Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Polisi Bongkar Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung, Lima Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Polisi Bongkar Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung, Lima Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Polisi Bongkar Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung, Lima Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkap keberadaan fasilitas produksi obat keras ilegal di kawasan pergudangan Bizpark, Kopo, Kota Bandung. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan lima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diduga memiliki peran berbeda dalam aktivitas produksi hingga distribusi obat jenis Hexymer dan Tramadol tanpa izin.

Pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan seorang tersangka di Kilometer 125 Tol Purbaleunyi pada Jumat, 16 Oktober 2026. Saat itu, petugas menemukan sekitar 600 ribu butir Hexymer siap edar yang diduga akan dikirim ke Jakarta. Temuan tersebut kemudian menjadi dasar bagi penyidik untuk melakukan pengembangan guna menelusuri asal-usul obat dan jaringan yang terlibat dalam peredarannya.

Dari hasil pengembangan penyelidikan, polisi mengarah ke sejumlah lokasi pergudangan di kawasan Kopo, Bandung. Petugas kemudian melakukan penggerebekan dan menemukan fasilitas yang diduga digunakan untuk memproduksi sekaligus menyimpan obat keras ilegal dalam jumlah besar. Pengungkapan ini memperlihatkan adanya dugaan aktivitas produksi yang terorganisasi dan memiliki jalur distribusi lintas daerah.

Dalam operasi tersebut, aparat menyita sejumlah obat siap edar, bahan baku produksi, serta berbagai peralatan yang diduga digunakan untuk menunjang kegiatan pembuatan obat. Polisi juga menemukan perangkat elektronik dan dokumen yang berkaitan dengan aktivitas usaha tersebut. Seluruh barang bukti kini menjadi bagian dari proses penyidikan untuk mengungkap lebih jauh jaringan, aliran transaksi, serta pihak-pihak lain yang kemungkinan terlibat.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Hengki, menyampaikan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal terhadap peralatan yang ditemukan, fasilitas tersebut diperkirakan memiliki kapasitas produksi hingga delapan juta butir obat per hari. Angka tersebut merupakan perkiraan berdasarkan kemampuan mesin yang ditemukan di lokasi, bukan jumlah produksi aktual yang telah dipastikan setiap harinya.

Selain obat jadi, petugas menemukan bahan baku dalam jumlah besar yang disimpan di dalam sejumlah drum. Berdasarkan perhitungan awal kepolisian, bahan baku yang diamankan diperkirakan berpotensi menghasilkan sekitar 256 juta butir obat. Potensi tersebut masih merupakan estimasi penyidik dan perlu dibedakan dari jumlah obat yang benar-benar telah diproduksi maupun berhasil diedarkan.

Lima tersangka yang diamankan diduga menjalankan fungsi berbeda dalam rangkaian aktivitas tersebut. Berdasarkan keterangan kepolisian, peran mereka mencakup pihak yang bertugas melakukan pemesanan atau pembelian, menangani proses peracikan, serta mengatur pengiriman barang. Penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing tersangka untuk memastikan tanggung jawab mereka berdasarkan bukti yang ditemukan.

Polisi juga menduga bahwa distribusi obat tersebut tidak terbatas di wilayah Jawa Barat. Penangkapan di Tol Purbaleunyi yang disertai temuan ratusan ribu butir obat siap edar menjadi salah satu petunjuk mengenai kemungkinan pengiriman ke luar daerah, termasuk Jakarta. Meski demikian, jangkauan distribusi dan pihak penerima barang masih memerlukan pendalaman lebih lanjut melalui proses penyidikan.

Berdasarkan keterangan kepolisian, gudang yang digunakan dalam kegiatan tersebut baru disewa selama kurang lebih 22 hari sebelum kasus ini terungkap. Informasi tersebut menjadi salah satu bagian yang ditelusuri untuk mengetahui kapan aktivitas produksi mulai berjalan, bagaimana fasilitas tersebut disiapkan, serta apakah terdapat lokasi lain yang berkaitan dengan jaringan serupa.

Pengungkapan ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan terhadap peredaran obat keras yang tidak sesuai dengan ketentuan. Obat-obatan yang digunakan tanpa pengawasan tenaga kesehatan dapat menimbulkan risiko bagi keselamatan masyarakat. Karena itu, penindakan terhadap produksi dan distribusi ilegal perlu disertai upaya pencegahan, pengawasan rantai pasok, serta edukasi agar masyarakat tidak sembarangan menggunakan obat.

