Polres Metro Jakarta Barat Klarifikasi Video Viral Polisi Diduga Nonton Bola Saat Warga Hendak Melapor Dugaan KDRT
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polres Metro Jakarta Barat Klarifikasi Video Viral Polisi Diduga Nonton Bola Saat Warga Hendak Melapor Dugaan KDRT
Sebuah video yang beredar luas di media sosial memicu perhatian publik setelah memperlihatkan sejumlah anggota kepolisian di Polsek Cengkareng, Jakarta Barat, diduga sedang menyaksikan pertandingan sepak bola ketika seorang warga datang untuk melaporkan dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Video tersebut memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat yang mempertanyakan pelayanan kepolisian terhadap warga yang membutuhkan bantuan hukum secara cepat.
Menanggapi video yang viral tersebut, Polres Metro Jakarta Barat segera memberikan penjelasan resmi. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, menegaskan bahwa narasi yang berkembang di media sosial tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Menurutnya, anggota polisi yang terlihat sedang menyaksikan pertandingan sepak bola bukan merupakan personel yang bertugas menerima laporan masyarakat pada saat itu, melainkan Perwira Pengawas (Pawas) beserta sejumlah anggota yang tengah bersiap mengikuti apel razia stasioner di wilayah Cengkareng.
Berdasarkan penjelasan kepolisian, peristiwa tersebut bermula ketika seorang perempuan datang ke Polsek Cengkareng pada malam hari untuk melaporkan dugaan tindak kekerasan yang dialaminya. Namun sebelum kedatangannya, petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sedang menangani laporan lain yang lebih dahulu diterima, yakni kasus pencurian kendaraan bermotor. Karena adanya dua laporan yang masuk hampir bersamaan, petugas kemudian menghubungi piket Reserse Kriminal agar kedua laporan dapat ditangani sesuai prosedur.
Pihak kepolisian menjelaskan bahwa pelapor diminta menunggu beberapa saat karena penyidik masih menyelesaikan penanganan laporan yang lebih dahulu masuk. Tidak lama kemudian, sirene apel siaga berbunyi sebagai tanda dimulainya kegiatan pengamanan rutin. Pada saat bersamaan, perempuan yang hendak melapor tersebut memilih meninggalkan kantor polisi tanpa menyampaikan pemberitahuan kepada petugas dan tanpa sempat membuat laporan resmi. Setelah meninggalkan lokasi, video yang memperlihatkan sejumlah anggota polisi tersebut kemudian diunggah ke media sosial hingga menjadi viral.
AKP Wisnu Wirawan menegaskan bahwa tidak ada unsur pengabaian terhadap masyarakat sebagaimana yang ramai diperbincangkan. Ia menyebut seluruh anggota yang bertugas tetap menjalankan fungsi pelayanan sesuai dengan tugas masing-masing, sementara personel yang tampak dalam video memiliki agenda berbeda dan bukan petugas yang menangani pelapor secara langsung. Pihak Polsek Cengkareng juga telah memberikan klarifikasi melalui media sosial serta menghubungi pengunggah video untuk menjelaskan kronologi kejadian secara utuh.
Polres Metro Jakarta Barat memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan suatu peristiwa hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial tanpa mengetahui keseluruhan kronologi. Informasi yang tidak utuh berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memengaruhi kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Selain itu, masyarakat yang mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana, termasuk kasus kekerasan dalam rumah tangga, diimbau segera menghubungi layanan darurat Kepolisian 110 atau mendatangi kantor polisi terdekat agar laporan dapat segera ditindaklanjuti. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang profesional, cepat, serta menjamin perlindungan hukum bagi seluruh masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jurnalis : Nurul
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar