Polisi Pasang Garis Polisi, Benda Misterius Diduga Bom Pesawat di Ambon Akan Digali untuk Pemeriksaan
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

DUGAAN BOM - Tampak benda misterius yang diduga menyerupai bom pesawat peninggalan Perang Dunia II di Jalan Dr. Setiabudi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, tepatnya di depan Gedung Percetakan Negara, Minggu (26/7/2026). Polisi lakukan penggalian di lokasi temuan benda misterius diduga bom pesawat di Jalan Dr. Setiabudi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polisi Pasang Garis Polisi, Benda Misterius Diduga Bom Pesawat di Ambon Akan Digali untuk Pemeriksaan
Aparat kepolisian memasang garis polisi (police line) di lokasi ditemukannya sebuah benda misterius yang diduga merupakan bom pesawat di kawasan Kota Ambon, Maluku. Langkah tersebut dilakukan guna mengamankan area sekaligus mencegah masyarakat mendekati lokasi sebelum proses identifikasi dan evakuasi dilakukan oleh tim yang berwenang. Berdasarkan informasi sementara, benda tersebut ditemukan warga saat melakukan aktivitas di sekitar lokasi dan langsung dilaporkan kepada aparat keamanan.
Setelah menerima laporan masyarakat, personel kepolisian bersama tim penjinak bom (Jibom) Brimob segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pengamatan visual, benda tersebut memiliki bentuk menyerupai amunisi atau bom yang diduga berasal dari pesawat. Meski demikian, aparat belum dapat memastikan jenis maupun kondisi benda tersebut sehingga diperlukan proses identifikasi lebih lanjut melalui penggalian secara hati-hati sesuai standar operasional penanganan bahan peledak.
Sebagai langkah antisipasi, area di sekitar lokasi langsung disterilkan dan dipasangi garis polisi. Masyarakat diminta tidak mendekati lokasi maupun mencoba memindahkan benda tersebut karena dikhawatirkan masih memiliki kandungan bahan peledak yang dapat membahayakan keselamatan. Polisi juga mengimbau warga agar segera melaporkan apabila menemukan benda serupa di lokasi lain sehingga dapat ditangani oleh petugas yang memiliki keahlian khusus.
Menurut pihak kepolisian, proses penggalian akan dilakukan menggunakan metode yang memperhatikan aspek keselamatan personel maupun masyarakat sekitar. Tim Jibom akan melakukan identifikasi terlebih dahulu terhadap posisi benda di dalam tanah sebelum dilakukan pengangkatan. Apabila setelah diperiksa benda tersebut dipastikan sebagai bahan peledak aktif, maka akan dilakukan proses disposal atau pemusnahan sesuai prosedur yang berlaku.
Penemuan benda yang diduga bom pesawat bukan merupakan hal yang mustahil terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama daerah yang pernah menjadi lokasi aktivitas militer pada masa lalu. Karena itu, setiap temuan benda berbentuk amunisi, granat, mortir, atau bom harus diperlakukan sebagai benda berbahaya hingga hasil pemeriksaan resmi menyatakan sebaliknya. Penanganan yang tidak sesuai prosedur berpotensi menimbulkan risiko ledakan yang membahayakan jiwa.
Selain melakukan pengamanan lokasi, polisi juga mengumpulkan keterangan dari warga yang pertama kali menemukan benda tersebut. Informasi tersebut diperlukan untuk mengetahui kronologi penemuan sekaligus memastikan tidak ada benda lain yang masih tertimbun di sekitar lokasi. Pemeriksaan akan terus dilakukan hingga seluruh area dinyatakan aman dan tidak lagi membahayakan masyarakat.
Pemerintah daerah bersama aparat keamanan mengapresiasi langkah cepat warga yang memilih melaporkan penemuan tersebut daripada mencoba memindahkannya sendiri. Kesadaran masyarakat dinilai sangat penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan akibat benda yang diduga mengandung bahan peledak. Aparat juga mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam menghadapi situasi seperti ini.
Hingga saat ini, proses identifikasi dan penggalian masih menunggu pelaksanaan oleh tim penjinak bom. Polisi memastikan seluruh tahapan akan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur keamanan. Masyarakat diharapkan tetap tenang serta menunggu hasil pemeriksaan resmi sebelum menarik kesimpulan mengenai jenis maupun kondisi benda misterius tersebut.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes

Saat ini belum ada komentar