Polres Klungkung Mantapkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menuju WBK! Kapolres Klungkung AKBP Mike Artayasa memberikan arahan strategis kepada seluruh personel terkait pembangunan Zona Integritas.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polres Klungkung Mantapkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK
Polres Klungkung terus memperkuat komitmennya dalam membangun Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Upaya tersebut kembali ditegaskan melalui kegiatan Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas yang dilaksanakan secara virtual bersama Tim Penilai Internal Mabes Polri.
Kegiatan evaluasi berlangsung pada Rabu (26/8/2026) di Aula Jalaga Dharma Pandhapa Polres Klungkung. Sejumlah pejabat utama Polres Klungkung turut mengikuti kegiatan tersebut, termasuk Kapolres Klungkung AKBP Mikael Hutabarat, Wakapolres Klungkung Kompol I Made Ariawan P., serta para pejabat dan personel yang terlibat dalam pembangunan Zona Integritas.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Klungkung memaparkan berbagai program dan langkah pembenahan yang telah dilakukan dalam rangka mewujudkan institusi yang bersih, transparan, profesional, dan akuntabel. Pembangunan Zona Integritas tidak hanya diarahkan untuk memenuhi penilaian administratif, tetapi juga diharapkan memberikan perubahan nyata dalam kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres menegaskan bahwa integritas menjadi salah satu fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Karena itu, penguatan budaya kerja dan perubahan pola pikir terus didorong kepada seluruh personel agar nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, profesionalisme, dan pelayanan dapat diterapkan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Selain pembenahan internal, Polres Klungkung juga terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pelayanan kepada masyarakat diarahkan agar lebih mudah, cepat, ramah, responsif, transparan, serta tetap mengikuti standar operasional prosedur yang berlaku.
Pengelolaan pengaduan masyarakat turut menjadi perhatian dalam proses tersebut. Setiap masukan dan laporan dari masyarakat dipandang sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui bagian pelayanan yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan.
Di sisi lain, peningkatan kompetensi personel juga menjadi bagian dari pembangunan Zona Integritas. Pembinaan dan pengawasan dilakukan secara berkelanjutan agar setiap anggota mampu memberikan pelayanan secara profesional serta memahami tanggung jawabnya sebagai bagian dari institusi kepolisian.
Polres Klungkung juga mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan inovasi pelayanan. Penggunaan teknologi diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan, mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi, serta meningkatkan efektivitas kerja aparat.
Dalam Desk Evaluasi tersebut, Tim Penilai Internal Mabes Polri memberikan pendalaman dan masukan terhadap berbagai program yang telah dijalankan. Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana pembangunan Zona Integritas telah diterapkan secara konsisten di lingkungan Polres Klungkung.
Kapolres Klungkung menyampaikan bahwa hasil evaluasi akan menjadi bahan perbaikan bagi jajarannya. Setiap masukan yang diberikan oleh Tim Penilai Internal akan digunakan untuk memperkuat program yang sudah berjalan sekaligus memperbaiki aspek yang masih membutuhkan peningkatan.
Pembangunan Zona Integritas menuju WBK diharapkan tidak berhenti pada proses penilaian. Polres Klungkung berkomitmen menjadikan program tersebut sebagai proses pembenahan yang berlangsung secara berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan integritas personel dan kualitas pelayanan publik.
Dengan penguatan budaya kerja, peningkatan pengawasan, pemanfaatan teknologi, serta pelayanan yang lebih terbuka dan responsif, Polres Klungkung berharap dapat mewujudkan lingkungan kerja yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.
Melalui evaluasi tersebut, Polres Klungkung kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat integritas dan akuntabilitas. Seluruh upaya tersebut diarahkan untuk mendukung terwujudnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi sekaligus memberikan pelayanan kepolisian yang semakin baik kepada masyarakat.
Proses pembangunan Zona Integritas akan terus dilanjutkan dengan melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkala. Keberhasilan program tersebut diharapkan tidak hanya terlihat dari hasil penilaian, tetapi juga dapat dirasakan langsung melalui peningkatan kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar