Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dugaan Penipuan Rp8,8 Miliar, Polda Bali Temukan Alat Pelebur Emas di Toko Divine

Dugaan Penipuan Rp8,8 Miliar, Polda Bali Temukan Alat Pelebur Emas di Toko Divine

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dugaan Penipuan Rp8,8 Miliar, Polda Bali Temukan Alat Pelebur Emas di Toko Divine

Polda Bali terus mendalami kasus dugaan penipuan dan penggelapan dalam transaksi emas yang menyeret manajemen Toko Divine Gems & Jewellery di Denpasar. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali melakukan penggeledahan di toko yang berada di kawasan Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, pada Selasa (29/9/2026).

Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mencari dan mengamankan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Penyidik mendatangi lokasi bersama tim Inafis dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah bagian toko selama beberapa jam.

Dari proses penggeledahan tersebut, polisi menemukan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk melebur emas. Selain itu, penyidik juga mengamankan beberapa barang dan dokumen dari lokasi yang dianggap berkaitan dengan aktivitas usaha serta perkara yang sedang ditangani.

Temuan tersebut menjadi salah satu bagian yang akan didalami penyidik untuk mengetahui bagaimana aktivitas pengolahan emas dilakukan di lokasi tersebut serta kaitannya dengan dugaan tindak pidana yang dilaporkan para korban. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap berbagai barang bukti sebelum menarik kesimpulan mengenai peran masing-masing pihak.

Kasus ini bermula dari sejumlah laporan masyarakat yang mengaku mengalami kerugian dalam transaksi emas. Berdasarkan data Polda Bali, terdapat lima laporan polisi yang telah diterima terkait perkara tersebut. Jumlah korban yang tercatat mencapai puluhan orang, dengan total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp8,8 miliar.

Salah satu pihak yang menjadi terlapor utama adalah warga negara India berinisial JKR. Selain JKR, terdapat dua warga negara Indonesia berinisial PAL dan ML yang juga tercatat sebagai terlapor. Status para pihak tersebut masih dalam proses penanganan hukum dan penyidik terus melakukan pendalaman terhadap laporan serta bukti yang telah dikumpulkan.

Dalam penggeledahan yang berlangsung sekitar tiga setengah jam, penyidik turut membawa sejumlah barang dari dalam toko. Barang yang diamankan antara lain komputer, printer, dokumen, serta berbagai benda lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Kombes Ariasandy mengatakan pihaknya masih menunggu informasi lengkap dari Ditreskrimum mengenai barang-barang yang telah diamankan dalam penggeledahan tersebut. Penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan relevansi setiap barang terhadap perkara.

Sebelumnya, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi dalam rangka mengungkap kronologi dugaan penipuan tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai pola transaksi, hubungan antara pihak-pihak yang terlibat, serta aliran barang dan dana yang menjadi bagian dari laporan para korban.

Kasus dugaan penipuan transaksi emas ini mendapat perhatian karena nilai kerugian yang dilaporkan mencapai miliaran rupiah. Polda Bali masih berupaya mengumpulkan bukti dan keterangan tambahan sebelum menentukan perkembangan penanganan perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Penyidik juga masih mendalami keberadaan dan peran masing-masing pihak yang dilaporkan. Proses tersebut mencakup pemeriksaan dokumen perusahaan, transaksi, keterangan saksi, serta barang-barang yang ditemukan dalam penggeledahan. Seluruh bukti nantinya akan dianalisis untuk memperjelas konstruksi perkara.

Dalam perkara ini, para pihak yang telah dilaporkan masih memiliki status sebagai terlapor. Penetapan status hukum selanjutnya akan bergantung pada hasil penyelidikan dan penyidikan serta kecukupan alat bukti yang diperoleh kepolisian.

