Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Mengenang Peristiwa Kudatuli: Konflik PDI, Penangkapan Budiman Sudjatmiko, dan Hilangnya Wiji Thukul

Mengenang Peristiwa Kudatuli: Konflik PDI, Penangkapan Budiman Sudjatmiko, dan Hilangnya Wiji Thukul

  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mengenang Peristiwa Kudatuli: Konflik PDI, Penangkapan Budiman Sudjatmiko, dan Hilangnya Wiji Thukul

Peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 atau yang lebih dikenal dengan istilah Kudatuli (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli) menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah politik Indonesia. Peristiwa tersebut berawal dari konflik internal Partai Demokrasi Indonesia (PDI) yang berkembang menjadi bentrokan di kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Insiden itu kemudian meluas menjadi kerusuhan di sejumlah titik di ibu kota dan meninggalkan dampak besar terhadap perjalanan demokrasi nasional.

Latar belakang Kudatuli tidak dapat dilepaskan dari persaingan kepemimpinan di tubuh PDI antara kubu Megawati Soekarnoputri dan kubu Soerjadi. Ketegangan politik yang telah berlangsung sebelumnya memuncak ketika kantor DPP PDI didatangi massa yang berupaya mengambil alih kepengurusan. Bentrokan yang terjadi kemudian melibatkan aparat keamanan dan memicu kerusuhan yang berlangsung selama beberapa hari di berbagai kawasan Jakarta.

Pasca-peristiwa tersebut, pemerintah saat itu melakukan penindakan terhadap sejumlah aktivis yang dianggap berkaitan dengan kerusuhan. Salah satu tokoh yang menjadi perhatian adalah Budiman Sudjatmiko, aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD), yang kemudian ditangkap dan diadili. Ia dijatuhi hukuman penjara setelah dinyatakan bersalah berdasarkan proses hukum yang berlangsung pada masa itu. Penangkapan Budiman menjadi salah satu simbol kuat mengenai dinamika politik menjelang berakhirnya era Orde Baru.

Selain Budiman Sudjatmiko, nama penyair dan aktivis Wiji Thukul juga tidak dapat dipisahkan dari peristiwa tersebut. Setelah berbagai aksi pro-demokrasi pada era 1990-an, Wiji Thukul dilaporkan menghilang dan hingga kini keberadaannya belum diketahui secara pasti. Kasus hilangnya Wiji Thukul masih menjadi perhatian berbagai kalangan, terutama pegiat hak asasi manusia yang terus mendorong penyelesaian terhadap berbagai dugaan pelanggaran HAM pada masa lalu.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dalam penyelidikannya menemukan adanya indikasi pelanggaran hak asasi manusia dalam peristiwa Kudatuli. Laporan tersebut mencatat adanya korban meninggal dunia, korban luka-luka, korban hilang, serta berbagai bentuk pelanggaran terhadap hak-hak sipil masyarakat. Hingga kini, berbagai pihak masih berharap adanya penyelesaian hukum yang memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi para korban maupun keluarga mereka.

Memasuki tiga dekade sejak peristiwa itu terjadi, Kudatuli masih dikenang sebagai salah satu titik balik penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Berbagai kegiatan peringatan digelar untuk mengenang para korban sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi, kebebasan berpendapat, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Sejumlah sejarawan menilai bahwa Kudatuli bukan sekadar konflik internal sebuah partai politik, melainkan peristiwa yang memberikan dampak luas terhadap perkembangan gerakan reformasi di Indonesia. Peristiwa tersebut menjadi bagian dari rangkaian dinamika politik yang kemudian mendorong lahirnya berbagai perubahan dalam sistem ketatanegaraan, kehidupan demokrasi, serta penguatan perlindungan terhadap hak-hak warga negara setelah berakhirnya pemerintahan Orde Baru.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

“`

  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil CKG Ungkap 2,2 Juta Anak Indonesia Alami Tekanan Darah di Atas Normal, Pola Hidup Jadi Sorotan

    Hasil CKG Ungkap 2,2 Juta Anak Indonesia Alami Tekanan Darah di Atas Normal, Pola Hidup Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Hasil CKG Ungkap 2,2 Juta Anak Indonesia Alami Tekanan Darah di Atas Normal, Pola Hidup Jadi Sorotan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dijalankan Kementerian Kesehatan kembali mengungkap temuan yang menjadi perhatian serius. Berdasarkan hasil pemeriksaan hingga akhir Juli 2026, sekitar 2,2 juta anak usia sekolah di Indonesia terdeteksi memiliki tekanan darah di atas batas […]

  • Ditresnarkoba Polda Kepri berhasil ungkap peredaran Narkotika jenis Ganja jaringan Aceh – Batam,

    Ditresnarkoba Polda Kepri berhasil ungkap peredaran Narkotika jenis Ganja jaringan Aceh – Batam,

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • visibility 42
    • 0Komentar

      Batam – Kepri — Ditresnarkoba Polda Kepri kembali berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis ganja di wilayah Kota Batam. Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial K.M. als A. als C. beserta barang bukti narkotika jenis ganja dengan berat brutto 500 gram. Jumat (5/6/2026). Dalam keterangannya, Dirresnarkoba Polda Kepri […]

  • Hadapi Medan Sulit, Satgas Karhutla Polda Sumsel Padamkan Api di Pemulutan

    Hadapi Medan Sulit, Satgas Karhutla Polda Sumsel Padamkan Api di Pemulutan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Hadapi Medan Sulit, Satgas Karhutla Polda Sumsel Padamkan Api di Pemulutan Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Polda Sumatera Selatan terus melakukan upaya pemadaman kebakaran yang terjadi di wilayah Pemulutan. Petugas harus menghadapi kondisi medan yang cukup sulit untuk menjangkau titik api dan memastikan kebakaran tidak semakin meluas. Proses pemadaman dilakukan dengan […]

  • Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Dua Orang Membawa Benda Tajam Saat Demo Mahasiswa

    Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Dua Orang Membawa Benda Tajam Saat Demo Mahasiswa

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • visibility 22
    • 0Komentar

      Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Dua Orang Membawa Benda Tajam Saat Demo Mahasiswa JAKARTA — Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan pemeriksaan terhadap dua orang yang diamankan ketika berada di sekitar lokasi aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta. Keduanya menjadi perhatian setelah petugas menemukan benda tajam yang dibawa saat mereka menuju kawasan berlangsungnya aksi. Kabid Humas […]

  • Kodim 0506/Tangerang Bergerak Atasi Dampak Debu Vulkanik Anak Gunung Krakatau

    Kodim 0506/Tangerang Bergerak Atasi Dampak Debu Vulkanik Anak Gunung Krakatau

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Kodim 0506/Tangerang Bergerak Atasi Dampak Debu Vulkanik Anak Gunung Krakatau Kodam Jaya, Tangerang – Kodim 0506/Tangerang bersama jajaran Koramil dan instansi terkait melaksanakan penyemprotan air di sejumlah wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengurangi dampak debu vulkanik yang muncul akibat aktivitas Anak Gunung Krakatau. Penyemprotan air dilaksanakan […]

  • Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Temuan Mayat Bayi di TPU Susukan Jakarta Timur

    Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Temuan Mayat Bayi di TPU Susukan Jakarta Timur

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Temuan Mayat Bayi di TPU Susukan Jakarta Timur Kepolisian terus mendalami kasus penemuan jasad bayi perempuan yang ditemukan di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Susukan, Ciracas, Jakarta Timur. Dalam perkembangan terbaru, penyidik telah memeriksa tiga orang saksi guna mengungkap identitas pelaku serta mengetahui kronologi lengkap peristiwa yang menggegerkan warga tersebut. […]

expand_less