Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polres Metro Jakarta Barat Klarifikasi Video Viral Polisi Diduga Nonton Bola Saat Warga Hendak Melapor Dugaan KDRT

Polres Metro Jakarta Barat Klarifikasi Video Viral Polisi Diduga Nonton Bola Saat Warga Hendak Melapor Dugaan KDRT

  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Polres Metro Jakarta Barat Klarifikasi Video Viral Polisi Diduga Nonton Bola Saat Warga Hendak Melapor Dugaan KDRT

Sebuah video yang beredar luas di media sosial memicu perhatian publik setelah memperlihatkan sejumlah anggota kepolisian di Polsek Cengkareng, Jakarta Barat, diduga sedang menyaksikan pertandingan sepak bola ketika seorang warga datang untuk melaporkan dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Video tersebut memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat yang mempertanyakan pelayanan kepolisian terhadap warga yang membutuhkan bantuan hukum secara cepat.

Menanggapi video yang viral tersebut, Polres Metro Jakarta Barat segera memberikan penjelasan resmi. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, menegaskan bahwa narasi yang berkembang di media sosial tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Menurutnya, anggota polisi yang terlihat sedang menyaksikan pertandingan sepak bola bukan merupakan personel yang bertugas menerima laporan masyarakat pada saat itu, melainkan Perwira Pengawas (Pawas) beserta sejumlah anggota yang tengah bersiap mengikuti apel razia stasioner di wilayah Cengkareng.

Berdasarkan penjelasan kepolisian, peristiwa tersebut bermula ketika seorang perempuan datang ke Polsek Cengkareng pada malam hari untuk melaporkan dugaan tindak kekerasan yang dialaminya. Namun sebelum kedatangannya, petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sedang menangani laporan lain yang lebih dahulu diterima, yakni kasus pencurian kendaraan bermotor. Karena adanya dua laporan yang masuk hampir bersamaan, petugas kemudian menghubungi piket Reserse Kriminal agar kedua laporan dapat ditangani sesuai prosedur.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa pelapor diminta menunggu beberapa saat karena penyidik masih menyelesaikan penanganan laporan yang lebih dahulu masuk. Tidak lama kemudian, sirene apel siaga berbunyi sebagai tanda dimulainya kegiatan pengamanan rutin. Pada saat bersamaan, perempuan yang hendak melapor tersebut memilih meninggalkan kantor polisi tanpa menyampaikan pemberitahuan kepada petugas dan tanpa sempat membuat laporan resmi. Setelah meninggalkan lokasi, video yang memperlihatkan sejumlah anggota polisi tersebut kemudian diunggah ke media sosial hingga menjadi viral.

AKP Wisnu Wirawan menegaskan bahwa tidak ada unsur pengabaian terhadap masyarakat sebagaimana yang ramai diperbincangkan. Ia menyebut seluruh anggota yang bertugas tetap menjalankan fungsi pelayanan sesuai dengan tugas masing-masing, sementara personel yang tampak dalam video memiliki agenda berbeda dan bukan petugas yang menangani pelapor secara langsung. Pihak Polsek Cengkareng juga telah memberikan klarifikasi melalui media sosial serta menghubungi pengunggah video untuk menjelaskan kronologi kejadian secara utuh.

Polres Metro Jakarta Barat memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan suatu peristiwa hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial tanpa mengetahui keseluruhan kronologi. Informasi yang tidak utuh berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memengaruhi kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Selain itu, masyarakat yang mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana, termasuk kasus kekerasan dalam rumah tangga, diimbau segera menghubungi layanan darurat Kepolisian 110 atau mendatangi kantor polisi terdekat agar laporan dapat segera ditindaklanjuti. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang profesional, cepat, serta menjamin perlindungan hukum bagi seluruh masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Jurnalis : Nurul

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malaysia Airlines Janji Kooperatif Usai Pilotnya Ditangkap di Indonesia karena Kasus Ekstasi

    Malaysia Airlines Janji Kooperatif Usai Pilotnya Ditangkap di Indonesia karena Kasus Ekstasi

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Malaysia Airlines Janji Kooperatif Usai Pilotnya Ditangkap di Indonesia karena Kasus Ekstasi Maskapai Malaysia Airlines menyatakan akan bersikap kooperatif dan memberikan dukungan penuh terhadap proses penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum Indonesia setelah salah seorang pilotnya ditangkap terkait dugaan penyelundupan narkotika jenis ekstasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Pihak maskapai menegaskan akan bekerja sama […]

  • Cak Imin: Jangan Kerja ke Kamboja, Negaranya Lebih Miskin dari Kita

    Cak Imin: Jangan Kerja ke Kamboja, Negaranya Lebih Miskin dari Kita

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Cak Imin: Jangan Kerja ke Kamboja, Negaranya Lebih Miskin dari Kita Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, mengimbau masyarakat Indonesia agar tidak mudah tergiur dengan tawaran bekerja di Kamboja. Menurutnya, banyak masyarakat yang berangkat ke luar negeri karena tergiur iming-iming gaji tinggi tanpa memahami risiko yang mungkin […]

  • Polri, BNN, dan TNI Gerebek Lokasi Dugaan Peredaran Narkoba di Sumatera Utara, Sejumlah Orang Kabur hingga Terjun ke Sungai

    Polri, BNN, dan TNI Gerebek Lokasi Dugaan Peredaran Narkoba di Sumatera Utara, Sejumlah Orang Kabur hingga Terjun ke Sungai

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Polri, BNN, dan TNI Gerebek Lokasi Dugaan Peredaran Narkoba di Sumatera Utara, Sejumlah Orang Kabur hingga Terjun ke Sungai DELI SERDANG – Tim gabungan dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar operasi penindakan terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkotika di Sumatera Utara. Dalam penggerebekan […]

  • Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Kabupaten Sarmi, Papua, BMKG Catat Tujuh Kali Gempa Susulan

    Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Kabupaten Sarmi, Papua, BMKG Catat Tujuh Kali Gempa Susulan

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • visibility 49
    • 0Komentar

      Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Kabupaten Sarmi, Papua, BMKG Catat Tujuh Kali Gempa Susulan Kabupaten Sarmi, Papua, diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,1 pada Jumat dini hari. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada pukul 03.15 WIB dengan pusat gempa berada di darat pada kedalaman sekitar 10 kilometer. […]

  • Kamis, 7 Mei 2026 Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Wiyagus Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

    Kamis, 7 Mei 2026 Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Wiyagus Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa keberadaan fasilitas simulasi pemilihan digital tidak boleh hanya berfungsi sebagai tempat memamerkan teknologi E-Voting. Menurutnya, fasilitas tersebut harus berkembang menjadi pusat pengembangan pengetahuan sekaligus perumusan rekomendasi kebijakan terkait tata kelola pemilu digital di Indonesia. Hal itu disampaikan dalam Peresmian Digital Election Simulation Lab (DESLab) […]

  • Enam Kereta Api Sempat Berhenti Darurat Saat Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Pangandaran

    Enam Kereta Api Sempat Berhenti Darurat Saat Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Pangandaran

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Enam Kereta Api Sempat Berhenti Darurat Saat Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Pangandaran PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menerapkan prosedur keselamatan dengan menghentikan sementara enam perjalanan kereta api setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 yang mengguncang wilayah barat daya Pangandaran, Jawa Barat. Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari standar operasional keselamatan […]

expand_less