Polda Bali menyatakan penanganan perkara akan terus dilakukan secara bertahap. Penggeledahan dan pengamanan barang bukti menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk mengungkap perkara secara menyeluruh sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat yang melaporkan dugaan kerugian.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respons Cepat Layanan 110 Polres Grobogan Berhasil Selesaikan Aduan Perampasan Kunci Motor Melalui Mediasi

    Respons Cepat Layanan 110 Polres Grobogan Berhasil Selesaikan Aduan Perampasan Kunci Motor Melalui Mediasi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Respons Cepat Layanan 110 Polres Grobogan Berhasil Selesaikan Aduan Perampasan Kunci Motor Melalui Mediasi Layanan darurat Kepolisian 110 kembali menunjukkan peran pentingnya dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat. Kali ini, respons sigap yang dilakukan oleh jajaran Polres Grobogan berhasil menyelesaikan laporan masyarakat terkait dugaan perampasan kunci sepeda motor melalui pendekatan mediasi yang mengedepankan musyawarah dan […]

  • Sayembara Begal dan Krisis Negara Hukum

    Sayembara Begal dan Krisis Negara Hukum

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sayembara Begal dan Krisis Negara Hukum Fenomena munculnya sayembara bagi masyarakat untuk menangkap pelaku begal kembali memicu perhatian publik. Praktik tersebut dinilai bukan sekadar bentuk kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan, melainkan juga menjadi sinyal adanya krisis kepercayaan terhadap sistem penegakan hukum. Ketika masyarakat mulai mengambil inisiatif sendiri dalam memburu pelaku kejahatan, muncul pertanyaan mengenai sejauh […]

  • Diduga Persoalan Kepemilikan Rumah, Pria di Bandung Diamankan Usai Ibu Tirinya Meninggal

    Diduga Persoalan Kepemilikan Rumah, Pria di Bandung Diamankan Usai Ibu Tirinya Meninggal

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • visibility 12
    • 0Komentar

      Diduga Persoalan Kepemilikan Rumah, Pria di Bandung Diamankan Usai Ibu Tirinya Meninggal Kasus dugaan pembunuhan terjadi di wilayah Panyileukan, Kota Bandung. Seorang perempuan berinisial Apriyanti (53) meninggal dunia setelah mengalami serangan yang diduga dilakukan oleh anak tirinya, Dean Haziq (32), di rumah tempat tinggal korban di Jalan Pamitran, Cipadung Kulon. Peristiwa tersebut terjadi pada […]

  • Demo Mahasiswa di Jakarta, Ribuan Personel Gabungan Disiagakan untuk Pengamanan

    Demo Mahasiswa di Jakarta, Ribuan Personel Gabungan Disiagakan untuk Pengamanan

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Demo Mahasiswa di Jakarta, Ribuan Personel Gabungan Disiagakan untuk Pengamanan Aparat keamanan mengerahkan sebanyak 4.576 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung di sejumlah titik di Jakarta pada Rabu, 17 Juni 2026. Ribuan personel tersebut terdiri dari unsur kepolisian, TNI, serta instansi terkait yang bertugas memastikan kegiatan penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan […]

  • Wapres Gibran Dukung Global Scholarship Summit 2026, Dorong Perluasan Akses Beasiswa bagi Generasi Muda

    Wapres Gibran Dukung Global Scholarship Summit 2026, Dorong Perluasan Akses Beasiswa bagi Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Wapres Gibran Dukung Global Scholarship Summit 2026, Dorong Perluasan Akses Beasiswa bagi Generasi Muda Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Global Scholarship Summit 2026. Dukungan tersebut disampaikan saat Wapres menerima audiensi Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia (AJBI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Dalam pertemuan tersebut, AJBI […]

  • Kapolri Mulai Ungkap Rencana Aktivitas Setelah Pensiun, Ingin Tetap Mengabdi untuk Masyarakat

    Kapolri Mulai Ungkap Rencana Aktivitas Setelah Pensiun, Ingin Tetap Mengabdi untuk Masyarakat

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Kapolri Mulai Ungkap Rencana Aktivitas Setelah Pensiun, Ingin Tetap Mengabdi untuk Masyarakat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) mulai berbicara mengenai rencana kegiatan yang akan dijalaninya setelah memasuki masa purnatugas. Pernyataan tersebut menarik perhatian publik mengingat posisi Kapolri merupakan salah satu jabatan strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional. Dalam kesempatan […]

expand_less