Cegah Dampak Asap Karhutla, Kapolda Sumsel Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
- calendar_month 54 menit yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cegah Dampak Asap Karhutla, Kapolda Sumsel Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mengambil langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pada Jumat (28/8/2026), Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho bersama jajaran membagikan ribuan masker secara serentak kepada pelajar dan berbagai elemen masyarakat di sejumlah wilayah.
Pembagian masker tersebut menjadi bagian dari upaya Polda Sumsel dalam menangani karhutla secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada pencegahan serta penanganan titik api, kepolisian juga memberikan perhatian terhadap dampak asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama bagi anak-anak dan warga yang harus beraktivitas di luar ruangan.
Distribusi masker dilakukan melalui Biddokkes Polda Sumsel serta jajaran Polrestabes Palembang dan sejumlah Polres, antara lain Polres OKI, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, PALI, OKU, OKU Timur, Muara Enim, hingga Prabumulih. Para pimpinan kepolisian di wilayah tersebut turut diarahkan untuk turun langsung memastikan bantuan masker dapat diterima oleh masyarakat.
Di Kota Palembang, kegiatan tersebut juga menyasar lingkungan pendidikan. Kapolda Sumsel bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan Ny. Eka Sandi Nugroho, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, serta pengurus Bhayangkari melaksanakan kegiatan di TK Kemala Bhayangkari 1 Palembang.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel secara langsung memasangkan masker kepada para siswa. Selain itu, anak-anak juga mendapatkan bingkisan sebagai bentuk kepedulian di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan ketika kualitas udara mengalami penurunan.
Tidak hanya membagikan masker, jajaran kepolisian juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan selama kondisi udara terdampak asap. Masyarakat diingatkan untuk lebih waspada, khususnya ketika harus melakukan aktivitas di luar rumah.
Kabid Dokkes Polda Sumsel menjelaskan bahwa pencegahan menjadi salah satu langkah penting dalam mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla. Masyarakat yang berada di wilayah terdampak dianjurkan menggunakan masker ketika berada di luar ruangan dan menjaga asupan cairan agar kondisi tubuh tetap terjaga.
Paparan asap karhutla dapat menyebabkan berbagai keluhan kesehatan, khususnya gangguan pada saluran pernapasan. Karena itu, masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar asap diimbau untuk tidak mengabaikannya dan segera mendapatkan bantuan medis apabila kondisi semakin mengganggu.
Polda Sumsel juga memberikan perhatian lebih kepada kelompok masyarakat yang dinilai lebih rentan terhadap kondisi udara yang buruk, termasuk anak-anak serta warga yang memiliki banyak aktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker menjadi salah satu bentuk perlindungan diri yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan partikel asap.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengatakan bahwa penanganan karhutla harus dilakukan secara komprehensif. Menurutnya, upaya penanggulangan tidak hanya berkaitan dengan sumber kebakaran dan titik api, tetapi juga harus memperhatikan dampak yang dirasakan masyarakat akibat asap.
Melalui kegiatan pembagian ribuan masker tersebut, Polda Sumsel berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan selama kondisi karhutla dapat semakin meningkat. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat juga diharapkan dapat memperkuat edukasi serta mendorong warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
Masyarakat di wilayah yang terdampak asap diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan dan mengurangi kegiatan di luar rumah apabila kondisi udara memburuk. Warga juga dianjurkan menjaga kondisi tubuh dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan atau pernapasan.
Polda Sumsel menegaskan bahwa perlindungan terhadap masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla. Dengan menggabungkan upaya pencegahan kebakaran, penanganan titik api, edukasi, serta mitigasi dampak asap, diharapkan risiko yang ditimbulkan karhutla terhadap masyarakat dapat ditekan.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar