Polda Jabar Pastikan Bandung Kembali Kondusif Pascakericuhan Dago, Polisi Telusuri Kelompok Pelaku Penyerangan
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polda Jabar Pastikan Bandung Kembali Kondusif Pascakericuhan Dago, Polisi Telusuri Kelompok Pelaku Penyerangan
BANDUNG – Kepolisian Daerah Jawa Barat memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bandung telah kembali kondusif setelah terjadinya aksi anarkis di kawasan persimpangan Jalan Ir. H. Djuanda atau Dago dan Jalan Sulanjana pada Selasa malam, 20 Oktober 2026. Meski kondisi di lokasi berangsur normal, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kelompok yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap kendaraan serta personel kepolisian.
Polda Jawa Barat bersama Polrestabes Bandung terus melakukan langkah pengamanan dan pendalaman terhadap insiden tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab, sekaligus mengumpulkan bukti yang diperlukan guna mengungkap rangkaian kejadian secara menyeluruh.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan bahwa kondisi Kota Bandung saat ini telah terkendali. Kendati demikian, jajaran kepolisian tetap meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan susulan.
Menurut keterangan kepolisian, rangkaian aksi unjuk rasa di sejumlah kawasan Kota Bandung pada siang hingga menjelang malam sebelumnya berlangsung tertib. Beberapa lokasi yang menjadi titik kegiatan massa antara lain Jalan Asia Afrika, kawasan Simpang Lima, Jalan Braga, serta area di depan Gedung DPRD Jawa Barat.
Situasi kemudian berubah pada malam hari setelah kelompok orang yang mengenakan pakaian hitam muncul di kawasan Dago-Sulanjana. Kelompok tersebut diduga melakukan penyerangan terhadap kendaraan pengendalian massa milik kepolisian. Insiden itu mengganggu ketertiban umum dan sempat memengaruhi kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah personel Polrestabes Bandung dilaporkan mengalami luka-luka. Berdasarkan keterangan kepolisian, terdapat 16 anggota yang menjadi korban, dengan tingkat cedera yang bervariasi. Empat personel dilaporkan mengalami luka berat, sedangkan anggota lainnya mengalami luka ringan.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Dedi Supriyadi, menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami insiden tersebut. Proses penyelidikan dilakukan untuk mengetahui secara jelas kronologi kejadian, mengidentifikasi para terduga pelaku, serta memastikan penanganan perkara berjalan sesuai prosedur hukum.
Kepolisian juga menegaskan bahwa upaya pengungkapan kasus tidak berhenti setelah situasi di lapangan kembali terkendali. Aparat masih melakukan langkah-langkah investigasi dan pengumpulan informasi untuk mengungkap pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap kendaraan dinas maupun personel yang bertugas.
Di tengah proses tersebut, masyarakat diimbau tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa dengan tetap memperhatikan situasi di lingkungan masing-masing. Kepolisian menyatakan akan terus menempatkan personel pada titik-titik yang dinilai memerlukan pengawasan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Peristiwa di kawasan Dago ini menjadi perhatian karena terjadi setelah rangkaian penyampaian aspirasi masyarakat di sejumlah titik Kota Bandung. Kepolisian menegaskan pentingnya menjaga agar kegiatan penyampaian pendapat di muka umum tetap berlangsung secara tertib dan tidak berkembang menjadi tindakan yang membahayakan keselamatan orang lain maupun merusak fasilitas umum.
Penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, sementara tindakan kekerasan dan penyerangan tetap harus ditangani berdasarkan ketentuan hukum. Karena itu, proses penyelidikan diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai pihak-pihak yang terlibat serta memastikan setiap tindakan yang terbukti melanggar hukum diproses secara tepat.
Polda Jawa Barat dan Polrestabes Bandung menyatakan akan terus mengawal situasi keamanan di Kota Bandung. Selain melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut, aparat juga berupaya mencegah munculnya gangguan serupa agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Hingga informasi ini disampaikan, kepolisian masih mendalami kasus penyerangan tersebut. Masyarakat diharapkan menunggu perkembangan resmi dari aparat serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama mengenai identitas maupun dugaan keterlibatan pihak tertentu.
Jurnalis : Wafiq Qodriyatussoleha
- Penulis: Wafiq Qodriyatussoleha


Saat ini belum ada komentar