisial AM setelah pengemudi tersebut berusaha melarikan diri saat […]

  • Polisi Bersihkan Eceng Gondok di Kali Baru Bekasi untuk Cegah Banjir dan DBD

    Polisi Bersihkan Eceng Gondok di Kali Baru Bekasi untuk Cegah Banjir dan DBD

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Polisi Bersihkan Eceng Gondok di Kali Baru Bekasi untuk Cegah Banjir dan DBD BEKASI – Personel Polres Metro Bekasi Kota turun langsung membersihkan tumpukan sampah dan tanaman eceng gondok yang menutupi sebagian aliran Kali Baru, Jalan Pangeran Jayakarta, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jumat (16/10/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran air sekaligus mengantisipasi […]

  • Polisi Tangkap Remaja yang Terlibat Duel Maut di Bekasi, Perselisihan Diduga Dipicu Masalah Korek Api

    Polisi Tangkap Remaja yang Terlibat Duel Maut di Bekasi, Perselisihan Diduga Dipicu Masalah Korek Api

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • visibility 17
    • 0Komentar

      Polisi Tangkap Remaja yang Terlibat Duel Maut di Bekasi, Perselisihan Diduga Dipicu Masalah Korek Api BEKASI – Kepolisian mengamankan seorang remaja berinisial RM (15) yang diduga terlibat dalam perkelahian yang berujung pada meninggalnya seorang remaja lain berinisial AM (15) di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa dini hari, 13 […]

  • Polisi Turun ke Lahan Jagung, Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Sawah dan Kebun Masyarakat

    Polisi Turun ke Lahan Jagung, Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Sawah dan Kebun Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • visibility 73
    • 0Komentar

      Polisi Turun ke Lahan Jagung, Penguatan Ketahanan Pangan Nasional Dimulai dari Sawah dan Kebun Masyarakat Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di lapangan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah keterlibatan langsung personel kepolisian dalam mendampingi petani di lahan jagung, mulai dari proses […]

  • Pria yang Mengamuk dan Memukul Pemotor di Lenteng Agung Mengaku Sedang Mabuk

    Pria yang Mengamuk dan Memukul Pemotor di Lenteng Agung Mengaku Sedang Mabuk

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Pria yang Mengamuk dan Memukul Pemotor di Lenteng Agung Mengaku Sedang Mabuk Pria yang sebelumnya viral karena mengamuk dan memukul sejumlah pengendara motor di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, memberikan pengakuan mengenai kondisi dirinya saat kejadian. Ia menyebut tindakan tersebut dilakukan ketika dirinya sedang dalam kondisi mabuk. Peristiwa tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah sebuah video […]

expand_less