Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Mengenang Peristiwa Kudatuli: Konflik PDI, Penangkapan Budiman Sudjatmiko, dan Hilangnya Wiji Thukul

Mengenang Peristiwa Kudatuli: Konflik PDI, Penangkapan Budiman Sudjatmiko, dan Hilangnya Wiji Thukul

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mengenang Peristiwa Kudatuli: Konflik PDI, Penangkapan Budiman Sudjatmiko, dan Hilangnya Wiji Thukul

Peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 atau yang lebih dikenal dengan istilah Kudatuli (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli) menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah politik Indonesia. Peristiwa tersebut berawal dari konflik internal Partai Demokrasi Indonesia (PDI) yang berkembang menjadi bentrokan di kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Insiden itu kemudian meluas menjadi kerusuhan di sejumlah titik di ibu kota dan meninggalkan dampak besar terhadap perjalanan demokrasi nasional.

Latar belakang Kudatuli tidak dapat dilepaskan dari persaingan kepemimpinan di tubuh PDI antara kubu Megawati Soekarnoputri dan kubu Soerjadi. Ketegangan politik yang telah berlangsung sebelumnya memuncak ketika kantor DPP PDI didatangi massa yang berupaya mengambil alih kepengurusan. Bentrokan yang terjadi kemudian melibatkan aparat keamanan dan memicu kerusuhan yang berlangsung selama beberapa hari di berbagai kawasan Jakarta.

Pasca-peristiwa tersebut, pemerintah saat itu melakukan penindakan terhadap sejumlah aktivis yang dianggap berkaitan dengan kerusuhan. Salah satu tokoh yang menjadi perhatian adalah Budiman Sudjatmiko, aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD), yang kemudian ditangkap dan diadili. Ia dijatuhi hukuman penjara setelah dinyatakan bersalah berdasarkan proses hukum yang berlangsung pada masa itu. Penangkapan Budiman menjadi salah satu simbol kuat mengenai dinamika politik menjelang berakhirnya era Orde Baru.

Selain Budiman Sudjatmiko, nama penyair dan aktivis Wiji Thukul juga tidak dapat dipisahkan dari peristiwa tersebut. Setelah berbagai aksi pro-demokrasi pada era 1990-an, Wiji Thukul dilaporkan menghilang dan hingga kini keberadaannya belum diketahui secara pasti. Kasus hilangnya Wiji Thukul masih menjadi perhatian berbagai kalangan, terutama pegiat hak asasi manusia yang terus mendorong penyelesaian terhadap berbagai dugaan pelanggaran HAM pada masa lalu.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dalam penyelidikannya menemukan adanya indikasi pelanggaran hak asasi manusia dalam peristiwa Kudatuli. Laporan tersebut mencatat adanya korban meninggal dunia, korban luka-luka, korban hilang, serta berbagai bentuk pelanggaran terhadap hak-hak sipil masyarakat. Hingga kini, berbagai pihak masih berharap adanya penyelesaian hukum yang memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi para korban maupun keluarga mereka.

Memasuki tiga dekade sejak peristiwa itu terjadi, Kudatuli masih dikenang sebagai salah satu titik balik penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Berbagai kegiatan peringatan digelar untuk mengenang para korban sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi, kebebasan berpendapat, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Sejumlah sejarawan menilai bahwa Kudatuli bukan sekadar konflik internal sebuah partai politik, melainkan peristiwa yang memberikan dampak luas terhadap perkembangan gerakan reformasi di Indonesia. Peristiwa tersebut menjadi bagian dari rangkaian dinamika politik yang kemudian mendorong lahirnya berbagai perubahan dalam sistem ketatanegaraan, kehidupan demokrasi, serta penguatan perlindungan terhadap hak-hak warga negara setelah berakhirnya pemerintahan Orde Baru.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

“`

  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bhabinkamtibmas Polsek Jatitujuh Sambangi Warga Desa Jatitujuh, Perkuat Keamanan Lingkungan

    Bhabinkamtibmas Polsek Jatitujuh Sambangi Warga Desa Jatitujuh, Perkuat Keamanan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Wartawan Berita Polri
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Majalengka – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Jatitujuh Polres Majalengka Polda Jabar melalui Bhabinkamtibmas, Moh. Thoriq Al Ghifari, melaksanakan kegiatan sambang kepada warga di Desa Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Selasa (05/05/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus upaya menjalin kedekatan dengan warga […]

  • Polisi Tangkap Dua Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Permukiman Koja, Satu Pelaku Masih Diburu

    Polisi Tangkap Dua Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Permukiman Koja, Satu Pelaku Masih Diburu

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Polisi Tangkap Dua Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Permukiman Koja, Satu Pelaku Masih Diburu Jakarta – Aparat Kepolisian berhasil menangkap dua pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pelemparan bom molotov di sebuah gang sempit kawasan permukiman Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Penangkapan tersebut dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan rekaman kamera pengawas […]

  • Polisi Tunggu Hasil Autopsi Pastikan Penyebab Kematian Dokter PPDS di Siak

    Polisi Tunggu Hasil Autopsi Pastikan Penyebab Kematian Dokter PPDS di Siak

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Rizki Ahmad Noviyandi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Polisi Tunggu Hasil Autopsi Pastikan Penyebab Kematian Dokter PPDS di Siak Kepolisian Resor (Polres) Siak masih terus mendalami kasus meninggalnya seorang dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian, Kabupaten Siak, Riau. Hingga saat ini, penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab pasti […]

  • Polisi Ungkap Fakta Baru dalam Kasus yang Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa

    Polisi Ungkap Fakta Baru dalam Kasus yang Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Polisi Ungkap Fakta Baru dalam Kasus yang Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa Polda Metro Jaya mengungkap sejumlah fakta baru terkait penanganan perkara yang menjerat Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa dalam kasus dugaan penyebaran informasi yang berkaitan dengan polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Fakta tersebut disampaikan setelah penyidik melakukan […]

  • Polri Perkuat Rekrutmen Penyandang Disabilitas, Siapkan Perluasan Ruang Jabatan Secara Bertahap

    Polri Perkuat Rekrutmen Penyandang Disabilitas, Siapkan Perluasan Ruang Jabatan Secara Bertahap

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Polri Perkuat Rekrutmen Penyandang Disabilitas, Siapkan Perluasan Ruang Jabatan Secara Bertahap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan institusi yang inklusif dengan membuka kesempatan yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk bergabung sebagai anggota kepolisian. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh warga negara untuk mengabdi kepada […]

  • Tegakkan Disiplin dan Perkokoh Sinergi, Pangdam XII/Tpr Berikan Arahan Strategis kepada Seluruh Dansat

    Tegakkan Disiplin dan Perkokoh Sinergi, Pangdam XII/Tpr Berikan Arahan Strategis kepada Seluruh Dansat

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KUBU RAYA, 27 April 2026 – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., memimpin langsung kegiatan pembinaan dan pengarahan kepada seluruh Komandan Satuan (Dansat) jajaran melalui sarana video konferensi (vicon). Acara berlangsung di Ruang Rapat Puskodalopsdam XII/Tpr, Senin (27/4/2026). Kegiatan strategis ini digelar sebagai upaya konsolidasi organisasi guna mempertegas […]

expand_less