Polisi Periksa Tiga Anggota DPRD TTU Terkait Penyelidikan Kematian Dokter Icha
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polisi Periksa Tiga Anggota DPRD TTU Terkait Penyelidikan Kematian Dokter Icha
Penyidik Polres Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga anggota DPRD TTU sebagai bagian dari proses penyelidikan atas meninggalnya dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau yang dikenal dengan nama Dokter Icha. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan adanya intimidasi yang disebut dialami korban sebelum meninggal dunia.
Kepolisian menegaskan bahwa seluruh proses penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Seluruh pihak yang dianggap mengetahui peristiwa tersebut akan dimintai keterangan guna memperoleh gambaran yang utuh mengenai rangkaian kejadian sebelum korban meninggal dunia.
Selain memanggil tiga anggota DPRD, penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah tenaga kesehatan dan rekan kerja yang berada bersama Dokter Icha saat bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Keterangan para saksi dinilai penting untuk melengkapi alat bukti serta memperjelas kronologi kejadian yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
Dalam proses pengumpulan bukti, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memperoleh rekam medis korban, termasuk riwayat kondisi kesehatan fisik maupun psikologis selama menjalani perawatan. Tidak hanya itu, penyidik turut melibatkan ahli pidana dan ahli psikologi guna menganalisis apakah dugaan intimidasi yang dilaporkan memiliki keterkaitan secara hukum dengan peristiwa yang terjadi.
Kapolres TTU menegaskan bahwa setiap perkembangan perkara akan disampaikan kepada masyarakat secara terbuka setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai dilakukan. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya karena proses penyelidikan masih terus berlangsung.
Kasus meninggalnya Dokter Icha mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan, termasuk organisasi profesi kesehatan, tokoh masyarakat, hingga pemerintah daerah. Banyak pihak berharap proses penegakan hukum dapat dilakukan secara transparan sehingga mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.
Di samping melakukan penyelidikan, aparat kepolisian juga melakukan pendekatan kepada keluarga korban agar mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada penyidik. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta mencegah munculnya tindakan yang berpotensi mengganggu proses hukum.
Polres TTU juga menjalin koordinasi dengan Badan Kehormatan DPRD, pemerintah daerah, serta organisasi profesi kesehatan sebagai bagian dari upaya memperoleh informasi yang diperlukan selama proses penyelidikan berlangsung. Seluruh langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap fakta yang berkaitan dengan perkara dapat diungkap secara objektif berdasarkan alat bukti yang sah.
Perkara ini menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan intimidasi terhadap tenaga kesehatan yang sedang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Berbagai pihak berharap hasil penyelidikan nantinya dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab peristiwa tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam memperkuat perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan ketika menjalankan profesinya.
Jurnalis : Hanadia
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar