Polisi Temukan Motor Curian Warga Jelambar Berkat Pelacakan GPS, Pelaku Kabur di Muara Baru
- calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Polisi Temukan Motor Curian Warga Jelambar Berkat Pelacakan GPS, Pelaku Kabur di Muara Baru
JAKARTA – Kepolisian berhasil mengamankan sepeda motor milik warga yang dilaporkan hilang akibat pencurian di kawasan Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Senin (26/10/2026) malam. Kendaraan tersebut ditemukan setelah petugas menelusuri sinyal Global Positioning System (GPS) yang terpasang pada motor korban. Dalam proses pengejaran hingga kawasan pelelangan ikan Muara Baru, pelaku berhasil melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motor yang diduga hasil curian tersebut.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan pencurian sepeda motor sekitar pukul 19.05 WIB. Setelah laporan diterima, petugas Unit Reskrim Polsek Tambora segera melakukan penelusuran berdasarkan informasi lokasi yang diperoleh dari perangkat GPS kendaraan milik korban.
Informasi tersebut menjadi petunjuk bagi Tim Tiger untuk bergerak mencari keberadaan sepeda motor yang dilaporkan hilang. Pelacakan melalui GPS membantu petugas mengikuti pergerakan kendaraan sehingga upaya pencarian dapat diarahkan ke lokasi yang terdeteksi. Polisi kemudian menemukan jejak keberadaan motor tersebut di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara.
Sudrajat menjelaskan bahwa pengejaran dilakukan setelah petugas mengetahui kendaraan yang dicuri dilengkapi perangkat pelacak. Informasi itu disampaikan saat ia memberikan keterangan kepada wartawan pada Senin malam dan diberitakan pada Selasa (27/10/2026). Menurutnya, keberadaan GPS menjadi petunjuk penting dalam upaya menemukan kembali kendaraan yang dibawa pelaku.
Perwira Unit Reserse Kriminal Polsek Tambora, Ipda Priyo Purnomo, mengungkapkan bahwa petugas akhirnya menemukan pelaku bersama sepeda motor tersebut di sekitar kawasan pelelangan ikan Muara Baru. Saat dilakukan pengejaran, petugas sempat berusaha mendekati dan memepet kendaraan yang dibawa pelaku. Namun, situasi tersebut tidak berakhir dengan penangkapan karena pelaku berhasil meloloskan diri.
Meski pelaku belum berhasil diamankan dalam pengejaran tersebut, petugas tetap berhasil menyelamatkan sepeda motor milik korban. Kendaraan itu ditinggalkan pelaku ketika berusaha menghindari petugas. Tim Tiger kemudian mengamankan motor tersebut sebagai bagian dari penanganan kasus pencurian yang dilaporkan korban.
Peristiwa ini bukan kali pertama korban mengalami kejadian serupa. Priyo mengungkapkan bahwa sekitar lima bulan sebelumnya, korban juga pernah melaporkan kehilangan sepeda motor. Dalam kejadian terdahulu tersebut, polisi menerima pengaduan melalui layanan darurat 110 dan kembali memanfaatkan informasi GPS untuk menelusuri lokasi kendaraan.
Berdasarkan penelusuran saat itu, sepeda motor korban terdeteksi melintas di kawasan Angke, wilayah Tambora, Jakarta Barat. Petugas kemudian menemukan kendaraan tersebut di Pasar Jembatan Lima ketika diduga hendak dijual oleh pelaku ke sebuah toko sepeda. Upaya penjualan itu tidak berhasil setelah polisi tiba lebih dahulu di lokasi.
Priyo menjelaskan bahwa kedatangan petugas membuat rencana penjualan kendaraan tersebut gagal. Pemilik toko tidak jadi membeli sepeda motor itu karena polisi telah lebih dahulu mendatangi lokasi. Pelaku kemudian melarikan diri setelah mengetahui keberadaan petugas. Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa informasi lokasi dari GPS dapat membantu polisi menelusuri kendaraan yang dilaporkan hilang, meskipun keberhasilan menemukan kendaraan tidak selalu diikuti penangkapan pelaku di tempat kejadian.
Penggunaan perangkat pelacak pada kendaraan bermotor dapat menjadi salah satu sarana pendukung dalam upaya menemukan kendaraan yang hilang. Namun, perangkat tersebut bukan pengganti langkah pengamanan fisik maupun pelaporan kepada kepolisian. Ketika mengetahui kendaraannya hilang, pemilik dapat menyampaikan laporan dan memberikan informasi lokasi yang tersedia kepada petugas agar proses penelusuran dapat dilakukan melalui jalur yang tepat.
Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga kendaraan pribadi. Ipda Priyo mengimbau pemilik kendaraan untuk memarkir sepeda motor di tempat yang aman dan menggunakan kunci ganda. Langkah pengamanan tambahan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko pencurian, terutama ketika kendaraan ditinggalkan di tempat parkir dalam waktu tertentu.
Dalam kasus pencurian di Jelambar ini, sepeda motor korban berhasil ditemukan berkat pelacakan GPS dan tindakan cepat petugas setelah menerima laporan. Meski demikian, pelaku dilaporkan berhasil melarikan diri saat pengejaran berlangsung di kawasan Muara Baru. Informasi yang disampaikan kepolisian tersebut menegaskan bahwa kendaraan telah diamankan, sementara keberhasilan pengejaran dalam perkara ini belum menghasilkan penangkapan pelaku.
Jurnalis : Rika Anggun Lestari
- Penulis: Rika Anggun Lestari


Saat ini belum ada komentar