Respon Cepat Karhutla, Polda Kepri Padamkan Kebakaran Lahan di Galang dan Nongsa
- calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Respon Cepat Karhutla, Polda Kepri Padamkan Kebakaran Lahan di Galang dan Nongsa
Batam – Polda Kepulauan Riau bergerak cepat menangani kebakaran lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Batam. Penanganan dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat sekaligus langkah untuk mencegah api meluas ke area di sekitarnya.
Personel dari Satuan Brimob dan Direktorat Samapta Polda Kepri dikerahkan untuk menangani titik-titik kebakaran. Petugas melakukan pemadaman, pendinginan, serta pemantauan setelah api berhasil dikendalikan.
Salah satu kebakaran terjadi di kawasan Tanjung Kertang, Simpang Cate, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, pada Selasa, 8 September 2026. Lokasi tersebut menjadi perhatian setelah adanya laporan mengenai kebakaran lahan.
Tim SAR Satbrimob Polda Kepri kemudian bergerak menuju lokasi dengan membawa perlengkapan pemadaman. Sebanyak 17 personel diterjunkan dalam penanganan tersebut di bawah pimpinan Ipda Biliko Jasyadimisrad.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman terhadap titik api yang ditemukan. Setelah api berhasil dikendalikan, personel melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Proses pemadaman di kawasan Galang akhirnya berhasil diselesaikan sekitar pukul 16.10 WIB. Pemeriksaan di sekitar lokasi menunjukkan adanya vegetasi berupa pohon dan rumput kering yang cukup mudah terbakar.
Kondisi lahan yang kering menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai karena dapat mempercepat penyebaran api apabila kebakaran tidak segera ditangani. Karena itu, respons cepat menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan karhutla.
Selain di Galang, penanganan kebakaran lahan juga dilakukan di wilayah Kecamatan Nongsa. Sebelumnya, pada Senin, 7 September 2026, personel Polsek Nongsa bersama Ditsamapta Polda Kepri dan Damkar BP Batam merespons laporan masyarakat mengenai kebakaran semak belukar.
Kebakaran tersebut terjadi di sisi kiri Jalan Kavling Sambau, setelah kawasan Perumahan Wonderland, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa. Petugas gabungan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman.
Berkat penanganan petugas, api di kawasan Nongsa berhasil dipadamkan. Situasi kemudian dinyatakan aman dan kondusif setelah petugas memastikan kondisi di sekitar lokasi.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei mengatakan jajaran Polda Kepri terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran lahan. Patroli juga dilakukan di wilayah yang dinilai memiliki risiko kebakaran.
Menurutnya, setiap laporan masyarakat menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti dengan pengerahan personel. Langkah tersebut mencakup pemadaman, pendinginan, hingga pemantauan guna memastikan api tidak kembali muncul.
Polda Kepri juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan. Kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa meluas.
Masyarakat yang menemukan titik api atau melihat aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang. Laporan yang diterima lebih cepat akan membantu petugas melakukan penanganan sejak dini.
Polda Kepri menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Selain kesiapan aparat, peran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan memberikan informasi mengenai potensi kebakaran juga sangat diperlukan.
Dengan respons cepat di Galang dan Nongsa, Polda Kepri berharap potensi kebakaran lahan dapat ditekan dan tidak berkembang menjadi kejadian yang lebih luas. Pemantauan di wilayah rawan juga akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan lingkungan.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar