Antrian Panjang Disejumlah SPBU di Kota Sampit Dikeluhkan warga.
- calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
- visibility 50
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Berita Polri.com.
Sampit – Kalteng.
Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur,( Kotim) keluhkan antrean panjang disejumlah SPBU di Kota Sampit, Antrian kendaraan bermotor dan mobil yang antre di SPBU mengular hingga Jalan raya.
“Sudah ada beberapa minggu ini yang antrean pertalite kembali panjang.
Kalau antrean solar itu sudah biasa karena terjadi sejak bertahun-tahun tapi belum juga bisa diatasi aparat.
Sekarang ini membeli pertalite subsidi pun harus antre lama,” kata warga yang sedang ngantri
di SPBU Jalan Pelita, Senin.4/05/2026.
“Pantauan media ini di lapangan, antrean pengendara roda dua dan roda empat yang hendak mengisi pertalite bersubsidi di SPBU, memang terlihat lebih panjang dibanding sebelumnya.
Bahkan antrean kendaraan sampai ke luar areal SPBU.
Tidak hanya di SPBU di Jalan Pelita, antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat juga terlihat di SPBU Jalan MT Haryono, Jalan Tjilik Riwut dan Jalan Jenderal Sudirman, Jalan HM Arsyad Bundaran KB. Masyarakat mengeluh karena kondisi seperti ini sudah mengganggu aktivitas mereka.
“Saya mengisi bensin (premium) di SPBU, sudah beberapa jam antre baru mendapatkan giliran mengisi. Masyarakat sudah bosan dan terganggu dengan kondisi seperti ini.
Antrean panjang pengisi solar, sudah jangan ditanya lagi karena sudah terjadi bertahun-tahun, nah sekarang masa mau mengisi premium juga harus antre panjang,” kata warga lainnya.
Melihat panjangnya antrean, tidak sedikit pengendara yang berbalik arah. Mereka batal mengisi premium di SPBU dan memilih membeli premium dari pedagang eceran, meski harus mengeluarkan uang lebih banyak karena harga pertalite eceran Rp13,000 per liter.
“Saya tidak sempat antre karena banyak kerja.
Apalagi kalau melihat antrean sudah sampai ke luar halaman SPBU, itu paling cepat satu jam baru bisa dapat giliran, padahal kita ada urusan lain,” kata warga lainnya.( KY )
Reporter bby ky
- Penulis: Wartawan Berita Polri

Saat ini belum ada komentar