Damkar Sukabumi Gunakan Teknik Unik Selamatkan Sapi 500 Kilogram yang Terjebak di Sumur Tua
- calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Damkar Sukabumi Gunakan Teknik Unik Selamatkan Sapi 500 Kilogram yang Terjebak di Sumur Tua
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Sukabumi kembali menunjukkan kreativitas dalam menjalankan tugas penyelamatan. Kali ini, personel Pos IX Sagaranten berhasil mengevakuasi seekor sapi pejantan berbobot sekitar 500 kilogram yang terperosok ke dalam sumur tua sedalam enam meter di Kampung Cihaur, Desa Curugluhur, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Proses evakuasi tersebut menarik perhatian karena dilakukan dengan metode yang tidak biasa, yakni memanfaatkan prinsip daya apung air untuk mengangkat tubuh sapi ke permukaan.
Peristiwa bermula ketika sapi milik seorang warga bernama Gojali sedang digembalakan di sekitar lokasi kejadian. Diduga tali pengikat yang digunakan terlepas sehingga sapi berjalan sendiri menuju arah kandang yang berjarak tidak jauh dari lokasi. Namun nahas, hewan tersebut tidak menyadari keberadaan sumur tua yang tertutup semak sehingga akhirnya terjatuh ke dasar sumur dengan kedalaman sekitar enam meter. Warga yang mengetahui kejadian itu segera menghubungi petugas Damkar untuk meminta bantuan evakuasi.
Setibanya di lokasi, tim penyelamat langsung melakukan penilaian terhadap kondisi medan. Ruang sumur yang sempit serta bobot sapi yang mencapai setengah ton membuat proses penarikan secara manual dinilai sangat berisiko, baik bagi keselamatan petugas maupun hewan tersebut. Setelah berdiskusi, petugas memutuskan menggunakan teknik penggenangan, yaitu memenuhi sumur dengan air agar tubuh sapi dapat mengapung secara perlahan mendekati bibir sumur.
Untuk melaksanakan metode tersebut, petugas mengerahkan pasokan air dari tiga tangki mobil pemadam kebakaran. Air terus dipompa ke dalam sumur hingga permukaannya meningkat secara bertahap. Seiring bertambahnya volume air, tubuh sapi mulai terangkat ke atas berkat gaya apung. Setelah posisi sapi cukup dekat dengan bibir sumur, petugas memasang tali webbing dan menggunakan alat derek untuk mengangkat hewan tersebut secara perlahan hingga berhasil dikeluarkan dengan selamat.
Seluruh proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Meskipun berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup, sapi mengalami cedera pada bagian kaki belakang yang diduga akibat benturan keras saat pertama kali terjatuh ke dalam sumur. Sementara itu, seluruh personel Damkar yang terlibat dalam operasi penyelamatan dipastikan berada dalam kondisi selamat tanpa mengalami cedera.
Keberhasilan evakuasi tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena menunjukkan kemampuan petugas dalam mengambil keputusan cepat berdasarkan kondisi lapangan. Teknik penggenangan yang digunakan menjadi solusi efektif ketika metode penarikan biasa tidak memungkinkan dilakukan. Pendekatan tersebut juga meminimalkan risiko cedera tambahan pada hewan sekaligus menjaga keselamatan personel penyelamat.
Peristiwa ini kembali memperlihatkan bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan yang membutuhkan kreativitas, kemampuan teknis, serta kerja sama tim. Dengan pengalaman dan inovasi yang dimiliki, petugas Damkar terus membuktikan perannya sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, termasuk dalam penyelamatan hewan yang mengalami keadaan darurat.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes

Saat ini belum ada komentar