APRI Gelar Raker 2026, Perkuat Peran dalam Pendidikan Inklusif dan Layanan Sosial
- calendar_month 10 menit yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, 28 April 2026 — Asosiasi Panti dan Rumah Asuh Indonesia (APRI) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 dengan melibatkan perwakilan anggota dari berbagai wilayah Jabodetabek. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dan menjadi bagian dari langkah strategis organisasi dalam memperkuat sinergi serta arah kebijakan program ke depan.
Raker dipimpin oleh Ketua APRI, Drs. Umar Sumardinata, dan turut dihadiri Ketua Dewan Pembina, Rifat. Forum ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus penyusunan strategi dalam menjawab berbagai tantangan sosial, khususnya terkait perlindungan dan pemenuhan hak anak.
Dalam sambutannya, Umar Sumardinata menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi sosial, pemerintah, dan masyarakat.
“APRI harus mampu menjadi mitra strategis dalam memastikan setiap anak mendapatkan haknya, baik dalam pendidikan, perlindungan, maupun masa depan yang lebih layak,” ujarnya.
Dalam Raker tersebut, APRI menetapkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan secara bertahap dan berkelanjutan, di antaranya:
Program Pra Sekolah Inklusif
Program ini akan diterapkan di berbagai titik layanan seperti rumah singgah, rumah belajar, rumah asuh, serta Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). APRI juga akan terlibat aktif dalam mendukung program Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial RI, mulai dari proses pendataan, assessment, pendampingan, hingga rujukan peserta didik.
Rumah Belajar Anak Perlindungan Khusus (APK)
Melalui kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, program ini difokuskan pada penyediaan akses pendidikan inklusif bagi anak-anak dalam kondisi perlindungan khusus, agar tetap mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan berkelanjutan.
Sosialisasi dan Advokasi Kebijakan
APRI juga akan memperkuat fungsi advokasi untuk mendukung implementasi kebijakan pemerintah, khususnya di wilayah dengan tingkat kerentanan sosial tinggi, agar program berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
Arahan Dewan Pembina
Dalam arahannya, Ketua Dewan Pembina Rifat menegaskan komitmen APRI dalam mendukung program-program pemerintah di bidang pendidikan dan perlindungan anak.
“APRI siap menjadi bagian dari solusi, termasuk dalam mendukung program Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kontribusi APRI akan difokuskan pada dukungan teknis di lapangan, mulai dari pendataan hingga pendampingan, guna memastikan program berjalan efektif.
Selain itu, Rifat mengingatkan pentingnya penguatan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam memperluas dampak layanan sosial.
Raker 2026 ini diharapkan menjadi momentum penting bagi APRI untuk memperkuat konsolidasi nasional serta meningkatkan kualitas pelayanan sosial yang profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan, terutama bagi anak-anak yatim, dhuafa, dan kelompok rentan.
Tentang APRI
Asosiasi Panti dan Rumah Asuh Indonesia (APRI) merupakan organisasi yang menaungi berbagai lembaga sosial, panti, dan rumah asuh di Indonesia yang bergerak dalam bidang pelayanan, perlindungan, serta pemberdayaan anak dan masyarakat kurang mampu.
Reporter bby Imron
- Penulis: Wartawan Berita Polri

Saat ini belum ada komentar