Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Mengenang Peristiwa Kudatuli: Konflik PDI, Penangkapan Budiman Sudjatmiko, dan Hilangnya Wiji Thukul

Mengenang Peristiwa Kudatuli: Konflik PDI, Penangkapan Budiman Sudjatmiko, dan Hilangnya Wiji Thukul

  • calendar_month 42 menit yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mengenang Peristiwa Kudatuli: Konflik PDI, Penangkapan Budiman Sudjatmiko, dan Hilangnya Wiji Thukul

Peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 atau yang lebih dikenal dengan istilah Kudatuli (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli) menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah politik Indonesia. Peristiwa tersebut berawal dari konflik internal Partai Demokrasi Indonesia (PDI) yang berkembang menjadi bentrokan di kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Insiden itu kemudian meluas menjadi kerusuhan di sejumlah titik di ibu kota dan meninggalkan dampak besar terhadap perjalanan demokrasi nasional.

Latar belakang Kudatuli tidak dapat dilepaskan dari persaingan kepemimpinan di tubuh PDI antara kubu Megawati Soekarnoputri dan kubu Soerjadi. Ketegangan politik yang telah berlangsung sebelumnya memuncak ketika kantor DPP PDI didatangi massa yang berupaya mengambil alih kepengurusan. Bentrokan yang terjadi kemudian melibatkan aparat keamanan dan memicu kerusuhan yang berlangsung selama beberapa hari di berbagai kawasan Jakarta.

Pasca-peristiwa tersebut, pemerintah saat itu melakukan penindakan terhadap sejumlah aktivis yang dianggap berkaitan dengan kerusuhan. Salah satu tokoh yang menjadi perhatian adalah Budiman Sudjatmiko, aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD), yang kemudian ditangkap dan diadili. Ia dijatuhi hukuman penjara setelah dinyatakan bersalah berdasarkan proses hukum yang berlangsung pada masa itu. Penangkapan Budiman menjadi salah satu simbol kuat mengenai dinamika politik menjelang berakhirnya era Orde Baru.

Selain Budiman Sudjatmiko, nama penyair dan aktivis Wiji Thukul juga tidak dapat dipisahkan dari peristiwa tersebut. Setelah berbagai aksi pro-demokrasi pada era 1990-an, Wiji Thukul dilaporkan menghilang dan hingga kini keberadaannya belum diketahui secara pasti. Kasus hilangnya Wiji Thukul masih menjadi perhatian berbagai kalangan, terutama pegiat hak asasi manusia yang terus mendorong penyelesaian terhadap berbagai dugaan pelanggaran HAM pada masa lalu.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dalam penyelidikannya menemukan adanya indikasi pelanggaran hak asasi manusia dalam peristiwa Kudatuli. Laporan tersebut mencatat adanya korban meninggal dunia, korban luka-luka, korban hilang, serta berbagai bentuk pelanggaran terhadap hak-hak sipil masyarakat. Hingga kini, berbagai pihak masih berharap adanya penyelesaian hukum yang memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi para korban maupun keluarga mereka.

Memasuki tiga dekade sejak peristiwa itu terjadi, Kudatuli masih dikenang sebagai salah satu titik balik penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Berbagai kegiatan peringatan digelar untuk mengenang para korban sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi, kebebasan berpendapat, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Sejumlah sejarawan menilai bahwa Kudatuli bukan sekadar konflik internal sebuah partai politik, melainkan peristiwa yang memberikan dampak luas terhadap perkembangan gerakan reformasi di Indonesia. Peristiwa tersebut menjadi bagian dari rangkaian dinamika politik yang kemudian mendorong lahirnya berbagai perubahan dalam sistem ketatanegaraan, kehidupan demokrasi, serta penguatan perlindungan terhadap hak-hak warga negara setelah berakhirnya pemerintahan Orde Baru.

Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi

“`

  • Penulis: Rizki Ahmad Noviyandi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Strategis Papua Digelar, Kemendagri Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran bagi OAP

    Forum Strategis Papua Digelar, Kemendagri Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran bagi OAP

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Wartawan Berita Polri
    • visibility 53
    • 0Komentar

      Senin, 11 Mei 2026 Timika — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua harus difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan peningkatan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP). Karena itu, pemerintah daerah (Pemda) di Tanah Papua diminta memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.   Hal tersebut disampaikan Staf Khusus […]

  • Heroik! Ditpolairud PMJ Selamatkan 11 Pemancing dari Kapal Bocor di Tanjung Priok

    Heroik! Ditpolairud PMJ Selamatkan 11 Pemancing dari Kapal Bocor di Tanjung Priok

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Wartawan Berita Polri
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta – Aksi cepat anggota Ditpolairud Polda Metro Jaya menyelamatkan 11 orang dari kapal pancing yang bocor di perairan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Peristiwa terjadi pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Kapal pancing bernama JODY II dilaporkan mengalami kebocoran di alur pelabuhan luar dam Tanjung Priok setelah […]

  • KSP: Sebanyak 59 Jaringan Narkotika Berhasil Diungkap dalam Setahun, Pemerintah Perkuat Perang Melawan Narkoba

    KSP: Sebanyak 59 Jaringan Narkotika Berhasil Diungkap dalam Setahun, Pemerintah Perkuat Perang Melawan Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 23
    • 0Komentar

    KSP: Sebanyak 59 Jaringan Narkotika Berhasil Diungkap dalam Setahun, Pemerintah Perkuat Perang Melawan Narkoba Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika di Indonesia. Dalam momentum peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Dudung mengungkapkan bahwa selama satu tahun terakhir aparat penegak hukum berhasil membongkar sebanyak 59 jaringan sindikat narkotika yang […]

  • Polda Kalteng Amankan 9 Tersangka” Kasus Dugaan Penimbun BBM.

    Polda Kalteng Amankan 9 Tersangka” Kasus Dugaan Penimbun BBM.

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Wartawan Berita Polri
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Berita Polri.com. PalangkaRaya. Sembilan orang tersangka dengan 6 laporan polisi terkait dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) diamankan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng). Seluruh kasus tersebut kini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan untuk memastikan adanya unsur tindak pidana yang berpotensi merugikan masyarakat dan negara. Kapolda Kalteng, Irjen. Pol. Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa para […]

  • Polres Pekalongan Kawal Ketat Audiensi Pemuda Desa Sembungjambu, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

    Polres Pekalongan Kawal Ketat Audiensi Pemuda Desa Sembungjambu, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 64
    • 0Komentar

    PEKALONGAN – Kegiatan audiensi antara Pemuda Desa Sembungjambu Bersatu dengan pemerintah desa berlangsung pada Selasa (14/4/2026) siang, di Balai Desa Sembungjambu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini menjadi forum terbuka bagi pemuda untuk menyampaikan aspirasi sekaligus klarifikasi terhadap berbagai program dan kebijakan desa. Audiensi tersebut dihadiri sejumlah pejabat, diantaranya Kabag Ops Polres Pekalongan Kompol M. […]

  • Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    Remote Ready: Essential Tech Tools for the Digital Nomad

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Lili Cheng
    • visibility 361
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

expand_less