Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Pria Diduga Menyekap Kekasih Selama Tiga Tahun di Bandung Masih Buron, Sempat Kabur Saat Akan Ditangkap Polisi

Pria Diduga Menyekap Kekasih Selama Tiga Tahun di Bandung Masih Buron, Sempat Kabur Saat Akan Ditangkap Polisi

  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pria Diduga Menyekap Kekasih Selama Tiga Tahun di Bandung Masih Buron, Sempat Kabur Saat Akan Ditangkap Polisi

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terus menjadi perhatian publik. Terduga pelaku yang diketahui merupakan kekasih korban hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian setelah beberapa kali berhasil lolos dari upaya penangkapan yang dilakukan oleh tim penyidik Polda Jawa Barat.

Perempuan berinisial YTR (29) diduga menjadi korban penyekapan dan kekerasan yang dilakukan oleh pasangannya selama kurang lebih tiga tahun. Korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan dan harus menjalani perawatan intensif akibat luka-luka serta kondisi fisik yang melemah. Kasus tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian yang langsung melakukan penyelidikan dan memburu keberadaan pelaku.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengungkapkan bahwa pihaknya telah beberapa kali melakukan pemetaan dan penggerebekan terhadap lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku. Namun, setiap kali aparat mendekati target, terduga pelaku berhasil meloloskan diri. Polisi menduga pria tersebut terus berpindah-pindah tempat untuk menghindari penangkapan.

Penyidik dari Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Selain memburu pelaku, polisi juga berupaya mengumpulkan berbagai keterangan dan alat bukti guna mengungkap seluruh fakta yang terjadi selama korban diduga mengalami penyekapan dan kekerasan. Aparat sengaja tidak mengungkap detail proses pencarian demi kepentingan penyidikan dan keselamatan korban maupun petugas.

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat karena dugaan penyekapan berlangsung dalam waktu yang sangat lama. Berbagai pihak mengecam tindakan kekerasan terhadap perempuan dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Sejumlah tokoh dan pemerhati perlindungan perempuan juga meminta agar korban mendapatkan pendampingan psikologis serta perlindungan maksimal selama proses hukum berlangsung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keberadaan pelaku sempat terdeteksi oleh aparat. Namun, informasi mengenai upaya penangkapan diduga bocor sehingga pria tersebut kembali berhasil melarikan diri sebelum petugas tiba di lokasi. Kondisi tersebut membuat polisi harus melakukan pemetaan ulang terhadap jaringan dan kemungkinan lokasi persembunyian yang baru.

Polda Jawa Barat memastikan pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan dan meminta masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan terduga pelaku untuk segera melaporkannya kepada aparat kepolisian. Kerja sama masyarakat dinilai penting untuk mempercepat proses penangkapan dan memastikan kasus tersebut dapat segera dituntaskan.

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan ini menjadi pengingat penting mengenai perlunya peningkatan kesadaran terhadap tindak kekerasan dalam hubungan pribadi. Pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat diharapkan terus memperkuat sistem perlindungan bagi perempuan agar kasus serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

Jurnalis : Hanadia

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Kepala Sekolah di Batam Ditangkap, Diduga Gelapkan SPP Rp 143 Juta

    Mantan Kepala Sekolah di Batam Ditangkap, Diduga Gelapkan SPP Rp 143 Juta

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Mantan Kepala Sekolah di Batam Ditangkap, Diduga Gelapkan SPP Rp 143 Juta Aparat kepolisian di Kota Batam, Kepulauan Riau, menangkap seorang mantan kepala sekolah berinisial AP (41) yang diduga terlibat dalam kasus penggelapan dana pendidikan senilai Rp143 juta. Dana tersebut berasal dari pembayaran uang pendaftaran serta Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) siswa yang seharusnya masuk ke […]

  • Polisi Bantah Wanita yang Ditendang di Mal Hendak Mencuri, Pelaku Telah Jadi Tersangka

    Polisi Bantah Wanita yang Ditendang di Mal Hendak Mencuri, Pelaku Telah Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • visibility 22
    • 0Komentar

      Polisi Bantah Wanita yang Ditendang di Mal Hendak Mencuri, Pelaku Telah Jadi Tersangka Kasus seorang pria yang menendang seorang wanita hingga tersungkur di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat menjadi perhatian setelah rekaman kejadian tersebut beredar di media sosial. Polisi kemudian memberikan klarifikasi mengenai peristiwa tersebut dan membantah informasi yang menyebut korban hendak melakukan […]

  • Kebakaran Lahan Melanda Perbukitan Sorong Utara, Api Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

    Kebakaran Lahan Melanda Perbukitan Sorong Utara, Api Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Kebakaran Lahan Melanda Perbukitan Sorong Utara, Api Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan Kebakaran lahan kembali terjadi di kawasan perbukitan Gunung Kali Ampat, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (21/7/2026) itu sempat menghanguskan area semak belukar dan vegetasi kering di lereng perbukitan. Berkat kerja sama tim gabungan dari berbagai instansi, […]

  • Hermawan Sulistyo Ungkap Pengalaman Pernah Mati Suri Tiga Kali dalam Perayaan HUT Ke-69

    Hermawan Sulistyo Ungkap Pengalaman Pernah Mati Suri Tiga Kali dalam Perayaan HUT Ke-69

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Hermawan Sulistyo Ungkap Pengalaman Pernah Mati Suri Tiga Kali dalam Perayaan HUT Ke-69 Penasihat Kapolri, Prof. Hermawan Sulistyo, membagikan kisah perjalanan hidup yang penuh pengalaman ketika menghadiri perayaan ulang tahunnya yang ke-69. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengalami kondisi mati suri sebanyak tiga kali sepanjang hidupnya. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi salah satu […]

  • Polisi Ungkap Aksi Satu Keluarga Coba Bobol ATM Minimarket di Jakarta Barat

    Polisi Ungkap Aksi Satu Keluarga Coba Bobol ATM Minimarket di Jakarta Barat

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • visibility 24
    • 0Komentar

      Polisi Ungkap Aksi Satu Keluarga Coba Bobol ATM Minimarket di Jakarta Barat Polisi mengungkap kasus percobaan pembobolan mesin ATM yang melibatkan satu keluarga di sebuah minimarket kawasan Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat. Aksi tersebut dilakukan oleh tiga orang yang memiliki hubungan keluarga dan telah membagi peran masing-masing sebelum menjalankan aksinya. Kapolres Metro Jakarta Barat […]

  • Polres Majalengka Amankan Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 21 & 22 di BIJB Kertajati

    Polres Majalengka Amankan Pemberangkatan Jemaah Haji Kloter 21 & 22 di BIJB Kertajati

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Majalengka, Polres Majalengka Polda Jabar terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik serta memastikan keamanan seluruh rangkaian prosesi ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M. Hal ini diwujudkan melalui pengamanan intensif pada pemberangkatan jemaah haji Kloter 21 dan 22 yang berlangsung di Embarkasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Jumat (08/05/2026). Kapolres Majalengka AKBP Rita […]

expand_less