Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Tiga Calon Manajer Kopdes Meninggal, Anggota DPR Nilai Program Latsarmil Tetap Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi Menyeluruh

Tiga Calon Manajer Kopdes Meninggal, Anggota DPR Nilai Program Latsarmil Tetap Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi Menyeluruh

  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tiga Calon Manajer Kopdes Meninggal, Anggota DPR Nilai Program Latsarmil Tetap Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi Menyeluruh

Meninggalnya tiga peserta calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk kalangan legislatif. Meski menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut, sejumlah anggota DPR RI menilai program pelatihan tidak seharusnya dihentikan, melainkan perlu dievaluasi secara menyeluruh agar pelaksanaannya menjadi lebih aman dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menyatakan bahwa tujuan pembentukan calon manajer koperasi desa merupakan bagian dari program strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa. Karena itu, pelaksanaan pelatihan dinilai tetap perlu diteruskan, namun dengan sejumlah perbaikan, khususnya pada aspek keselamatan peserta, pemeriksaan kesehatan, serta metode pelatihan yang diterapkan.

Menurutnya, evaluasi menjadi langkah yang paling tepat setelah terjadinya insiden tersebut. Salah satu hal yang perlu mendapat perhatian adalah proses seleksi kesehatan peserta sebelum mengikuti latihan yang melibatkan aktivitas fisik cukup berat. Pemeriksaan kondisi kesehatan secara menyeluruh dinilai penting untuk memastikan setiap peserta benar-benar siap mengikuti seluruh rangkaian pelatihan tanpa membahayakan keselamatan dirinya.

Selain pemeriksaan kesehatan, TB Hasanuddin juga menyoroti materi pelatihan yang diberikan kepada para calon manajer koperasi. Ia menilai pembentukan disiplin melalui kegiatan dasar kemiliteran dapat memberikan manfaat sebagai bagian dari pembinaan karakter. Namun demikian, porsi terbesar pelatihan seharusnya tetap difokuskan pada peningkatan kemampuan manajerial, tata kelola koperasi, pengelolaan keuangan, pengembangan usaha, hingga pemberdayaan masyarakat desa.

Program Koperasi Desa Merah Putih sendiri merupakan salah satu program nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui pembentukan koperasi modern yang dikelola secara profesional. Para calon manajer dipersiapkan agar mampu mengelola koperasi secara transparan, akuntabel, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan usaha produktif.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan menyampaikan bahwa insiden meninggalnya peserta akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Latsarmil. Pemerintah berkomitmen melakukan peninjauan terhadap standar operasional pelaksanaan pelatihan, termasuk prosedur kesehatan, intensitas kegiatan fisik, mekanisme pengawasan, hingga penanganan medis selama proses pendidikan berlangsung.

Di sisi lain, pemerintah memastikan bahwa kejadian tersebut tidak akan menghentikan pelaksanaan Program Koperasi Desa Merah Putih. Program strategis tersebut tetap akan berjalan sesuai rencana dengan berbagai penyempurnaan agar tujuan pembangunan ekonomi desa dapat tercapai tanpa mengabaikan aspek keselamatan seluruh peserta pelatihan.

Sejumlah pengamat juga menilai bahwa pembentukan sumber daya manusia yang profesional memang memerlukan pembinaan karakter, kedisiplinan, dan integritas. Namun, metode pelaksanaan pelatihan harus disesuaikan dengan karakter peserta yang berasal dari kalangan sipil serta mempertimbangkan kondisi kesehatan masing-masing individu. Dengan demikian, pelatihan dapat menghasilkan calon manajer yang kompeten tanpa meningkatkan risiko keselamatan peserta.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa keberhasilan sebuah program nasional tidak hanya ditentukan oleh tujuan yang baik, tetapi juga oleh kualitas pelaksanaannya. Evaluasi yang komprehensif terhadap seluruh tahapan pelatihan diharapkan mampu mencegah kejadian serupa di masa mendatang sekaligus meningkatkan efektivitas pembinaan bagi calon pengelola koperasi desa yang akan menjadi ujung tombak penguatan ekonomi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Jurnalis : Sofia

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dorong Ekonomi Nasional, Bamsoet Tekankan Sinergi LKPP dan Dunia Usaha

    Dorong Ekonomi Nasional, Bamsoet Tekankan Sinergi LKPP dan Dunia Usaha

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • visibility 93
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perdagangan Barang Distributor Keagenan dan Industri Indonesia (ARDINDO), Bambang Soesatyo, menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah dan pelaku usaha dalam memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa. Mengingat nilai belanja negara yang mencapai lebih dari Rp1.200 triliun per tahun, hal ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha nasional, termasuk […]

  • Usai Bertemu Panglima TNI, Kapolri Lanjutkan Silaturahmi ke Kejaksaan Agung untuk Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

    Usai Bertemu Panglima TNI, Kapolri Lanjutkan Silaturahmi ke Kejaksaan Agung untuk Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Usai Bertemu Panglima TNI, Kapolri Lanjutkan Silaturahmi ke Kejaksaan Agung untuk Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri melanjutkan agenda silaturahmi ke Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah sebelumnya melakukan kunjungan ke Markas Besar (Mabes) TNI di Cilangkap, Jakarta Timur. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan […]

  • Polda Metro Jaya Catat 5.436 Kasus Pencurian di Jabodetabek Selama Enam Bulan, Polisi Perkuat Patroli di Wilayah Rawan

    Polda Metro Jaya Catat 5.436 Kasus Pencurian di Jabodetabek Selama Enam Bulan, Polisi Perkuat Patroli di Wilayah Rawan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Polda Metro Jaya Catat 5.436 Kasus Pencurian di Jabodetabek Selama Enam Bulan, Polisi Perkuat Patroli di Wilayah Rawan Jakarta – Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa sepanjang periode Januari hingga Juni 2026 telah tercatat sebanyak 5.436 laporan tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang meliputi DKI Jakarta, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, […]

  • Sayembara Begal dan Krisis Negara Hukum

    Sayembara Begal dan Krisis Negara Hukum

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sayembara Begal dan Krisis Negara Hukum Fenomena munculnya sayembara bagi masyarakat untuk menangkap pelaku begal kembali memicu perhatian publik. Praktik tersebut dinilai bukan sekadar bentuk kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan, melainkan juga menjadi sinyal adanya krisis kepercayaan terhadap sistem penegakan hukum. Ketika masyarakat mulai mengambil inisiatif sendiri dalam memburu pelaku kejahatan, muncul pertanyaan mengenai sejauh […]

  • Cegah Dampak Buruk, Polda Kalbar Serukan Masyarakat Tinggalkan Segala Bentuk Praktik Perjudian

    Cegah Dampak Buruk, Polda Kalbar Serukan Masyarakat Tinggalkan Segala Bentuk Praktik Perjudian

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • visibility 55
    • 0Komentar

    PONTIANAK, KALBAR – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat kembali menegaskan sikap tegasnya terhadap praktik perjudian, baik yang dilakukan secara konvensional maupun melalui jalur daring. Melalui imbauan yang disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat, pihak kepolisian mengajak warga untuk menjauhi aktivitas terlarang ini demi menjaga ketertiban umum serta melindungi diri dari berbagai dampak merugikan yang diakibatkannya. Dalam pernyataan […]

  • Sempat Kabur Usai Selundupkan 113 Kilogram Sabu, Kurir Narkoba Akhirnya Berhasil Ditangkap Polisi

    Sempat Kabur Usai Selundupkan 113 Kilogram Sabu, Kurir Narkoba Akhirnya Berhasil Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sempat Kabur Usai Selundupkan 113 Kilogram Sabu, Kurir Narkoba Akhirnya Berhasil Ditangkap Polisi Upaya aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika kembali membuahkan hasil setelah seorang kurir narkoba yang sebelumnya sempat melarikan diri usai membawa 113 kilogram sabu akhirnya berhasil ditangkap. Penangkapan tersebut menjadi bagian dari pengungkapan jaringan peredaran narkotika berskala besar yang diduga beroperasi lintas […]

expand_less