Dukung Program 100 Hari Kapolri, Wakapolda Kalsel Turun Jalan Pimpin Gatur Lalin Di Bundaran Simpang 4 Banjarbaru
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dukung Program 100 Hari Kapolri, Wakapolda Kalsel Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas di Bundaran Simpang Empat Banjarbaru
BANJARBARU – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan turun langsung ke jalan untuk memimpin kegiatan pengaturan lalu lintas di kawasan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung pelaksanaan program 100 hari Kapolri sekaligus meningkatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan.
Kehadiran Wakapolda Kalimantan Selatan di tengah aktivitas lalu lintas menjadi bentuk keterlibatan langsung pimpinan kepolisian dalam memastikan kelancaran arus kendaraan. Kawasan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru merupakan salah satu titik pertemuan arus kendaraan yang membutuhkan pengaturan secara optimal, terutama ketika volume lalu lintas meningkat pada jam-jam sibuk.
Dalam kegiatan tersebut, pengaturan lalu lintas dilakukan untuk membantu menjaga ketertiban kendaraan yang melintas dari berbagai arah. Personel kepolisian turut melakukan pemantauan situasi jalan, mengarahkan kendaraan, serta membantu pengguna jalan agar dapat melintasi kawasan persimpangan dengan lebih tertib dan aman.
Kegiatan ini juga mencerminkan upaya jajaran Polda Kalimantan Selatan dalam meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat. Pengaturan lalu lintas tidak hanya bertujuan mengurai kepadatan kendaraan, tetapi juga menjadi bagian dari pelayanan publik yang berorientasi pada keselamatan, kenyamanan, dan ketertiban para pengguna jalan.
Perkuat Pelayanan Kepolisian kepada Masyarakat
Pengaturan lalu lintas merupakan salah satu tugas penting kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya. Melalui kegiatan tersebut, petugas diharapkan mampu membantu mengurangi potensi kemacetan, mencegah terjadinya konflik antarpengguna jalan, serta meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas di kawasan yang memiliki mobilitas kendaraan cukup tinggi.
Keterlibatan pimpinan dalam kegiatan lapangan juga menjadi bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan tugas personel. Dengan melihat kondisi lalu lintas secara langsung, jajaran kepolisian dapat mengidentifikasi situasi yang memerlukan perhatian serta mengevaluasi kebutuhan pengaturan kendaraan di titik-titik tertentu.
Di sisi lain, pelayanan kepolisian di jalan raya membutuhkan kesiapsiagaan personel, koordinasi yang baik, serta kemampuan membaca situasi lalu lintas. Faktor-faktor tersebut diperlukan agar pengaturan kendaraan dapat berjalan efektif tanpa mengabaikan keselamatan petugas maupun masyarakat.
Masyarakat sebagai pengguna jalan juga memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran lalu lintas. Kepatuhan terhadap rambu-rambu, marka jalan, lampu lalu lintas, serta arahan petugas menjadi faktor yang membantu menciptakan kondisi berkendara yang tertib dan mengurangi risiko kecelakaan.
Dukung Pelaksanaan Program 100 Hari Kapolri
Pelaksanaan kegiatan pengaturan lalu lintas di Bundaran Simpang Empat Banjarbaru tersebut menjadi bagian dari dukungan jajaran Polda Kalimantan Selatan terhadap program 100 hari Kapolri. Melalui kegiatan pelayanan langsung, kepolisian berupaya memastikan bahwa pelaksanaan tugas di lapangan tetap berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Program kerja kepolisian pada dasarnya memerlukan dukungan seluruh jajaran, mulai dari tingkat pimpinan hingga personel yang bertugas di lapangan. Konsistensi dalam menjalankan tugas, kedisiplinan, serta respons terhadap kebutuhan masyarakat menjadi sejumlah aspek penting dalam pelaksanaan pelayanan kepolisian.
Pengaturan lalu lintas juga menjadi salah satu bentuk pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Kehadiran petugas di persimpangan jalan membantu memberikan arahan kepada pengendara, terutama ketika terjadi peningkatan volume kendaraan atau ketika kondisi jalan membutuhkan pengawasan lebih intensif.
Selain melakukan pengaturan, personel kepolisian diharapkan terus mengedepankan pendekatan yang humanis saat berinteraksi dengan masyarakat. Sikap responsif, komunikasi yang jelas, serta tindakan sesuai prosedur dapat membantu membangun hubungan yang baik antara kepolisian dan pengguna jalan.
Keselamatan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Upaya menjaga kelancaran lalu lintas tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada petugas kepolisian. Kesadaran dan kedisiplinan setiap pengendara turut menentukan terciptanya kondisi jalan yang aman. Pengguna kendaraan bermotor diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan kepentingan bersama ketika berada di jalan raya.
Pengendara juga perlu menjaga jarak aman, menghindari tindakan yang membahayakan pengguna jalan lain, dan mengikuti arahan petugas ketika melintasi persimpangan yang sedang diatur. Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi potensi kecelakaan sekaligus mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.
Kegiatan yang dilakukan Wakapolda Kalimantan Selatan bersama jajaran kepolisian di kawasan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan lalu lintas. Kehadiran personel secara langsung menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban jalan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, jajaran Polda Kalimantan Selatan terus mendukung pelaksanaan program kepolisian dengan mengedepankan pelayanan di lapangan. Pengaturan lalu lintas yang dilakukan secara terencana, disiplin, dan berkelanjutan diharapkan dapat membantu menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
- Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi


Saat ini belum ada komentar