Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Miris! Buruh di Cilegon Terlilit Utang Miliaran Akibat Judi Online, Berujung Kehilangan Pekerjaan

Miris! Buruh di Cilegon Terlilit Utang Miliaran Akibat Judi Online, Berujung Kehilangan Pekerjaan

  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Miris! Buruh di Cilegon Terlilit Utang Miliaran Akibat Judi Online, Berujung Kehilangan Pekerjaan

Fenomena kecanduan judi online kembali menjadi perhatian setelah terungkap kisah seorang buruh di Kota Cilegon, Banten, yang terlilit utang hingga mencapai miliaran rupiah. Kondisi tersebut tidak hanya menghancurkan kondisi keuangannya, tetapi juga berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) karena persoalan utang yang ikut mengganggu aktivitas perusahaan tempatnya bekerja. Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana judi online dapat memberikan dampak serius terhadap kehidupan pribadi, keluarga, hingga dunia kerja.

Kisah tersebut disampaikan dalam kegiatan edukasi literasi digital yang diselenggarakan Polda Banten bersama Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP KEP SPSI). Dalam kegiatan itu diungkapkan bahwa praktik judi online masih menjadi ancaman nyata di lingkungan industri karena telah menyeret sejumlah pekerja ke dalam masalah keuangan yang sangat berat.

Menurut keterangan Ketua PD FSP KEP SPSI Banten, buruh tersebut awalnya sempat memperoleh kemenangan ketika bermain judi online. Keberhasilan itu membuatnya semakin terdorong untuk terus bermain dengan nilai taruhan yang lebih besar. Namun keberuntungan tidak berlangsung lama. Kekalahan demi kekalahan membuat seluruh modal habis sehingga ia mulai mencari pinjaman untuk kembali bermain dengan harapan bisa menutup kerugiannya.

Ketika utang semakin membengkak, pekerja tersebut kemudian mengajukan pinjaman ke berbagai lembaga pembiayaan hingga pinjaman online. Akumulasi utang yang terus bertambah akhirnya mencapai nilai miliaran rupiah. Karena tidak lagi mampu membayar cicilan maupun bunga pinjaman, pihak pemberi pinjaman mulai menghubungi perusahaan tempat ia bekerja bahkan mendatangi lokasi pabrik untuk melakukan penagihan.

Situasi tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas operasional perusahaan. Setelah melalui berbagai pertimbangan, perusahaan akhirnya mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan kerja dengan pekerja tersebut karena persoalan yang ditimbulkan sudah berada di luar tanggung jawab perusahaan. Peristiwa itu menjadi pelajaran bahwa dampak kecanduan judi online tidak hanya dirasakan oleh pelaku, tetapi juga dapat memengaruhi lingkungan kerja serta produktivitas perusahaan.

Selain kasus tersebut, organisasi buruh juga mengungkap bahwa masih banyak pekerja yang mengalami kesulitan ekonomi akibat terlilit utang dari pinjaman online. Sebagian besar gaji yang diterima setiap bulan habis untuk membayar cicilan dan bunga pinjaman sehingga kebutuhan keluarga tidak lagi dapat dipenuhi secara layak. Kondisi tersebut bahkan berdampak pada menurunnya semangat bekerja dan produktivitas para pekerja.

Dalam kesempatan yang sama, Polda Banten mengingatkan bahwa kejahatan siber, termasuk judi online, pinjaman online ilegal, penipuan digital, hingga penyalahgunaan media sosial, terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, masyarakat diminta meningkatkan literasi digital agar tidak mudah menjadi korban maupun terjerumus ke dalam aktivitas ilegal yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga.

Kepolisian berharap para pekerja dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing dengan memberikan pemahaman kepada keluarga, teman, dan masyarakat mengenai bahaya judi online. Pencegahan sejak dini dinilai menjadi langkah paling efektif untuk memutus rantai kecanduan yang dapat berujung pada persoalan ekonomi, konflik keluarga, kehilangan pekerjaan, bahkan tindak kriminal akibat tekanan finansial.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Kejahatan Malam, TNI Dan Komduk Intensifkan Patroli/Siskamling

    Cegah Kejahatan Malam, TNI Dan Komduk Intensifkan Patroli/Siskamling

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Cegah Kejahatan Malam, TNI Dan Komduk Intensifkan Patroli/Siskamling Kodam Jaya, Tangerang — Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah dan mencegah potensi gangguan Kamtibmas pada malam hari, Koramil 06/Cibodas dan Koramil 09/Serut, Kodim 0506/Tgr bersama Komponen Pendukung (Komduk) melaksanakan Patroli/Siskamling di wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangsel, Selasa (22/09/2026). Patroli/Siskamling melibatkan unsur Komduk, Linmas, Ormas dan Mitra […]

  • Sinergitas TNI-Polri, Patroli Dialogis Malam Hari Diperkuat di Wilayah Tumijajar

    Sinergitas TNI-Polri, Patroli Dialogis Malam Hari Diperkuat di Wilayah Tumijajar

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergitas TNI-Polri, Patroli Dialogis Malam Hari Diperkuat di Wilayah Tumijajar Polsek Tumijajar, Polres Tulang Bawang Barat, bersama Koramil 412-05/TBU meningkatkan kegiatan patroli gabungan pada malam hari di wilayah hukum Polsek Tumijajar. Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi TNI dan Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif. Patroli dialogis dilaksanakan secara rutin […]

  • Polisi Kerahkan 9.505 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta

    Polisi Kerahkan 9.505 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Polisi Kerahkan 9.505 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta JAKARTA – Polda Metro Jaya bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan 9.505 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian demonstrasi dan kegiatan masyarakat di wilayah Jakarta pada Selasa (20/10/2026). Pengerahan personel tersebut dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung tertib, sekaligus menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas warga […]

  • 3 Hal Diketahui soal Kematian Misterius Sutrimo di Jaksel

    3 Hal Diketahui soal Kematian Misterius Sutrimo di Jaksel

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • visibility 55
    • 0Komentar

    3 Hal Diketahui soal Kematian Misterius Sutrimo di Jaksel Kasus kematian misterius seorang pria bernama Sutrimo di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, masih menjadi perhatian publik. Hingga kini, aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti meninggalnya korban yang ditemukan di depan sebuah klinik kecantikan. Sejumlah fakta awal telah berhasil dihimpun penyidik, namun polisi […]

  • Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dianiaya Oknum TNI Usai Tegur Siswa soal Kaos Kaki

    Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dianiaya Oknum TNI Usai Tegur Siswa soal Kaos Kaki

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dianiaya Oknum TNI Usai Tegur Siswa soal Kaos Kaki LAMONGAN – Seorang kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, berinisial MR, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang wali murid yang disebut-sebut merupakan anggota TNI. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (17/10/2026) di Desa Meluntur, Kecamatan Glagah, […]

  • Perempuan Diduga Disekap dan Dianiaya Selama Tiga Tahun, Korban Alami Luka Berat dan Kehilangan Penglihatan

    Perempuan Diduga Disekap dan Dianiaya Selama Tiga Tahun, Korban Alami Luka Berat dan Kehilangan Penglihatan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Perempuan Diduga Disekap dan Dianiaya Selama Tiga Tahun, Korban Alami Luka Berat dan Kehilangan Penglihatan Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di wilayah Bandung, Jawa Barat, mengundang perhatian luas masyarakat setelah korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Perempuan tersebut diduga mengalami kekerasan fisik secara berulang selama kurang lebih tiga tahun hingga menyebabkan luka serius […]

expand_less