Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Aksi Demonstrasi di Kejaksaan Agung Diwarnai Lemparan Tikus sebagai Simbol Protes

Aksi Demonstrasi di Kejaksaan Agung Diwarnai Lemparan Tikus sebagai Simbol Protes

  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“`html id=”bhn72x”

Aksi Demonstrasi di Kejaksaan Agung Diwarnai Lemparan Tikus sebagai Simbol Protes

Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, pada Jumat (24/7), menarik perhatian publik setelah massa demonstran melakukan aksi simbolik dengan melempar sejumlah tikus ke halaman gedung. Tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus sindiran terhadap dugaan praktik korupsi yang menurut mereka harus ditindak secara tegas oleh aparat penegak hukum.

Demonstrasi tersebut digelar oleh kelompok yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi. Sejak siang hari, puluhan peserta aksi berkumpul di depan pintu masuk Kejaksaan Agung sambil membawa spanduk, poster, serta menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka mendesak agar aparat penegak hukum segera menuntaskan penanganan sejumlah perkara dugaan korupsi yang dinilai belum menunjukkan perkembangan yang jelas.

Dalam orasinya, massa menilai pemberantasan korupsi harus dilakukan secara transparan tanpa memandang jabatan maupun latar belakang pihak yang terlibat. Mereka meminta Kejaksaan Agung menunjukkan komitmen yang kuat dalam menyelesaikan setiap proses hukum sehingga mampu memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum.

Puncak aksi terjadi ketika sejumlah demonstran mengeluarkan beberapa ekor tikus dari dalam kardus dan melemparkannya ke arah halaman kantor Kejaksaan Agung. Menurut para peserta aksi, tikus dipilih sebagai simbol koruptor yang selama ini kerap disebut sebagai “tikus berdasi” atau “tikus uang rakyat”. Aksi simbolik tersebut dimaksudkan sebagai pesan agar aparat semakin serius memberantas praktik korupsi yang dinilai merugikan keuangan negara dan masyarakat luas.

Selain menyampaikan tuntutan melalui aksi simbolik, para demonstran juga terus berorasi menggunakan mobil komando. Mereka berharap setiap laporan maupun dugaan tindak pidana korupsi yang telah masuk dapat diproses secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Massa juga meminta agar penegakan hukum dilakukan tanpa adanya perlakuan istimewa terhadap pihak tertentu.

Selama aksi berlangsung, aparat kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan demonstrasi berjalan dengan aman dan kondusif. Personel keamanan melakukan pengamanan di sekitar pintu masuk Gedung Kejaksaan Agung sekaligus mengawasi jalannya aksi agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan di kawasan tersebut. Hingga aksi berakhir, situasi secara umum masih dapat dikendalikan meskipun sempat diwarnai aksi simbolik pelemparan tikus.

Pengamat menilai bahwa aksi demonstrasi merupakan bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat yang dijamin oleh undang-undang. Namun demikian, penyampaian aspirasi diharapkan tetap dilakukan secara damai, tertib, serta tidak menimbulkan kerugian terhadap fasilitas umum maupun membahayakan keselamatan pihak lain. Simbol-simbol yang digunakan dalam aksi unjuk rasa juga menjadi bentuk ekspresi yang lazim digunakan untuk menyampaikan kritik kepada institusi publik.

Peristiwa tersebut kembali menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap isu pemberantasan korupsi di Indonesia. Berbagai elemen masyarakat berharap aparat penegak hukum terus meningkatkan profesionalisme, independensi, dan transparansi dalam menangani setiap perkara sehingga upaya pemberantasan korupsi dapat berjalan secara efektif serta memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

“`

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kritik Blackout Batam Berujung Klarifikasi di Polda Kepri, Fransisca Mengaku Merasa Terintimidasi

    Kritik Blackout Batam Berujung Klarifikasi di Polda Kepri, Fransisca Mengaku Merasa Terintimidasi

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Kritik Blackout Batam Berujung Klarifikasi di Polda Kepri, Fransisca Mengaku Merasa Terintimidasi BATAM – Fransisca Mawar Menik, pemilik akun media sosial Threads @fransiscabrook92, mengaku merasa terintimidasi setelah tiga orang yang disebut sebagai petugas kepolisian mendatangi kediamannya pada malam hari untuk mengantarkan surat undangan klarifikasi. Kedatangan petugas tersebut berkaitan dengan unggahannya yang mengkritik pemadaman listrik massal […]

  • Polri dan MUI Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama dan Keamanan Masyarakat

    Polri dan MUI Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama dan Keamanan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Polri dan MUI Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama dan Keamanan Masyarakat JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) memperkuat kerja sama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan umat di tengah masyarakat. Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dengan jajaran pengurus MUI di Kantor […]

  • APRI Gelar Raker 2026, Perkuat Peran dalam Pendidikan Inklusif dan Layanan Sosial

    APRI Gelar Raker 2026, Perkuat Peran dalam Pendidikan Inklusif dan Layanan Sosial

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 April 2026 — Asosiasi Panti dan Rumah Asuh Indonesia (APRI) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 dengan melibatkan perwakilan anggota dari berbagai wilayah Jabodetabek. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dan menjadi bagian dari langkah strategis organisasi dalam memperkuat sinergi serta arah kebijakan program ke depan. Raker dipimpin oleh Ketua APRI, […]

  • Banjir Bandang Terjang Solok, Warga Terdampak Mengungsi ke Mapolres

    Banjir Bandang Terjang Solok, Warga Terdampak Mengungsi ke Mapolres

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Banjir Bandang Terjang Solok, Warga Terdampak Mengungsi ke Mapolres SOLOK – Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Bencana tersebut mendorong sejumlah warga terdampak untuk mengungsi ke sejumlah lokasi, termasuk Mapolres Solok yang digunakan sebagai tempat pengungsian sementara. Peristiwa banjir bandang terjadi pada Senin (21/9/2026) malam. Hujan dengan […]

  • Koramil 06/Cakung Gelar Patroli/Siskamling Malam Minggu, Cegah Tawuran dan Jaga Kamtibmas

    Koramil 06/Cakung Gelar Patroli/Siskamling Malam Minggu, Cegah Tawuran dan Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Koramil 06/Cakung Gelar Patroli/Siskamling Malam Minggu, Cegah Tawuran dan Jaga Kamtibmas Jakarta Timur – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat, Koramil 06/Cakung Kodim 0505/Jakarta Timur bersama Komduk melaksanakan patroli dan siskamling keliling pada malam minggu di wilayah RT 14 RW 08 Kelurahan Penggilingan Kecamatan Cakung Jakarta Timur. Sabtu (17/10/26). Kegiatan patroli ini melibatkan Babinsa […]

  • LPSK Catat Lonjakan Permohonan Perlindungan Korban Kekerasan dalam Pacaran

    LPSK Catat Lonjakan Permohonan Perlindungan Korban Kekerasan dalam Pacaran

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • visibility 57
    • 0Komentar

    LPSK Catat Lonjakan Permohonan Perlindungan Korban Kekerasan dalam Pacaran Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mencatat peningkatan signifikan jumlah permohonan perlindungan yang diajukan oleh korban kekerasan dalam pacaran. Fenomena tersebut menjadi sinyal bahwa kasus kekerasan dalam hubungan personal masih menjadi persoalan serius yang memerlukan perhatian dari berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga penegak hukum, maupun masyarakat […]

expand_less