Kepolisian menyatakan penyidikan masih terus dikembangkan untuk menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain dan memetakan jalur distribusi yang digunakan. Pemeriksaan terhadap barang bukti, dokumen transaksi, serta perangkat komunikasi diharapkan dapat membantu mengungkap jaringan secara menyeluruh. Penetapan tersangka merupakan bagian dari proses hukum, sementara pembuktian atas dugaan tindak pidana tetap dilakukan melalui mekanisme peradilan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa peredaran obat keras harus ditangani secara serius karena menyangkut kesehatan dan keselamatan masyarakat. Penegakan hukum yang disertai pengawasan serta kerja sama lintas lembaga diharapkan dapat mencegah peredaran obat ilegal dan menekan risiko penyalahgunaan di berbagai daerah.

Jurnalis : Ghazy Fikri Izdihar

  • Penulis: Ghazi Fikri Izdihar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam

    Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam Kodam Jaya, Tangerang – Senin malam, 21 September 2026 Pukul 19.30 WIB Suasana malam di wilayah binaan Koramil 04/Ciledug dan wilayah Koramil 08/Pamulang, Kodim 0506/Tgr, terasa lebih hangat dengan hadirnya kegiatan Komunikasi dan Koordinasi yang digelar oleh jajaran Kodim 0506/Tgr. Kegiatan patroli malam bersama Komduk menjadi wujud […]

  • Bareskrim Geledah Markas Dugaan Penyelundup Emas ke Hong Kong, Airsoft Gun Disita

    Bareskrim Geledah Markas Dugaan Penyelundup Emas ke Hong Kong, Airsoft Gun Disita

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • visibility 52
    • 0Komentar

      Bareskrim Geledah Markas Dugaan Penyelundup Emas ke Hong Kong, Airsoft Gun Disita Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melakukan penggeledahan terhadap lokasi yang diduga menjadi bagian dari jaringan penyelundupan emas ke Hong Kong. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menemukan dan menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara, termasuk satu unit airsoft gun. Penggeledahan dilakukan sebagai […]

  • Ahli Pemerintah Minta Penundaan Sidang Uji Formil UU Polri, MK Jadwalkan Kembali 26 Oktober 2026

    Ahli Pemerintah Minta Penundaan Sidang Uji Formil UU Polri, MK Jadwalkan Kembali 26 Oktober 2026

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Ahli Pemerintah Minta Penundaan Sidang Uji Formil UU Polri, MK Jadwalkan Kembali 26 Oktober 2026 JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menunda agenda penyampaian keterangan ahli yang diajukan Presiden dalam sidang pengujian formil Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia atau UU Polri. Penundaan […]

  • Polsek Kuwus Tembus Lokasi Pengungsian, Salurkan Bantuan dan Kawal Warga Terdampak Gempa

    Polsek Kuwus Tembus Lokasi Pengungsian, Salurkan Bantuan dan Kawal Warga Terdampak Gempa

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Polsek Kuwus Tembus Lokasi Pengungsian, Salurkan Bantuan dan Kawal Warga Terdampak Gempa Kepolisian Sektor (Polsek) Kuwus menunjukkan kepedulian terhadap warga yang terdampak gempa dengan mendatangi langsung lokasi pengungsian. Personel kepolisian tidak hanya menyalurkan bantuan kepada masyarakat, tetapi juga memastikan kondisi warga tetap aman selama berada di tempat pengungsian. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons kepolisian […]

  • Bulan Mei Lebih Berkesan dengan Staycation dan Dine & Play Eksklusif di Vasaka Hotel Jakarta

    Bulan Mei Lebih Berkesan dengan Staycation dan Dine & Play Eksklusif di Vasaka Hotel Jakarta

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta, Mei 2026 – Di tengah padatnya rutinitas, banyaknya tanggal merah di bulan Mei menjadi momen ideal untuk sejenak menikmati quality time dengan cara yang lebih istimewa. Untuk melengkapi kesempatan tersebut, Vasaka Hotel Jakarta menghadirkan promo eksklusif “Stay Long, More Benefit” dan “Dine & Play”, menghadirkan kombinasi sempurna antara kenyamanan menginap, sajian kuliner pilihan, serta […]

  • Menag Nasaruddin: Hasil KUII VIII MUI Jadi Program Kerja Pemerintah

    Menag Nasaruddin: Hasil KUII VIII MUI Jadi Program Kerja Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Menag Nasaruddin: Hasil KUII VIII MUI Jadi Program Kerja Pemerintah Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang dihasilkan dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari program kerja pemerintah. Pernyataan tersebut disampaikan saat menutup rangkaian KUII VIII dan peringatan Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI), sebagai bentuk komitmen […]

expand_less