Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Masyarakat » Korban Dugaan Penipuan Kursus Bahasa Arab Bonus Umrah Laporkan Kasus ke Bareskrim Polri

Korban Dugaan Penipuan Kursus Bahasa Arab Bonus Umrah Laporkan Kasus ke Bareskrim Polri

  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Korban Dugaan Penipuan Kursus Bahasa Arab Bonus Umrah Laporkan Kasus ke Bareskrim Polri

Sejumlah korban dugaan penipuan berkedok program kursus bahasa Arab yang disertai janji pemberangkatan umrah resmi melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim Polri. Laporan itu diajukan setelah para peserta mengaku mengalami kerugian finansial dalam jumlah besar akibat program yang dijanjikan tidak pernah terealisasi sebagaimana yang telah ditawarkan kepada mereka.

Menurut kuasa hukum para korban, program tersebut menawarkan pelatihan bahasa Arab yang diklaim akan dilaksanakan di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi. Selain mendapatkan pendidikan bahasa Arab, peserta juga dijanjikan memperoleh kesempatan melaksanakan ibadah umrah sebagai bagian dari paket yang ditawarkan. Promosi tersebut dinilai berhasil menarik minat masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia karena dianggap memberikan manfaat pendidikan sekaligus ibadah dalam satu program.

Untuk mengikuti program tersebut, peserta diminta membayar biaya yang nilainya bervariasi, mulai dari puluhan juta rupiah tergantung durasi pelatihan yang dipilih. Namun setelah seluruh pembayaran dilakukan, para peserta mengaku tidak pernah diberangkatkan ke Arab Saudi sebagaimana jadwal yang telah dijanjikan. Berbagai alasan, mulai dari penundaan hingga perubahan jadwal, terus disampaikan kepada peserta tanpa adanya kepastian keberangkatan maupun pengembalian dana.

Kuasa hukum korban menyebutkan bahwa hingga saat ini sedikitnya sembilan korban telah melaporkan kasus tersebut dengan total kerugian yang diperkirakan mencapai sekitar Rp750 juta. Para korban berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, antara lain Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan, Riau, hingga Nusa Tenggara Barat. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena masih banyak peserta lain yang mengaku mengalami kejadian serupa dan tengah mengumpulkan dokumen pendukung untuk membuat laporan resmi.

Salah satu korban mengaku telah mendaftarkan anggota keluarganya untuk mengikuti program pembelajaran bahasa Arab di Madinah dengan harapan dapat memperdalam ilmu agama sekaligus menunaikan ibadah umrah. Setelah seluruh biaya dilunasi, pihak penyelenggara terus memberikan janji keberangkatan yang akhirnya tidak pernah terealisasi. Bahkan, menurut pengakuan korban, hingga menjelang jadwal keberangkatan mereka tidak pernah menerima visa maupun tiket pesawat sebagaimana mestinya.

Korban lainnya juga mengungkapkan bahwa mereka sempat dijadwalkan ulang beberapa kali. Pada salah satu kesempatan, peserta bahkan telah diminta berkumpul di lokasi keberangkatan. Namun setelah dilakukan pengecekan, dokumen perjalanan yang diberikan diduga tidak sah sehingga keberangkatan kembali dibatalkan. Kondisi tersebut membuat para peserta merasa dirugikan baik secara materi maupun psikologis.

Melalui laporan yang telah disampaikan ke Bareskrim Polri, para korban berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan tersebut. Mereka juga meminta agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh sehingga apabila ditemukan unsur pidana, pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, para korban berharap langkah hukum tersebut dapat mencegah munculnya korban-korban baru dengan modus yang serupa.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati sebelum mengikuti program pendidikan, perjalanan religi, maupun paket pelatihan yang menawarkan berbagai keuntungan sekaligus. Calon peserta disarankan melakukan verifikasi terhadap legalitas penyelenggara, rekam jejak perusahaan, serta memastikan seluruh dokumen dan perjanjian memiliki dasar hukum yang jelas sebelum melakukan pembayaran dalam jumlah besar.

Hingga saat ini, proses penanganan perkara masih berada pada tahap awal setelah laporan diterima oleh Bareskrim Polri. Aparat akan melakukan pendalaman terhadap bukti-bukti yang diajukan para pelapor serta memeriksa pihak-pihak terkait untuk menentukan langkah hukum selanjutnya sesuai prosedur yang berlaku.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tegakkan Disiplin, Polresta Cirebon Bersama Bidpropam Polda Jabar Gelar Gaktibplin dan Tes Urine Mendadak

    Tegakkan Disiplin, Polresta Cirebon Bersama Bidpropam Polda Jabar Gelar Gaktibplin dan Tes Urine Mendadak

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Komitmen kuat dalam menjaga disiplin dan profesionalisme anggota Polri terus ditunjukkan oleh Polresta Cirebon melalui pelaksanaan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yang digelar bersama Bidpropam Polda Jawa Barat bagi seluruh personel Polresta Cirebon, Selasa (05/05/2026) di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon. Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubbid Provos Polda Jabar, AKBP Yanna Nurhandiana, S.H., S.I.K., M.Si., […]

  • Kendaraan Over Dimension dan Over Loading Dinilai Membahayakan Keselamatan Pengguna Jalan

    Kendaraan Over Dimension dan Over Loading Dinilai Membahayakan Keselamatan Pengguna Jalan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Kendaraan Over Dimension dan Over Loading Dinilai Membahayakan Keselamatan Pengguna Jalan Kepolisian Republik Indonesia kembali mengingatkan masyarakat serta pelaku usaha angkutan barang mengenai bahaya kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) yang dinilai menjadi salah satu penyebab tingginya risiko kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Kendaraan yang dimodifikasi melebihi ukuran standar pabrikan maupun mengangkut muatan melebihi […]

  • Polsek Tembagapura dan Satgas Operasi Damai Cartenz Dorong Semangat Belajar Anak-Anak

    Polsek Tembagapura dan Satgas Operasi Damai Cartenz Dorong Semangat Belajar Anak-Anak

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Polsek Tembagapura dan Satgas Operasi Damai Cartenz Dorong Semangat Belajar Anak-Anak Polsek Tembagapura bersama Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz terus menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan dan perkembangan anak-anak di wilayah Tembagapura. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui kegiatan yang tidak hanya berfokus pada proses belajar, tetapi juga membangun kedekatan dengan anak-anak melalui berbagai aktivitas positif. Kegiatan tersebut menjadi […]

  • Pemerintah dan DPR Sepakati Polisi Aktif Dapat Mengisi Jabatan Sipil dengan Sejumlah Persyaratan

    Pemerintah dan DPR Sepakati Polisi Aktif Dapat Mengisi Jabatan Sipil dengan Sejumlah Persyaratan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Pemerintah dan DPR Sepakati Polisi Aktif Dapat Mengisi Jabatan Sipil dengan Sejumlah Persyaratan Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dikabarkan telah mencapai kesepakatan terkait pengaturan penempatan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang masih aktif untuk menduduki jabatan sipil tertentu. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari pembahasan regulasi yang bertujuan memberikan kepastian hukum mengenai ruang lingkup […]

  • Polres Bangka Barat Ungkap Pengangkutan 250 Kilogram Balok Timah, Disembunyikan di Bawah Muatan Tepung Tapioka

    Polres Bangka Barat Ungkap Pengangkutan 250 Kilogram Balok Timah, Disembunyikan di Bawah Muatan Tepung Tapioka

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Polres Bangka Barat Ungkap Pengangkutan 250 Kilogram Balok Timah, Disembunyikan di Bawah Muatan Tepung Tapioka Kepolisian Resor Bangka Barat mengungkap adanya pengangkutan sekitar 250 kilogram balok timah yang disembunyikan di bawah muatan tepung tapioka. Temuan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mengungkap aktivitas pengangkutan komoditas timah yang diduga dilakukan secara tidak sesuai dengan ketentuan […]

  • Hujan Deras Mengguyur Kota Sampit Sejumlah Wilayah Terendam Banjir.

    Hujan Deras Mengguyur Kota Sampit Sejumlah Wilayah Terendam Banjir.

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Berita Polri.com. Hujan deras sejak subuh membuat sejumlah wilayah Di Kota Sampit terendam banjir.Banjir selain merendam pemukiman warga juga merendam beberapa ruas Jalan. Sumber informasi warga sebut saja, Firman (35) warga Kecamatan Mentawabaru Ketapang, kepada media ini Kamis 30/04/2026 mengatakan, Hujannya sejak subuh tadi sampai siang ini baru aja reda dan disini kalau hujan deras […]

expand_less