Sinergi Personel Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan 4 Hektare di Pemulutan Ogan Ilir
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sinergi Personel Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan 4 Hektare di Pemulutan Ogan Ilir
OGAN ILIR – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali dilakukan di wilayah Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Personel gabungan diterjunkan untuk mengendalikan kebakaran yang melanda lahan dengan luas sekitar 4 hektare.
Penanganan kebakaran dilakukan melalui kerja sama sejumlah unsur yang berada di lapangan. Personel Polsek Pemulutan bersama tim penanggulangan Karhutla bergerak melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke area lain.
Berdasarkan laporan penanganan Karhutla di wilayah Pemulutan pada September 2026, tim gabungan menghadapi kondisi lapangan yang cukup menantang. Beberapa lokasi kebakaran sulit dijangkau sehingga proses pemadaman harus dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia.
Dalam operasi tersebut, personel menggunakan mesin pompa air dan perlengkapan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api. Dukungan dari unsur terkait menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan serta mencegah meluasnya area yang terdampak.
Tim di lapangan juga melakukan pemantauan terhadap kondisi sekitar setelah proses pemadaman. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali muncul setelah api utama berhasil dikendalikan.
Polres Ogan Ilir melalui jajaran Polsek Pemulutan secara rutin melakukan kegiatan mitigasi Karhutla di sejumlah wilayah rawan. Upaya tersebut mencakup pengecekan lokasi, pemadaman, pemantauan, serta koordinasi dengan instansi terkait ketika ditemukan titik api.
Dalam sejumlah penanganan Karhutla di Kecamatan Pemulutan, petugas juga menghadapi faktor alam seperti angin yang dapat mempercepat penyebaran api. Kondisi tersebut membuat respons cepat dan koordinasi antarpersonel menjadi bagian penting dalam proses pemadaman.
Selain melakukan pemadaman, aparat kepolisian terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kebiasaan tersebut dapat menimbulkan risiko kebakaran yang lebih luas, terutama ketika kondisi lingkungan relatif kering dan angin cukup kuat.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar permukiman maupun kawasan lahan. Informasi yang diterima lebih awal dapat membantu petugas melakukan pengecekan dan penanganan sebelum api berkembang.
Penanganan kebakaran lahan di Pemulutan menunjukkan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, instansi penanggulangan bencana, petugas pemadam, dan masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat sekaligus mengurangi potensi dampak terhadap lingkungan dan aktivitas warga.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi lokasi aman. Pemantauan pascapemadaman diperlukan karena bara atau titik panas yang masih tersisa dapat kembali memicu kebakaran apabila tidak segera ditangani.
Polres Ogan Ilir juga terus mendorong peningkatan kewaspadaan masyarakat selama periode rawan Karhutla. Pencegahan melalui pengawasan lingkungan dan pelaporan dini dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran berulang di wilayah Pemulutan dan daerah sekitarnya.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar