Istri Ungkap Detik-detik Pembunuhan Sadis di Palu, Suami dan Anak Berusia 2 Tahun Tewas Ditikam
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

Polisi menyelidiki kasus pembunuhan satu keluarga di Palu.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Istri Ungkap Detik-detik Pembunuhan Sadis di Palu, Suami dan Anak Berusia 2 Tahun Tewas Ditikam
Peristiwa pembunuhan yang menewaskan seorang pria dan anaknya yang masih berusia dua tahun di Kota Palu, Sulawesi Tengah, menyisakan luka mendalam bagi Nurhanisa (23), istri sekaligus ibu dari kedua korban. Dalam kesaksiannya, Nurhanisa menceritakan bagaimana malam yang awalnya berlangsung tenang berubah menjadi tragedi berdarah ketika seorang pria yang dikenalnya masuk ke rumah dan melakukan penyerangan secara brutal menggunakan senjata tajam.
Menurut pengakuan Nurhanisa, saat itu dirinya sedang tidur bersama keluarga di rumah mereka di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. Ia terbangun ketika hendak pergi ke kamar mandi dan melihat seseorang berada di sekitar tempat penggilingan ayam milik suaminya. Sosok tersebut kemudian dikenali sebagai AK, yang diketahui merupakan rekan kerja sang suami. Karena merasa ada yang tidak beres, Nurhanisa sempat menegur pelaku dan menanyakan alasan keberadaannya di lokasi pada malam hari.
Setelah melihat pelaku membawa dua bilah pisau yang biasa digunakan untuk memotong ayam, Nurhanisa mengaku langsung merasa takut dan berusaha kembali masuk ke dalam kamar. Namun, pelaku tiba-tiba menyerangnya menggunakan senjata tajam hingga ia mengalami sejumlah luka tusuk dan sabetan di tubuhnya. Dalam kondisi terluka, Nurhanisa menyaksikan suaminya, Jamil (32), serta anak mereka, Rizki (2), menjadi korban penyerangan yang sama. Kedua korban meninggal dunia akibat luka yang diderita, sementara Nurhanisa berhasil diselamatkan setelah mendapatkan pertolongan dan menjalani operasi di rumah sakit.
Pihak Rumah Sakit Bhayangkara Palu menyatakan kondisi Nurhanisa kini telah melewati masa kritis. Meski demikian, korban masih menjalani perawatan intensif dan membutuhkan pendampingan psikologis karena mengalami trauma berat setelah menyaksikan suami dan anaknya dibunuh di hadapan mata. Tim medis memastikan luka yang dialami tidak mengenai organ vital sehingga peluang pemulihan fisiknya cukup baik, meskipun proses penyembuhan mental diperkirakan membutuhkan waktu yang tidak singkat.
Sementara itu, kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap pelaku berinisial AK yang diduga menjadi pelaku utama pembunuhan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, AK diketahui merupakan rekan kerja korban dan menjadi orang terakhir yang bersama Jamil sebelum peristiwa berdarah tersebut terjadi. Hingga kini penyidik masih mendalami motif pelaku karena belum ditemukan adanya hubungan keluarga maupun konflik yang diketahui secara terbuka antara korban dan terduga pelaku.
Tim Satreskrim Polresta Palu bersama Unit Jatanras telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi pembunuhan tersebut. Polisi memastikan proses penyidikan akan dilakukan secara profesional dan akan menindak tegas pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila berhasil ditangkap.
Peristiwa tragis ini mengundang perhatian luas masyarakat karena menimpa satu keluarga dalam satu waktu. Banyak pihak menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta berharap pelaku segera ditangkap agar proses hukum dapat berjalan dan memberikan rasa keadilan bagi keluarga yang ditinggalkan. Aparat juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan terduga pelaku untuk segera melaporkan kepada kepolisian guna mempercepat proses penangkapan.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar