Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polri Jawab Gugatan Febrie, Satu Suara dengan Kejagung, Minta Hakim Tolak Praperadilan

Polri Jawab Gugatan Febrie, Satu Suara dengan Kejagung, Minta Hakim Tolak Praperadilan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polri Jawab Gugatan Febrie, Satu Suara dengan Kejagung, Minta Hakim Tolak Praperadilan

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyampaikan tanggapannya terhadap gugatan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Polri meminta majelis hakim menolak permohonan tersebut karena menilai dalil yang diajukan pemohon tidak memiliki dasar hukum yang cukup.

Polri menjelaskan bahwa salah satu persoalan yang dipermasalahkan dalam gugatan tersebut adalah pelimpahan penanganan perkara kepada Kejaksaan Agung. Menurut Polri, langkah tersebut merupakan bagian dari koordinasi dan sinergi antarlembaga penegak hukum dalam menangani perkara yang memiliki keterkaitan tertentu.

Dalam jawabannya, Polri menegaskan bahwa koordinasi antara kepolisian, kejaksaan, dan lembaga penegak hukum lainnya merupakan bagian dari upaya memastikan proses pemberantasan tindak pidana berjalan efektif. Apabila dalam proses penyelidikan atau penyidikan terdapat persinggungan terkait subjek, objek, waktu, lokasi, alat bukti, maupun rangkaian perbuatan, masing-masing institusi dapat melakukan koordinasi sesuai kewenangan yang dimiliki.

Polri juga menyatakan bahwa pelimpahan penanganan perkara tersebut tidak dapat diartikan sebagai penghapusan ataupun pembatalan proses penyidikan yang sebelumnya telah dilakukan. Menurut pihak Polri, proses tersebut tetap merupakan bagian dari kesinambungan penanganan perkara dan dilakukan untuk memastikan proses hukum dapat berjalan secara efektif serta menghindari terjadinya penanganan perkara yang tumpang tindih.

Selain itu, Polri berpendapat bahwa pelimpahan perkara kepada Kejaksaan Agung memiliki dasar dalam ketentuan hukum yang mengatur kewenangan penyidikan. Karena itu, pihak kepolisian menilai tindakan tersebut bukan merupakan keputusan yang dilakukan secara sewenang-wenang, melainkan bagian dari mekanisme koordinasi antarlembaga penegak hukum.

Dalam perkara ini, Febrie Adriansyah sebelumnya mengajukan permohonan praperadilan untuk mempersoalkan sejumlah tindakan hukum yang dilakukan aparat. Di antaranya adalah penetapan dirinya sebagai tersangka, serta tindakan penggeledahan dan penyitaan yang dilakukan dalam proses penanganan perkara.

Salah satu tindakan yang menjadi sorotan adalah penggeledahan di kediaman Febrie di kawasan Sentul. Pihak pemohon menilai terdapat persoalan dalam proses hukum yang dilakukan oleh aparat dan kemudian membawa keberatan tersebut ke jalur praperadilan untuk diuji oleh pengadilan.

Sementara itu, Polri tetap mempertahankan bahwa tindakan yang dilakukan dalam proses penanganan perkara telah memiliki landasan hukum. Polri juga meminta hakim mempertimbangkan seluruh fakta dan ketentuan yang berlaku sebelum mengambil keputusan atas permohonan praperadilan tersebut.

Persidangan praperadilan ini menjadi perhatian karena mempertemukan persoalan kewenangan penegakan hukum serta prosedur dalam penanganan suatu perkara. Putusan hakim nantinya akan menjadi bagian penting dalam menentukan apakah tindakan hukum yang dipersoalkan oleh pemohon telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Polri berharap proses persidangan dapat berjalan secara objektif dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak. Pemeriksaan di pengadilan juga diharapkan menjadi ruang untuk menguji setiap dalil dan bukti yang diajukan sehingga keputusan akhir dapat diambil berdasarkan fakta serta aturan hukum yang berlaku.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

“`

Tags
  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencarian Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Berlanjut, Total Korban Dievakuasi 238 Orang

    Pencarian Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Berlanjut, Total Korban Dievakuasi 238 Orang

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Pencarian Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Berlanjut, Total Korban Dievakuasi 238 Orang Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, serta berbagai unsur relawan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap korban insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir area di sekitar […]

  • Suami Diduga Rekayasa Situasi untuk Tutupi Pembunuhan Istri di Jakarta Barat

    Suami Diduga Rekayasa Situasi untuk Tutupi Pembunuhan Istri di Jakarta Barat

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Suami Diduga Rekayasa Situasi untuk Tutupi Pembunuhan Istri di Jakarta Barat Kasus dugaan pembunuhan seorang wanita di wilayah Jakarta Barat mengungkap fakta mengejutkan setelah aparat kepolisian menemukan adanya upaya pelaku untuk menutupi perbuatannya. Tersangka yang merupakan suami korban diduga berusaha menciptakan kesan seolah-olah dirinya tidak mengetahui kejadian tersebut dengan cara tetap berada di dalam rumah […]

  • Polri Tegaskan Rekrutmen Penyandang Disabilitas Berbasis Kompetensi dan Kebutuhan Organisasi

    Polri Tegaskan Rekrutmen Penyandang Disabilitas Berbasis Kompetensi dan Kebutuhan Organisasi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Polri Tegaskan Rekrutmen Penyandang Disabilitas Berbasis Kompetensi dan Kebutuhan Organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam membangun institusi yang semakin inklusif dengan membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk menjadi bagian dari anggota Polri. Rekrutmen tersebut dilakukan melalui mekanisme seleksi yang tetap mengedepankan prinsip profesionalisme, kompetensi, integritas, serta disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan karakteristik […]

  • Korban Tewas Gempa Venezuela Naik Menjadi 6.125 Orang, Ribuan Warga Masih Dilaporkan Hilang

    Korban Tewas Gempa Venezuela Naik Menjadi 6.125 Orang, Ribuan Warga Masih Dilaporkan Hilang

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Korban Tewas Gempa Venezuela Naik Menjadi 6.125 Orang, Ribuan Warga Masih Dilaporkan Hilang Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi kembar berkekuatan besar yang mengguncang Venezuela pada akhir Juni 2026 kembali meningkat. Berdasarkan data terbaru yang disampaikan otoritas setempat, korban meninggal dunia kini mencapai 6.125 orang, sementara ribuan lainnya masih dinyatakan hilang dan proses pencarian terus […]

  • Kasus Korupsi Wamen Imipas: Dr. Fachrul Razi Desak Reformasi Total Ditjen Imigrasi

    Kasus Korupsi Wamen Imipas: Dr. Fachrul Razi Desak Reformasi Total Ditjen Imigrasi

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • visibility 26
    • 0Komentar

      JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim beserta tujuh pejabat teras imigrasi lainnya sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA), Pakar Politik sekaligus Mantan Ketua Komite 1 DPD RI yang membidangi Hukum dan Masalah Keimigrasian, Dr. Fachrul Razi, M.I.P., memberikan […]

  • Richard Lee Bantah Doktif Beli Skincare di Tokonya, Fakta Terungkap di Sidang

    Richard Lee Bantah Doktif Beli Skincare di Tokonya, Fakta Terungkap di Sidang

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Richard Lee Bantah Doktif Beli Skincare di Tokonya, Fakta Terungkap di Sidang Persidangan kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang melibatkan dokter Richard Lee kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Tangerang. Dalam sidang tersebut, muncul fakta baru yang menjadi perhatian, yakni mengenai asal-usul produk skincare yang dijadikan barang bukti oleh pihak pelapor. Fakta tersebut terungkap setelah saksi […]

expand_less