Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Prof. Rycko Amelza Sebut Indonesia Catat Sejarah Baru, Impor Jagung Berakhir Setelah Lebih dari Lima Dekade

Prof. Rycko Amelza Sebut Indonesia Catat Sejarah Baru, Impor Jagung Berakhir Setelah Lebih dari Lima Dekade

  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Prof. Rycko Amelza Sebut Indonesia Catat Sejarah Baru, Impor Jagung Berakhir Setelah Lebih dari Lima Dekade

Guru Besar sekaligus pakar kepolisian Prof. Rycko Amelza Dahniel menyampaikan bahwa Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru di sektor pangan setelah menghentikan impor jagung pada tahun 2026. Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia telah melakukan impor jagung secara berkelanjutan sejak tahun 1973. Dengan tidak adanya impor jagung pada tahun ini, Indonesia dinilai memasuki babak baru dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Prof. Rycko menjelaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar keberhasilan di bidang pertanian, melainkan perubahan besar dalam sejarah ketahanan pangan Indonesia. Selama lebih dari lima puluh tahun, kebutuhan jagung nasional masih bergantung pada pasokan dari luar negeri. Kini, kondisi tersebut berubah seiring meningkatnya produksi jagung dalam negeri yang mampu memenuhi kebutuhan nasional bahkan membuka peluang ekspor.

Menurutnya, perubahan tersebut tidak terlepas dari kebijakan pemerintah yang menjadikan swasembada pangan sebagai salah satu program prioritas nasional. Berbagai strategi dilakukan secara terpadu, mulai dari perluasan lahan tanam, peningkatan produktivitas petani, penyediaan benih unggul, bantuan alat dan mesin pertanian, hingga penguatan sistem penyerapan hasil panen oleh pemerintah. Langkah-langkah tersebut dinilai berhasil meningkatkan produksi jagung secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Prof. Rycko juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, Polri tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi melalui pendampingan kepada kelompok tani, pengawasan distribusi sarana produksi pertanian, serta mendorong pemanfaatan lahan produktif di berbagai daerah.

Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian teknis, TNI, Polri, serta para petani disebut menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat peningkatan produksi jagung nasional. Sinergi tersebut memungkinkan berbagai kendala di lapangan dapat diatasi lebih cepat, mulai dari penyediaan pupuk, distribusi benih, hingga pemasaran hasil panen agar tetap memberikan keuntungan bagi petani.

Selain mampu menghentikan impor, peningkatan produksi jagung nasional juga memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan baku industri pakan ternak. Pemerintah menilai kondisi stok nasional saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sehingga tidak diperlukan lagi impor jagung sepanjang tahun 2026. Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia dalam jangka panjang.

Prof. Rycko menilai capaian ini menjadi bukti bahwa kebijakan yang didukung kerja sama lintas lembaga mampu menghasilkan perubahan nyata. Ia berharap keberhasilan menghentikan impor jagung dapat menjadi motivasi untuk memperkuat swasembada komoditas pangan lainnya sehingga Indonesia semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional tanpa ketergantungan pada impor.

Ke depan, pemerintah diharapkan terus menjaga keberlanjutan program peningkatan produksi melalui inovasi teknologi pertanian, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur pertanian, serta kepastian pasar bagi hasil panen petani. Dengan demikian, keberhasilan yang telah dicapai tidak hanya menjadi pencapaian sesaat, tetapi mampu dipertahankan sebagai fondasi menuju kedaulatan pangan yang berkelanjutan.

Jurnalis : Hanadia

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Kematian Brigadir Eko di Jambi Memasuki Babak Baru, Lima Anggota Polisi dan Seorang Warga Sipil Ditetapkan sebagai Tersangka

    Kasus Kematian Brigadir Eko di Jambi Memasuki Babak Baru, Lima Anggota Polisi dan Seorang Warga Sipil Ditetapkan sebagai Tersangka

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • visibility 80
    • 0Komentar

      Kasus Kematian Brigadir Eko di Jambi Memasuki Babak Baru, Lima Anggota Polisi dan Seorang Warga Sipil Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus kematian Brigadir Eko Winarno Saputra, anggota Polres Tanjung Jabung Timur, Jambi, memasuki babak baru setelah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi menetapkan enam orang sebagai tersangka. Dari enam tersangka tersebut, lima di antaranya […]

  • Brimob Polda Metro Semprot Jalanan di Jakarta-Bekasi Cegah Abu Vulkanik

    Brimob Polda Metro Semprot Jalanan di Jakarta-Bekasi Cegah Abu Vulkanik

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Brimob Polda Metro Semprot Jalanan di Jakarta-Bekasi Cegah Abu Vulkanik Jakarta — Satuan Brimob Polda Metro Jaya bergerak cepat menangani dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menjangkau sejumlah wilayah Jabodetabek. Personel kepolisian mengerahkan kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC) untuk menyemprot sejumlah ruas jalan. Penyemprotan dilakukan untuk membasahi permukaan jalan yang terdampak abu […]

  • Pilot Malaysia Penyelundup 70.114 Butir Ekstasi Sudah Beraksi 3 Kali di Indonesia

    Pilot Malaysia Penyelundup 70.114 Butir Ekstasi Sudah Beraksi 3 Kali di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Pilot Malaysia Penyelundup 70.114 Butir Ekstasi Sudah Beraksi 3 Kali di Indonesia Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap fakta baru dalam kasus penyelundupan narkotika yang melibatkan seorang pilot berkewarganegaraan Malaysia. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka diketahui mengaku telah tiga kali menjalankan aksi penyelundupan narkotika ke Indonesia maupun negara lain sebagai bagian dari jaringan peredaran […]

  • Pria di Polman Diamankan Saat Hendak Membawa Jenazah Kekasih

    Pria di Polman Diamankan Saat Hendak Membawa Jenazah Kekasih

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Pria di Polman Diamankan Saat Hendak Membawa Jenazah Kekasih Seorang pria berinisial AF (23) diamankan polisi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, setelah warga melihat aktivitas mencurigakan yang dilakukannya pada dini hari. Polisi kemudian menemukan bahwa benda yang sedang dibungkus oleh AF ternyata merupakan jenazah kekasihnya, DI (26), serta janin yang telah meninggal. Kasus […]

  • Polri Maksimalkan Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda, Libatkan Basarnas dan Tim Gabungan

    Polri Maksimalkan Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda, Libatkan Basarnas dan Tim Gabungan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • visibility 25
    • 0Komentar

      Polri Maksimalkan Pencarian Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda, Libatkan Basarnas dan Tim Gabungan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta sejumlah unsur terkait terus memaksimalkan operasi pencarian terhadap sejumlah jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, […]

  • Polri Berikan Penghargaan kepada Personel atas Dedikasi dan Keberanian dalam Menjalankan Tugas di Aceh

    Polri Berikan Penghargaan kepada Personel atas Dedikasi dan Keberanian dalam Menjalankan Tugas di Aceh

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Polri Berikan Penghargaan kepada Personel atas Dedikasi dan Keberanian dalam Menjalankan Tugas di Aceh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberikan penghargaan kepada sejumlah personel yang dinilai menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan keberanian dalam menjalankan tugas di wilayah Aceh. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi institusi terhadap anggota yang telah melaksanakan tanggung jawab dengan penuh komitmen serta memberikan […]

expand_less