Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Batik Air Buka Suara Terkait Insiden Power Bank Meledak di Kabin Pesawat, Seluruh Penumpang Dipastikan Selamat

Batik Air Buka Suara Terkait Insiden Power Bank Meledak di Kabin Pesawat, Seluruh Penumpang Dipastikan Selamat

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Batik Air Buka Suara Terkait Insiden Power Bank Meledak di Kabin Pesawat, Seluruh Penumpang Dipastikan Selamat

Maskapai Batik Air memberikan penjelasan resmi terkait insiden power bank yang mengeluarkan asap dan terbakar di dalam kabin salah satu penerbangannya. Peristiwa tersebut terjadi saat pesawat sedang mengudara dan langsung mendapat penanganan cepat dari awak kabin sesuai dengan prosedur keselamatan penerbangan yang berlaku. Berkat respons sigap kru pesawat, situasi berhasil dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar dan seluruh penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.

Manajemen Batik Air menjelaskan bahwa sumber asap berasal dari sebuah power bank milik penumpang yang diduga mengalami gangguan pada baterai lithium. Awak kabin yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan tindakan pengamanan dengan mengisolasi perangkat, memadamkan sumber panas, serta memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman. Langkah cepat tersebut dilakukan sesuai standar operasional penanganan keadaan darurat di dalam pesawat.

Maskapai memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun penumpang yang mengalami luka serius akibat insiden tersebut. Setelah kondisi berhasil dikendalikan, penerbangan tetap dapat dilanjutkan hingga mendarat dengan selamat di bandara tujuan. Selama proses penanganan, awak kabin juga memberikan arahan kepada seluruh penumpang agar tetap tenang dan mengikuti instruksi demi menjaga keselamatan bersama.

Batik Air turut mengingatkan seluruh penumpang agar selalu mematuhi ketentuan mengenai penggunaan power bank selama penerbangan. Perangkat penyimpanan daya berbasis baterai lithium memiliki potensi mengalami panas berlebih atau korsleting apabila digunakan secara tidak tepat. Oleh karena itu, maskapai mengimbau agar power bank tidak digunakan untuk mengisi daya perangkat elektronik selama penerbangan apabila aturan maskapai melarangnya, serta selalu berada dalam pengawasan pemilik selama berada di kabin.

Selain itu, maskapai menegaskan bahwa setiap penumpang wajib membawa power bank sesuai batas kapasitas yang telah ditetapkan dalam regulasi penerbangan. Power bank tidak diperbolehkan dimasukkan ke bagasi tercatat karena baterai lithium memiliki risiko kebakaran apabila mengalami kerusakan atau hubungan arus pendek. Penempatan perangkat di dalam kabin bertujuan agar awak pesawat dapat segera mengambil tindakan apabila terjadi keadaan darurat.

Insiden tersebut menjadi pengingat penting mengenai keselamatan penerbangan dan perlunya kepatuhan terhadap aturan membawa perangkat elektronik berbaterai. Industri penerbangan di berbagai negara juga telah menerapkan regulasi ketat terkait penggunaan power bank untuk meminimalkan risiko yang dapat membahayakan keselamatan penumpang maupun awak pesawat selama penerbangan berlangsung.

Batik Air menyatakan akan terus melakukan evaluasi serta meningkatkan sosialisasi mengenai prosedur keselamatan kepada penumpang. Maskapai berharap seluruh pengguna jasa penerbangan dapat memahami pentingnya mematuhi aturan yang berlaku sehingga setiap penerbangan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan selamat hingga tujuan.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less