Maksimalkan Penanganan Karhutla Inhu, Kapolres dan Dandim Bermalam di TKP
- calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Polres Inhu dan Kodim hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) berjibaku memadamkan kebakaran lahan seluas 20 hektare di Kecamatan Cenaku.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Maksimalkan Penanganan Karhutla Inhu, Kapolres dan Dandim Bermalam di TKP
RIAU – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, terus dilakukan secara intensif. Untuk memastikan upaya pemadaman dan pengendalian berjalan maksimal, Kapolres Indragiri Hulu bersama Dandim turun langsung dan bermalam di lokasi kejadian.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk keseriusan aparat dalam menangani kebakaran yang terjadi di wilayah Inhu. Kehadiran pimpinan di lapangan diharapkan dapat mempercepat koordinasi sekaligus memastikan personel mendapatkan dukungan selama menjalankan tugas.
Kapolres dan Dandim memantau langsung perkembangan penanganan karhutla bersama personel gabungan. Kondisi di lokasi terus diperiksa untuk menentukan langkah yang diperlukan dalam mengendalikan api.
Penanganan karhutla membutuhkan koordinasi berbagai unsur karena kondisi lahan yang terbakar dapat berubah mengikuti cuaca dan arah angin. Karena itu, pemantauan secara langsung menjadi bagian penting dari upaya pengendalian.
Personel di lapangan terus melakukan upaya pemadaman sekaligus pendinginan pada area yang terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya kembali titik api setelah proses pemadaman.
Selain pemadaman, petugas juga melakukan pemantauan terhadap area di sekitar lokasi kebakaran. Hal ini diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan api meluas ke wilayah lain yang masih memiliki vegetasi kering.
Kehadiran Kapolres dan Dandim di lokasi juga memperkuat sinergi antara unsur kepolisian dan TNI. Kerja sama tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi bencana karhutla yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.
Petugas gabungan juga terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait. Informasi mengenai perkembangan kondisi lapangan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan berikutnya.
Karhutla tidak hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat apabila asap menyebar ke permukiman. Karena itu, upaya pemadaman dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan warga dan petugas.
Dalam penanganan di lapangan, personel juga diminta menjaga kondisi kesehatan dan keselamatan selama menjalankan tugas. Situasi kebakaran dapat berlangsung cukup lama sehingga membutuhkan kesiapan personel secara berkelanjutan.
Pimpinan di lapangan memastikan perkembangan penanganan terus dievaluasi. Apabila ditemukan adanya titik api baru, petugas akan melakukan langkah penanganan sesuai kondisi dan kemampuan yang tersedia.
Upaya pencegahan juga menjadi perhatian setelah kebakaran dapat dikendalikan. Masyarakat di sekitar kawasan rawan karhutla diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran.
Polres Indragiri Hulu bersama unsur terkait terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kesadaran warga dinilai menjadi salah satu kunci untuk mencegah terjadinya kebakaran, terutama saat kondisi lahan kering.
Langkah Kapolres dan Dandim bermalam di lokasi menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemantauan dari kantor, tetapi juga dengan memastikan kondisi di lapangan secara langsung.
Dengan koordinasi yang semakin kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, petugas pemadam, dan masyarakat, penanganan karhutla di Indragiri Hulu diharapkan dapat berjalan lebih efektif. Pemantauan akan terus dilakukan sampai kondisi wilayah dinyatakan aman dan tidak lagi memiliki potensi penyebaran api.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes


Saat ini belum ada komentar