Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Sahroni Desak Audit Menyeluruh Kebun Binatang Usai Terungkap Dugaan Korupsi Dana Satwa

Sahroni Desak Audit Menyeluruh Kebun Binatang Usai Terungkap Dugaan Korupsi Dana Satwa

  • calendar_month 48 menit yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sahroni Desak Audit Menyeluruh Kebun Binatang Usai Terungkap Dugaan Korupsi Dana Satwa

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak dilakukannya audit menyeluruh terhadap pengelolaan kebun binatang milik pemerintah daerah setelah terungkap dugaan korupsi dana operasional dan pakan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Desakan tersebut muncul menyusul penetapan mantan Direktur Utama PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya, Choirul Anwar, sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara sekitar Rp10,2 miliar.

Menurut Sahroni, dugaan penyalahgunaan anggaran yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pakan, perawatan, dan kesejahteraan satwa merupakan tindakan yang sangat serius. Ia menilai praktik tersebut tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung terhadap kelangsungan hidup satwa yang sepenuhnya bergantung pada pengelola kebun binatang. Oleh karena itu, aparat penegak hukum diminta mengusut perkara tersebut secara tuntas dan menjatuhkan hukuman maksimal kepada pihak yang terbukti bersalah.

Selain mendorong proses hukum berjalan secara tegas, Sahroni meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kejaksaan, serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan audit terhadap seluruh kebun binatang yang dikelola pemerintah daerah di Indonesia. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan, akuntabel, serta benar-benar digunakan bagi kepentingan konservasi dan kesejahteraan satwa.

Kasus yang menjerat mantan Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya bermula dari hasil penyelidikan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur terhadap pengelolaan keuangan perusahaan selama periode 2016 hingga 2024. Dalam penyidikan tersebut, tersangka diduga menyalahgunakan kewenangannya dengan menggunakan anggaran perusahaan untuk kepentingan pribadi, melakukan pengeluaran di luar peruntukan, serta membuat sejumlah transaksi yang tidak sesuai dengan ketentuan. Kerugian negara sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp10,2 miliar, dengan sebagian besar dana diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena dana yang diduga diselewengkan berasal dari anggaran yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pakan, kesehatan, serta pemeliharaan satwa. Sejumlah pihak menilai bahwa penyalahgunaan anggaran di sektor konservasi memiliki dampak yang lebih luas karena menyangkut kelangsungan hidup hewan serta fungsi kebun binatang sebagai pusat edukasi, penelitian, dan pelestarian satwa.

Pengamat tata kelola pemerintahan menilai audit menyeluruh terhadap lembaga konservasi dapat menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem pengawasan. Selain mengevaluasi penggunaan anggaran, audit juga diharapkan mampu mengidentifikasi kelemahan dalam sistem administrasi, pengadaan barang dan jasa, serta mekanisme pengawasan internal sehingga potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini.

Pemerintah daerah sebagai pemilik sejumlah kebun binatang juga didorong untuk meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan dan memperkuat sistem pengendalian internal. Dengan tata kelola yang lebih baik, lembaga konservasi diharapkan mampu menjalankan fungsi utamanya dalam melindungi satwa, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta mendukung program pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia.

Hingga saat ini, proses penyidikan kasus dugaan korupsi di Kebun Binatang Surabaya masih terus berlangsung. Aparat penegak hukum membuka kemungkinan untuk mendalami keterlibatan pihak lain apabila ditemukan bukti tambahan dalam proses penyidikan. DPR pun menyatakan akan terus mengawal penanganan perkara tersebut agar berjalan secara transparan dan memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana korupsi, khususnya yang berkaitan dengan dana konservasi dan kesejahteraan satwa.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf Gara-Gara Kue

    Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf Gara-Gara Kue

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Rizki Ahmad Noviyandi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf Gara-Gara Kue Dugaan tindak penganiayaan yang melibatkan Ketua DPRD Bone menjadi perhatian publik setelah seorang staf di lingkungan Sekretariat DPRD Bone melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak kepolisian. Insiden tersebut diduga berawal dari persoalan penyajian hidangan berupa kue untuk tamu yang datang ke kantor DPRD Bone. Korban mengaku mengalami […]

  • Satlantas Polres Majalengka Berikan Pelayanan Pembuatan SIM kepada Masyarakat

    Satlantas Polres Majalengka Berikan Pelayanan Pembuatan SIM kepada Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Wartawan Berita Polri
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Majalengka, 28 April 2026 — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Majalengka terus berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya dalam pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Pada hari ini, Selasa, 28 April 2026, personel Satlantas Polres Majalengka melaksanakan pelayanan pembuatan SIM bagi masyarakat yang mengajukan permohonan, baik pembuatan SIM baru maupun perpanjangan. Pelayanan dilaksanakan di […]

  • Puan Maharani: Perempuan Adalah Pilar Utama Kemajuan Bangsa

    Puan Maharani: Perempuan Adalah Pilar Utama Kemajuan Bangsa

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 64
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan peran sentral kaum perempuan dalam menentukan perjalanan bangsa Indonesia. Dalam peringatan Hari Kartini 2026, ia menyoroti bahwa paradigma telah bergeser, di mana fokus kini bukan lagi membuktikan kemampuan, melainkan memperluas ruang gerak dan dukungan sistemik. “Perempuan Indonesia sudah tidak perlu membuktikan bahwa mereka mampu. Pertanyaan hari ini […]

  • Kapolsek Bekasi Barat Sosialisasi Sabuk Kamtibmas di Kelurahan Kranji

    Kapolsek Bekasi Barat Sosialisasi Sabuk Kamtibmas di Kelurahan Kranji

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Wartawan Berita Polri
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Kota Bekasi, – Kapolsek Bekasi Barat AKP Dr. H. Wahyudi, SH., MH., bersama jajaran melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sabuk Kamtibmas kepada warga RW 05 Kelurahan Kranji, Bekasi Barat, pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Sekretariat RW 05 tersebut turut dihadiri Kanit Binmas IPTU Samsul Ma’arif dan Bhabinkamtibmas Kranji AIPTU Syaripulloh, serta pengurus […]

  • Prabowo Resmikan UU Polri, Pakar Optimistis Korps Bhayangkara Makin Modern dan Presisi

    Prabowo Resmikan UU Polri, Pakar Optimistis Korps Bhayangkara Makin Modern dan Presisi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Prabowo Resmikan UU Polri, Pakar Optimistis Korps Bhayangkara Makin Modern dan Presisi Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kehadiran regulasi terbaru tersebut dinilai menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat transformasi Polri agar semakin profesional, modern, dan mampu […]

  • Kapolresta Pontianak Pimpin Apel Kesiapan, Amankan Aksi SPARKA di Kantor Gubernur Kalbar

    Kapolresta Pontianak Pimpin Apel Kesiapan, Amankan Aksi SPARKA di Kantor Gubernur Kalbar

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PONTIANAK – Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional tahun 2026, Kepolisian Resor Kota Pontianak, jajaran Polda Kalimantan Barat, menggelar apel kesiapan pengamanan secara resmi pada pagi hari Jumat (1/5/2026). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., dalam rangka mengantisipasi dan mengamankan pelaksanaan aksi unjuk rasa yang digelar oleh elemen […]

expand_less