Satu Bocah Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai Musi Palembang
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Satu Bocah Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai Musi Palembang
Satu dari dua bocah yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah tenggelam di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia. Korban bernama Nizam Alfarizi, berusia 8 tahun, ditemukan pada Senin pagi, 31 Agustus 2026.
Nizam ditemukan sekitar pukul 06.20 WIB di sekitar kawasan Dermaga 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang. Berdasarkan informasi dari Tim SAR, lokasi penemuan korban berada sekitar 10 meter dari titik awal kejadian. Setelah berhasil ditemukan, korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Basarnas Sumatera Selatan Raymond Konstantin mengatakan pencarian dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dengan menyisir kawasan perairan di sekitar lokasi kejadian. Kondisi arus Sungai Musi turut menjadi salah satu pertimbangan petugas dalam menentukan area pencarian.
Dengan ditemukannya Nizam, masih terdapat satu korban lainnya yang belum berhasil ditemukan. Korban tersebut diketahui bernama Alvito Haris Oktarian, berusia 10 tahun. Tim SAR memastikan proses pencarian terhadap Alvito tetap dilanjutkan dengan mengoptimalkan personel dan peralatan yang tersedia.
Peristiwa tersebut sebelumnya terjadi pada Minggu, 30 Agustus 2026. Saat itu, tiga bocah dilaporkan tenggelam ketika berada di Sungai Musi. Salah satu korban lainnya, berinisial RH yang berusia 11 tahun, telah ditemukan terlebih dahulu dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Aka Gani Palembang, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, Nizam dan Alvito masih dalam pencarian hingga akhirnya Nizam berhasil ditemukan pada Senin pagi. Tim SAR kemudian kembali memusatkan perhatian pada pencarian Alvito dengan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta wilayah yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban.
Petugas juga terus mempertimbangkan perubahan kondisi arus sungai selama proses pencarian. Upaya tersebut dilakukan untuk memperluas kemungkinan ditemukannya korban sekaligus memastikan seluruh wilayah yang dinilai berkaitan dengan lokasi kejadian dapat diperiksa secara maksimal.
Basarnas mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika berada di sekitar perairan. Sungai memiliki kondisi arus dan kedalaman yang dapat berubah sehingga aktivitas di kawasan tersebut perlu dilakukan dengan memperhatikan faktor keselamatan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap keselamatan anak di sekitar sungai. Pengawasan orang dewasa dan pemahaman mengenai risiko berada di kawasan perairan menjadi hal penting untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
- Penulis: Ghazi Fikri Izdihar


Saat ini belum ada komentar