Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Ketua BEM FH UBK Mengaku Terima Rp20 Juta dari Polisi, Polda Metro Jaya Minta Bukti dan Identitas Pemberi Dana

Ketua BEM FH UBK Mengaku Terima Rp20 Juta dari Polisi, Polda Metro Jaya Minta Bukti dan Identitas Pemberi Dana

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Ketua BEM FH UBK Mengaku Terima Rp20 Juta dari Polisi, Polda Metro Jaya Minta Bukti dan Identitas Pemberi Dana

Pernyataan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (BEM FH UBK) yang mengaku menerima dana sebesar Rp20 juta dari oknum polisi menjadi perhatian publik. Pengakuan tersebut memicu berbagai tanggapan, termasuk dari Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya yang meminta agar pihak yang menyampaikan tuduhan tersebut dapat menunjukkan bukti serta mengungkap identitas pihak yang diduga memberikan dana.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa setiap tuduhan yang ditujukan kepada institusi maupun anggota kepolisian harus disertai dengan bukti yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurut kepolisian, langkah tersebut diperlukan agar proses klarifikasi dapat dilakukan secara objektif dan tidak menimbulkan spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Pihak kepolisian menyatakan siap melakukan pemeriksaan apabila terdapat informasi yang valid terkait dugaan keterlibatan anggota dalam pemberian dana tersebut. Namun demikian, aparat menekankan bahwa proses penelusuran akan sulit dilakukan apabila tidak disertai dengan identitas pihak yang disebut memberikan uang maupun bukti pendukung lainnya.

Kasus ini menjadi sorotan karena berkaitan dengan independensi gerakan mahasiswa yang selama ini dikenal sebagai bagian dari kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah dan berbagai isu publik. Sejumlah pihak menilai bahwa apabila benar terjadi praktik pemberian dana untuk memengaruhi sikap atau aktivitas organisasi mahasiswa, maka hal tersebut perlu diusut secara transparan dan menyeluruh.

Di sisi lain, sejumlah pengamat menilai bahwa tuduhan seperti ini harus ditangani secara hati-hati. Mereka mengingatkan pentingnya asas praduga tak bersalah serta perlunya pembuktian yang kuat sebelum menarik kesimpulan terhadap pihak mana pun. Informasi yang beredar di ruang publik, menurut mereka, perlu diverifikasi melalui mekanisme yang sah agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun merugikan pihak tertentu.

Polda Metro Jaya juga menegaskan komitmennya untuk menjaga profesionalisme institusi dan tidak akan mentoleransi pelanggaran apabila memang ditemukan adanya anggota yang terbukti melakukan tindakan di luar ketentuan. Karena itu, kepolisian membuka ruang bagi siapa pun yang memiliki informasi dan bukti terkait untuk menyampaikannya melalui mekanisme yang telah tersedia.

Sementara itu, pernyataan Ketua BEM FH UBK terus menjadi perbincangan di berbagai kalangan, baik di lingkungan akademik maupun masyarakat luas. Banyak pihak menilai bahwa keterbukaan informasi dan proses klarifikasi yang transparan sangat penting agar polemik tersebut tidak berkembang menjadi informasi yang simpang siur.

Pengamat hukum menilai bahwa apabila terdapat dugaan pelanggaran, proses pembuktian harus menjadi dasar utama dalam penyelesaiannya. Setiap pihak yang terlibat memiliki hak untuk memberikan keterangan dan membela diri sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, fakta-fakta yang nantinya terungkap melalui proses klarifikasi dan pemeriksaan akan menjadi dasar dalam menentukan langkah selanjutnya.

Publik kini menantikan perkembangan lebih lanjut terkait polemik tersebut. Berbagai pihak berharap agar proses klarifikasi dilakukan secara terbuka, profesional, dan berdasarkan fakta sehingga dapat memberikan kepastian informasi kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi yang terlibat.

Jurnalis : Hanadia

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Berkedok Kemasan Beras India, Dua Tersangka Ditangkap di Jakarta

    Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Berkedok Kemasan Beras India, Dua Tersangka Ditangkap di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

      Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Berkedok Kemasan Beras India, Dua Tersangka Ditangkap di Jakarta Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jaringan internasional yang menggunakan modus penyamaran dalam kemasan beras basmati asal India. Dalam pengungkapan tersebut, aparat mengamankan dua orang tersangka berinisial T (26) dan Y (29) di sebuah rumah kos […]

  • Sinergi Polri dan Pemerintah Daerah Melalui Program BELIDA Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat

    Sinergi Polri dan Pemerintah Daerah Melalui Program BELIDA Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergi Polri dan Pemerintah Daerah Melalui Program BELIDA Perkuat Ketahanan Sosial Masyarakat Kolaborasi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan pemerintah daerah terus diperkuat melalui berbagai program yang berorientasi pada pembangunan masyarakat. Salah satu inisiatif yang mendapat perhatian adalah Program BELIDA, yang dirancang untuk mendorong ketahanan sosial sekaligus memperkuat hubungan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, […]

  • Polisi Amankan Kurir Narkotika yang Sembunyikan Sabu di Dalam Kaleng Biskuit di Jakarta Timur

    Polisi Amankan Kurir Narkotika yang Sembunyikan Sabu di Dalam Kaleng Biskuit di Jakarta Timur

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Polisi Amankan Kurir Narkotika yang Sembunyikan Sabu di Dalam Kaleng Biskuit di Jakarta Timur Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah Jakarta Timur dengan menangkap seorang kurir yang diduga membawa sabu menggunakan modus penyamaran di dalam kaleng biskuit. Penangkapan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan aparat dalam memberantas jaringan peredaran narkoba yang terus […]

  • Trump Bakal Buka Blokade Selat Hormuz, Dekati China? 30 Play Button

    Trump Bakal Buka Blokade Selat Hormuz, Dekati China?

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Trump Bakal Buka Blokade Selat Hormuz, Dekati China? Langkah Baru AS Jadi Sorotan Dunia Washington – Wacana kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kemungkinan membuka blokade di kawasan Selat Hormuz sekaligus mendekati China menjadi perhatian besar komunitas internasional. Langkah tersebut dinilai dapat mengubah peta geopolitik global, terutama dalam sektor energi, perdagangan, dan hubungan keamanan […]

  • Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional

    Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya sinkronisasi dan konsistensi perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. Hal tersebut disampaikannya secara daring dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2027 dari Jakarta, Senin (27/4/2026). Dalam kesempatan itu, Ribka menyampaikan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) […]

  • 51 Personel BKO Mabes Polri Kembali ke Kesatuan, Kapolda NTT Apresiasi Pengabdian Selama Penanganan Gempa

    51 Personel BKO Mabes Polri Kembali ke Kesatuan, Kapolda NTT Apresiasi Pengabdian Selama Penanganan Gempa

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • visibility 16
    • 0Komentar

    51 Personel BKO Mabes Polri Kembali ke Kesatuan, Kapolda NTT Apresiasi Pengabdian dalam Penanganan Gempa Sebanyak 51 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Mabes Polri yang sebelumnya ditugaskan untuk membantu penanganan dampak gempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) kini kembali ke kesatuan masing-masing. Kepulangan tersebut menandai berakhirnya masa penugasan mereka setelah menjalankan berbagai tugas kemanusiaan […]

expand_less