Wakapolri Cek 79 Perlengkapan Cabhatar Akpol 2026, Tekankan Kualitas\
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Wakapolri Cek 79 Perlengkapan Cabhatar Akpol 2026, Tekankan Kualitas\
SEMARANG, JAWA TENGAH — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo bersama Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol R.Z. Panca Putra melakukan pemeriksaan perlengkapan perorangan lapangan (kaporlap) bagi calon Bhayangkara Taruna (Cabhatar) Akademi Kepolisian (Akpol) hasil rekrutmen Tahun Anggaran 2026. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan perlengkapan yang akan digunakan para calon taruna selama mengikuti pendidikan memenuhi kebutuhan kegiatan lapangan.\
Pengecekan berlangsung di lingkungan Akademi Kepolisian, Semarang, pada Sabtu (25/7/2026). Perlengkapan yang diperiksa akan dibawa para calon taruna ketika mengikuti pendidikan dasar integrasi kemitraan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Akademi Militer, Kota Magelang, Jawa Tengah.\
Dalam kegiatan tersebut, berbagai barang kebutuhan calon taruna ditata di lapangan Resimen Akpol dan teras gedung resimen agar dapat diperiksa secara langsung. Total terdapat 79 jenis barang dalam paket kaporlap yang disiapkan untuk menunjang kebutuhan selama pendidikan.\
Perlengkapan tersebut mencakup pakaian dinas lapangan, kaus olahraga, pakaian dalam, sepatu, tas ransel, tempat minum, serta satu set alat makan. Seluruh barang itu menjadi bagian dari kebutuhan dasar calon taruna ketika menjalani aktivitas pendidikan, khususnya kegiatan yang berlangsung di luar ruangan.
Wakapolri Dedi Prasetyo memeriksa sejumlah barang secara langsung, termasuk sepatu dinas lapangan dan sepatu olahraga. Ia menekankan bahwa perlengkapan yang diberikan kepada calon taruna tidak cukup hanya tersedia secara lengkap, tetapi juga harus memiliki kualitas dan fungsi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.\
Saat memeriksa sepatu dinas lapangan, Dedi menanyakan asal produksi barang tersebut kepada personel Akpol. Ia mendapat jawaban bahwa sepatu itu dibuat di Bandung. Pemeriksaan kemudian berlanjut pada sepatu olahraga, terutama untuk mengevaluasi bahan sol yang dinilai perlu disesuaikan dengan kebutuhan aktivitas fisik.\
Dedi juga menyoroti karakteristik perlengkapan yang digunakan dalam pendidikan taruna. Ia membandingkan sejumlah barang dengan perlengkapan yang pernah digunakannya ketika menjalani pendidikan di Akpol. Menurutnya, aspek kenyamanan, ketahanan, dan kesesuaian fungsi perlu menjadi pertimbangan dalam pemilihan barang yang akan digunakan selama kegiatan pendidikan.\
Selain sepatu, Wakapolri turut memeriksa helm yang disiapkan untuk calon taruna. Ia menanyakan bahan pembuat helm tersebut dan mendapat penjelasan bahwa helm menggunakan bahan fiberplastik. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari perhatian terhadap karakteristik serta fungsi perlengkapan yang akan dibawa para calon taruna.\
Pada kesempatan yang sama, Kalemdiklat Polri Komjen R.Z. Panca Putra memeriksa kelengkapan alat makan. Ia mengingatkan pihak Akpol agar menyediakan perlengkapan cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan barang hilang atau mengalami kerusakan selama kegiatan pendidikan lapangan.\
Panca menjelaskan bahwa aktivitas lapangan yang padat dapat membuat peserta kelelahan dan kurang fokus sehingga perlengkapan pribadi berpotensi tertinggal atau hilang. Oleh sebab itu, ketersediaan barang pengganti perlu diperhatikan agar kebutuhan calon taruna tetap terpenuhi selama pendidikan berlangsung.
Pemeriksaan kaporlap dilaksanakan di sela-sela hari kedua tahapan pemeriksaan penampilan calon taruna Akpol. Setelah meninjau perlengkapan, Wakapolri, Kalemdiklat Polri, dan rombongan kembali ke Gedung Serba Guna Akpol untuk melanjutkan rangkaian pemeriksaan tersebut.\
Pengecekan ini menjadi bagian dari persiapan penyelenggaraan pendidikan bagi calon taruna Akpol tahun 2026. Kelengkapan dan kualitas kaporlap memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan fisik, kedisiplinan, serta pelaksanaan pendidikan dasar integrasi bersama TNI di Magelang.\
Melalui pemeriksaan langsung tersebut, jajaran pimpinan Polri menekankan pentingnya memastikan setiap perlengkapan memiliki fungsi yang tepat dan dapat digunakan sesuai kebutuhan. Evaluasi terhadap kualitas barang diharapkan membantu penyelenggara pendidikan menyiapkan fasilitas pendukung yang layak bagi calon taruna selama menjalani proses pembentukan menjadi anggota Polri.
\Jurnalis : Wulandari\\
- Penulis: Wulandari


Saat ini belum ada komentar