Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polresta Cirebon Salurkan 6.000 Liter Air Bersih ke Desa Slangit
- calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polresta Cirebon Salurkan 6.000 Liter Air Bersih ke Desa Slangit
CIREBON — Musim kemarau yang menyebabkan keterbatasan air bersih mendapat perhatian dari Polresta Cirebon. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan dasar, jajaran Polresta Cirebon menyalurkan bantuan sebanyak 6.000 liter air bersih kepada warga Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, pada Rabu (19/8/2026).
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus momentum memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Penyaluran bantuan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran personel kepolisian, unsur Forkopimcam Klangenan, serta pemerintah desa setempat.
Untuk mempercepat proses pendistribusian, Polresta Cirebon mengerahkan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) sebagai sarana pengangkutan sekaligus penyaluran air bersih kepada masyarakat. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi warga yang terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi kondisi yang menyulitkan pemenuhan kebutuhan dasar.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga Desa Slangit selama musim kemarau. Air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, baik untuk keperluan rumah tangga maupun aktivitas sehari-hari.
Tidak hanya menyalurkan air bersih, dalam kegiatan tersebut jajaran Polresta Cirebon juga membagikan makanan dan susu kepada masyarakat. Bantuan tambahan itu diberikan sebagai bentuk perhatian kepada warga yang membutuhkan sekaligus memperkuat kegiatan sosial kepolisian di tengah masyarakat.
Warga Desa Slangit menyambut baik kedatangan bantuan tersebut. Kondisi kemarau yang berlangsung membuat sebagian masyarakat harus menghadapi keterbatasan sumber air bersih. Karena itu, bantuan yang diberikan dinilai sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Polresta Cirebon, antara lain Kabag Ops Kompol Sutarja, S.H., M.H., Kasat Samapta Kompol Endang Sujana, S.H., M.M., Kasat Lantas AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasat Polair Kompol Akmadi, S.H., M.H., serta Kapolsek Klangenan Iptu Diding, S.H., M.H.
Selain jajaran kepolisian, kegiatan juga melibatkan unsur pemerintahan setempat, termasuk Camat Klangenan H. Yono Purnomo, S.Sos., M.Si., dan Kuwu Desa Slangit Apendi. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa dalam merespons kebutuhan masyarakat.
Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti penyaluran air bersih merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat semangat berbagi dan gotong royong.
Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung bagi warga yang membutuhkan, tetapi juga semakin mempererat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat. Kehadiran aparat di tengah persoalan sosial diharapkan dapat membangun rasa kebersamaan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Penyaluran bantuan air bersih di Desa Slangit berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Polresta Cirebon juga membuka peluang agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan apabila kondisi masyarakat membutuhkan dukungan, terutama di wilayah yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau.
Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial dalam menghadapi dampak kekeringan. Dengan adanya kerja sama antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat, kebutuhan dasar warga diharapkan dapat lebih cepat ditangani sehingga masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik meskipun berada dalam kondisi musim kemarau.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes




Saat ini belum ada komentar