Program Bedah Rumah Bukti Keberpihakan Prabowo Terhadap Masyarakat Kecil
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Program Bedah Rumah Bukti Keberpihakan Prabowo Terhadap Masyarakat Kecil
BEKASI – Program bedah rumah dinilai sebagai bukti keberpihakan Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat. Sebab, program ini diproyeksikan agar rakyat mendapatkan hunian yang layak, sehat, dan aman.
“Program bedah rumah ini adalah salah satu program kerakyatan yang menunjukkan perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat kecil,” kata Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, Sabtu (29/8/2026)
Dia mendorong percepatan realisasi program bedah rumah yang jumlahnya meningkat signifikan mencapai 400 ribu unit pada tahun 2026. Misbahudin menjelaskan bahwa target renovasi 400 ribu rumah di seluruh Indonesia ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, fokus kebijakan saat ini sangat tepat karena menyasar perbaikan struktur bangunan yang sudah dimiliki warga. Namun, kondisinya tidak layak secara kesehatan maupun keamanan.
“Maka yang paling penting adalah bukan hanya sekadar targetnya terpenuhi, tapi bagaimana program bedah rumah ini dapat memperbaiki kualitas hidup rakyat, khususnya yang saat ini tempat tinggalnya belum layak,” ucap dia.
Program yang dijalankan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini dipastikan akan menyentuh seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Termasuk daerah-daerah yang sebelumnya belum menerima bantuan.
Misbah mengingatkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) agar berhati-hati dalam melakukan verifikasi data penerima manfaat.
“Ketepatan membaca rumah mana yang paling membutuhkan intervensi. Selain berpijak pada kesesuaian data dan laporan dari Pemda, penting juga memastikan dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Misbahudin menyebut bedah rumah mampu menggerakkan ekonomi lokal karena material bangunan dibeli dari toko setempat dan pengerjaannya menyerap tenaga kerja dari warga sekitar.
“Program bedah rumah pada prinsipnya sejalan dengan program kerakyatan Pak Prabowo lainnya seperti MBG (Makan Bergizi Gratis), yang sasarannya pun sama langsung menyentuh rakyat. Dengan tempat tinggal yang layak, maka hidup masyarakat menjadi lebih sehat, anak-anak terbebas dari stunting, dan tentunya ini menjadi upaya pemerintah mengurangi kemiskinan,” ujar dia.
Jurnalis : Muhammad Jaya
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar