Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Sahroni Desak Audit Menyeluruh Kebun Binatang Usai Terungkap Dugaan Korupsi Dana Satwa

Sahroni Desak Audit Menyeluruh Kebun Binatang Usai Terungkap Dugaan Korupsi Dana Satwa

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sahroni Desak Audit Menyeluruh Kebun Binatang Usai Terungkap Dugaan Korupsi Dana Satwa

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendesak dilakukannya audit menyeluruh terhadap pengelolaan kebun binatang milik pemerintah daerah setelah terungkap dugaan korupsi dana operasional dan pakan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Desakan tersebut muncul menyusul penetapan mantan Direktur Utama PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya, Choirul Anwar, sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara sekitar Rp10,2 miliar.

Menurut Sahroni, dugaan penyalahgunaan anggaran yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pakan, perawatan, dan kesejahteraan satwa merupakan tindakan yang sangat serius. Ia menilai praktik tersebut tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung terhadap kelangsungan hidup satwa yang sepenuhnya bergantung pada pengelola kebun binatang. Oleh karena itu, aparat penegak hukum diminta mengusut perkara tersebut secara tuntas dan menjatuhkan hukuman maksimal kepada pihak yang terbukti bersalah.

Selain mendorong proses hukum berjalan secara tegas, Sahroni meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kejaksaan, serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan audit terhadap seluruh kebun binatang yang dikelola pemerintah daerah di Indonesia. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan, akuntabel, serta benar-benar digunakan bagi kepentingan konservasi dan kesejahteraan satwa.

Kasus yang menjerat mantan Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya bermula dari hasil penyelidikan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur terhadap pengelolaan keuangan perusahaan selama periode 2016 hingga 2024. Dalam penyidikan tersebut, tersangka diduga menyalahgunakan kewenangannya dengan menggunakan anggaran perusahaan untuk kepentingan pribadi, melakukan pengeluaran di luar peruntukan, serta membuat sejumlah transaksi yang tidak sesuai dengan ketentuan. Kerugian negara sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp10,2 miliar, dengan sebagian besar dana diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena dana yang diduga diselewengkan berasal dari anggaran yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pakan, kesehatan, serta pemeliharaan satwa. Sejumlah pihak menilai bahwa penyalahgunaan anggaran di sektor konservasi memiliki dampak yang lebih luas karena menyangkut kelangsungan hidup hewan serta fungsi kebun binatang sebagai pusat edukasi, penelitian, dan pelestarian satwa.

Pengamat tata kelola pemerintahan menilai audit menyeluruh terhadap lembaga konservasi dapat menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem pengawasan. Selain mengevaluasi penggunaan anggaran, audit juga diharapkan mampu mengidentifikasi kelemahan dalam sistem administrasi, pengadaan barang dan jasa, serta mekanisme pengawasan internal sehingga potensi penyimpangan dapat dicegah sejak dini.

Pemerintah daerah sebagai pemilik sejumlah kebun binatang juga didorong untuk meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan dan memperkuat sistem pengendalian internal. Dengan tata kelola yang lebih baik, lembaga konservasi diharapkan mampu menjalankan fungsi utamanya dalam melindungi satwa, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta mendukung program pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia.

Hingga saat ini, proses penyidikan kasus dugaan korupsi di Kebun Binatang Surabaya masih terus berlangsung. Aparat penegak hukum membuka kemungkinan untuk mendalami keterlibatan pihak lain apabila ditemukan bukti tambahan dalam proses penyidikan. DPR pun menyatakan akan terus mengawal penanganan perkara tersebut agar berjalan secara transparan dan memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana korupsi, khususnya yang berkaitan dengan dana konservasi dan kesejahteraan satwa.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komplotan Begal Beraksi Dua Hari Berturut-turut di Bekasi, Pencari Nafkah Jadi Sasaran, Seorang Driver Ojol Tewas

    Komplotan Begal Beraksi Dua Hari Berturut-turut di Bekasi, Pencari Nafkah Jadi Sasaran, Seorang Driver Ojol Tewas

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 14
    • 0Komentar

      Komplotan Begal Beraksi Dua Hari Berturut-turut di Bekasi, Pencari Nafkah Jadi Sasaran, Seorang Driver Ojol Tewas Aksi kejahatan jalanan kembali menjadi perhatian masyarakat setelah komplotan begal dilaporkan melakukan serangkaian aksi di wilayah Bekasi dalam dua hari berturut-turut. Para pelaku diduga menyasar warga yang tengah mencari nafkah, termasuk seorang pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi […]

  • Ditbinmas Polda Jabar Laksanakan Pembinaan Komunitas dan Organisasi Masyarakat di Majalengka

    Ditbinmas Polda Jabar Laksanakan Pembinaan Komunitas dan Organisasi Masyarakat di Majalengka

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Majalengka,— Direktorat Binmas Polda Jawa Barat melalui Subdit Binpolmas melaksanakan kegiatan Pembinaan Komunitas Masyarakat (Binkommas) dan Organisasi Sosial Masyarakat (Binorsosmas) yang bertempat di Aula Kanya Wasistha Tatag Trawang Tungga Polres Majalengka, pada Kamis (16/4/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Jabar, AKBP M. Darmawan, S.E., M.H., bersama Kasi Kommas Ditbinmas Polda Jabar, KOMPOL […]

  • Anggota komisi l, DPRD Kabupaten Lingga Samaudi S, Pd, menghadiri peresmian Objek Wisata Air Nangak, Desa batu kacang Resmi Di bukak,

    Anggota komisi l, DPRD Kabupaten Lingga Samaudi S, Pd, menghadiri peresmian Objek Wisata Air Nangak, Desa batu kacang Resmi Di bukak,

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 23
    • 0Komentar

      Lingga – Kepri — Pemerintah Desa Batu Kacang melaksanakan kegiatan Peresmian Wisata Air Nangak yang berada di Desa Batu Kacang kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga.Kepri, Senin (25-5-2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lingga Drs. Zainal Abidin, mewakili Bupati Lingga,.Anggota komisi l, DPRD Samsudi,S,Pd, Kapolsek Dabo Singkep, Ketua FKUB Kabupaten […]

  • Transformasi Posyandu: Pelayanan 6 SPM Serentak Digelar di Kecamatan Singkep Selatan

    Transformasi Posyandu: Pelayanan 6 SPM Serentak Digelar di Kecamatan Singkep Selatan

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Wartawan Berita Polri
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Lingga — Kepri – Pemerintah Kecamatan Singkep Selatan bersama Puskesmas Resang, Kelurahan dan Desa Se- Kecamatan Singkep Selatan, Kegiatan Transformasi Posyandu dengan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang digelar secara serentak di seluruh Posyandu Se- Kabupaten Lingga, Rabu (29/04/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat, dengan mengintegrasikan berbagai sektor […]

  • Polri Bentuk Polresta Baru di Ibu Kota Nusantara, Perkuat Pelayanan dan Pengamanan Wilayah Strategis

    Polri Bentuk Polresta Baru di Ibu Kota Nusantara, Perkuat Pelayanan dan Pengamanan Wilayah Strategis

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 19
    • 0Komentar

      Polri Bentuk Polresta Baru di Ibu Kota Nusantara, Perkuat Pelayanan dan Pengamanan Wilayah Strategis Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membentuk Kepolisian Resor Kota (Polresta) baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Pembentukan satuan kewilayahan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Polri dalam memperkuat pelayanan kepolisian sekaligus menyesuaikan struktur organisasi […]

  • Prabowo Resmikan UU Polri, Pakar Optimistis Korps Bhayangkara Makin Modern dan Presisi

    Prabowo Resmikan UU Polri, Pakar Optimistis Korps Bhayangkara Makin Modern dan Presisi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Jurnalis Berita Polri
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Prabowo Resmikan UU Polri, Pakar Optimistis Korps Bhayangkara Makin Modern dan Presisi Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kehadiran regulasi terbaru tersebut dinilai menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat transformasi Polri agar semakin profesional, modern, dan mampu […]

expand_less