Komisi III DPR Kunjungi Kediaman Kapolri Suyudi, Dorong Pembenahan dan Penguatan Institusi Polri
- calendar_month 29 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Komisi III DPR Kunjungi Kediaman Kapolri Suyudi, Dorong Pembenahan dan Penguatan Institusi Polri
Komisi III DPR RI melakukan kunjungan ke kediaman Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Jakarta, Sabtu (3/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi sekaligus tradisi Komisi III setiap kali terjadi pergantian pimpinan tertinggi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan kunjungan tersebut merupakan kesempatan bagi jajaran Komisi III untuk bertemu secara langsung dengan Suyudi setelah resmi dilantik sebagai Kapolri. Pertemuan juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi antara lembaga legislatif dan pimpinan Polri.
Dalam pertemuan tersebut, Suyudi memperkenalkan anggota keluarganya kepada rombongan Komisi III DPR. Selain agenda silaturahmi, Kapolri juga kembali menyampaikan komitmennya untuk memperkuat konsep “Polisi Sahabat Masyarakat” sebagai salah satu pendekatan dalam menjalankan kepemimpinannya.
Habiburokhman menyampaikan bahwa seluruh anggota Komisi III memberikan dukungan terhadap upaya Suyudi melakukan pembenahan di lingkungan Polri. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar berbagai agenda perbaikan institusi dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, sejumlah anggota Komisi III turut menyampaikan berbagai masukan yang sebelumnya diterima dari masyarakat. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah adanya keluhan mengenai perilaku sejumlah oknum pejabat kepolisian yang dinilai kurang mencerminkan pelayanan yang humanis dan dekat dengan masyarakat.
Habiburokhman mengatakan berbagai keluhan tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bagi jajaran kepolisian. Menurutnya, kritik dan masukan dari masyarakat dapat digunakan sebagai bahan untuk memperbaiki kualitas pelayanan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Pertemuan Komisi III dengan Suyudi berlangsung setelah dirinya resmi menduduki jabatan Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Suyudi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10/2026) melalui prosesi resmi di Istana Negara.
Sebelum dipercaya memimpin Polri, Suyudi memiliki pengalaman di sejumlah jabatan strategis. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dan sebelumnya juga mengemban tugas sebagai Kapolda Banten.
Konsep “Polisi Sahabat Masyarakat” sebelumnya telah disampaikan Suyudi ketika menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan di hadapan Komisi III DPR. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya menempatkan masyarakat sebagai salah satu pusat orientasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Suyudi juga menyampaikan bahwa kritik yang disampaikan masyarakat perlu dilihat sebagai bagian dari proses evaluasi. Kritik yang didukung fakta, menurutnya, dapat menjadi peringatan dini bagi institusi untuk mengetahui berbagai persoalan yang masih membutuhkan perhatian dan perbaikan.
Dalam agenda pembenahan Polri, Suyudi menyampaikan sejumlah bidang yang menjadi perhatian, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, penegakan hukum, hingga pengawasan dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
Penguatan pelayanan publik menjadi salah satu aspek penting dalam membangun hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat. Dengan pelayanan yang profesional, terbuka, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat, Polri diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
Di sisi lain, pengawasan internal dan eksternal juga menjadi bagian penting dalam proses pembenahan institusi. Berbagai masukan dari masyarakat maupun DPR dapat menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan tugas kepolisian tetap berjalan sesuai dengan ketentuan hukum dan prinsip akuntabilitas.
Kunjungan Komisi III DPR RI ke kediaman Kapolri tersebut menjadi salah satu bentuk komunikasi awal antara DPR dan pimpinan Polri setelah pergantian Kapolri. Pertemuan tersebut juga menunjukkan pentingnya koordinasi antara lembaga legislatif dan kepolisian dalam membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelayanan serta penegakan hukum.
Berbagai masukan yang disampaikan dalam pertemuan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Suyudi dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolri. Pembenahan institusi, peningkatan profesionalisme anggota, serta penguatan hubungan dengan masyarakat menjadi bagian dari tantangan yang akan dihadapi dalam masa kepemimpinannya.
Jurnalis : Boby Silitonga
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar