Kapolres Inhu Bersama Tim Berjibaku Padamkan dan Dinginkan Kebakaran di Lahan Sitaan Negara
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kapolres Inhu Bersama Tim Berjibaku Padamkan dan Dinginkan Kebakaran di Lahan Sitaan Negara
Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra bersama Wakapolres dan sejumlah pejabat utama turun langsung ke lokasi untuk memimpin proses pemadaman sekaligus pendinginan di area lahan yang merupakan sitaan negara.
Kebakaran tersebut terjadi di wilayah Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu. Lokasi yang terbakar merupakan lahan sitaan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), eks PT Kurnia Subur, yang saat ini dikelola oleh PT Agrinas. Tim gabungan bergerak melakukan penanganan untuk mencegah api meluas ke area lain.
Dalam pelaksanaan penanganan, personel Polres Inhu bekerja bersama sejumlah unsur terkait, termasuk TNI, Manggala Agni, BPD Kabupaten Inhu, serta pihak-pihak lain yang memiliki peran dalam penanggulangan karhutla. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mengantisipasi munculnya kembali titik api di sekitar lokasi.
Kapolres Inhu bersama personel di lapangan tidak hanya berfokus pada pemadaman kobaran api, tetapi juga melakukan pendinginan secara menyeluruh. Tahap pendinginan menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran lahan karena masih terdapat potensi titik panas yang dapat kembali memicu kebakaran apabila tidak ditangani secara maksimal.
Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Kondisi lahan yang berupa gambut membuat api lebih sulit dikendalikan karena titik panas dapat bertahan di bawah permukaan. Selain itu, cuaca yang panas dan hembusan angin cukup kencang turut menjadi tantangan bagi petugas dalam mengendalikan arah penyebaran api.
Keterbatasan sumber air di sekitar lokasi juga menjadi salah satu hambatan yang harus dihadapi tim gabungan. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan upaya petugas. Pemadaman terus dilakukan dengan mengoptimalkan sumber daya dan peralatan yang tersedia hingga kondisi di lokasi dinyatakan lebih aman.
Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran turut hadir dan bergabung bersama tim di lapangan. Kehadiran jajaran pimpinan dan personel secara langsung menunjukkan keseriusan Polres Inhu dalam menangani karhutla, khususnya pada lahan yang memiliki potensi terbakar kembali apabila tidak dilakukan pendinginan secara menyeluruh.
Penanganan karhutla juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di sekitar wilayah terdampak. Kebakaran lahan berpotensi menimbulkan asap yang dapat mengganggu aktivitas warga serta kualitas udara. Karena itu, langkah cepat untuk mengendalikan api menjadi salah satu prioritas petugas di lapangan.
Polres Inhu bersama seluruh unsur yang terlibat terus berupaya memastikan api benar-benar terkendali. Setelah proses pemadaman, petugas melakukan penyisiran dan pendinginan untuk mencari kemungkinan masih adanya titik panas. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar kebakaran tidak kembali muncul dan meluas ke kawasan lainnya.
Penanganan di lahan sitaan negara tersebut menjadi contoh pentingnya kerja sama lintas instansi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Sinergi antara kepolisian, TNI, Manggala Agni, pemerintah daerah, serta unsur terkait diperlukan agar penanggulangan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Dengan terus dilakukannya pemadaman dan pendinginan, kondisi di lokasi diharapkan dapat segera terkendali. Petugas juga akan terus memantau area yang sebelumnya terbakar untuk memastikan tidak terdapat titik api baru maupun bara yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar