Prabowo Sebut Dapur MBG Polri Termasuk yang Terbaik, Klaim Diakui oleh Lembaga Internasional
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Prabowo Sebut Dapur MBG Polri Termasuk yang Terbaik, Klaim Diakui oleh Lembaga Internasional
Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap kontribusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam amanatnya pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Presiden menyampaikan bahwa dapur-dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun dan dikelola Polri merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia. Penilaian tersebut, menurut Presiden, tidak hanya berasal dari pemerintah, tetapi juga berdasarkan hasil pengamatan sejumlah lembaga internasional yang telah melakukan kunjungan langsung ke berbagai fasilitas MBG di Tanah Air.
Prabowo menjelaskan bahwa berbagai lembaga dunia dan pengamat internasional telah meninjau secara langsung sistem operasional dapur MBG di Indonesia. Dari hasil pemantauan tersebut, banyak di antaranya memberikan penilaian positif terhadap standar kebersihan, pengelolaan bahan pangan, sistem distribusi, hingga kualitas pelayanan yang diterapkan pada dapur-dapur MBG milik Polri. Menurut Presiden, pengakuan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengapresiasi komitmen Polri yang telah membangun lebih dari seribu unit SPPG di berbagai daerah sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional. Keberadaan dapur MBG dinilai memiliki peran penting dalam memastikan anak-anak sekolah serta kelompok masyarakat yang menjadi sasaran program memperoleh asupan gizi yang sehat, aman, dan berkualitas setiap hari.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah. Pemerintah meyakini bahwa kecukupan gizi sejak usia dini akan berdampak positif terhadap kesehatan, perkembangan fisik, kemampuan belajar, serta produktivitas generasi penerus bangsa di masa mendatang.
Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan sinergi berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor utama agar distribusi makanan bergizi dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara merata dan berkelanjutan.
Selain aspek kuantitas, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat. Standar kebersihan dapur, keamanan pangan, kualitas bahan baku, hingga sistem pengolahan makanan harus menjadi perhatian utama agar program ini benar-benar memberikan manfaat optimal bagi kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, setiap dapur MBG diharapkan menerapkan prosedur operasional yang sesuai dengan standar nasional maupun internasional.
Apresiasi yang disampaikan Presiden terhadap dapur MBG Polri sekaligus menjadi pengakuan atas kontribusi institusi kepolisian yang tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program pembangunan nasional. Melalui keterlibatan aktif dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis, Polri dinilai turut berkontribusi dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.
Jurnalis : Arum
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar