Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Keluarga Baru Mengetahui Pria yang Tewas Akibat Aksi Massa dari Video Media Sosial, Sempat Menandatangani Surat Perdamaian

Keluarga Baru Mengetahui Pria yang Tewas Akibat Aksi Massa dari Video Media Sosial, Sempat Menandatangani Surat Perdamaian

  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Keluarga Baru Mengetahui Pria yang Tewas Akibat Aksi Massa dari Video Media Sosial, Sempat Menandatangani Surat Perdamaian

Kasus meninggalnya seorang pria di Kabupaten Tabanan, Bali, yang diduga menjadi korban aksi main hakim sendiri terus menjadi perhatian publik. Pihak keluarga mengaku baru mengetahui bahwa korban meninggal akibat dugaan pengeroyokan setelah melihat rekaman video yang beredar di media sosial. Sebelumnya, keluarga mengira korban meninggal karena sebab lain sehingga tidak mengetahui secara utuh kronologi kejadian yang sebenarnya.

Menurut keterangan keluarga, setelah mendapat informasi mengenai meninggalnya korban, mereka mendatangi lokasi serta kantor kepolisian untuk mengurus proses administrasi. Karena belum mengetahui adanya dugaan tindak kekerasan, salah seorang anggota keluarga sempat menandatangani surat perdamaian. Namun, setelah melihat video yang memperlihatkan dugaan aksi kekerasan terhadap korban, keluarga mengaku terkejut dan meminta agar perkara tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Korban diketahui merupakan warga Kabupaten Buleleng yang selama ini bekerja sebagai buruh harian untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia meninggalkan seorang istri dan anak-anak yang masih berstatus pelajar. Pemerintah daerah melalui dinas terkait telah melakukan pendampingan terhadap keluarga korban, termasuk menyiapkan bantuan sosial, dukungan pendidikan bagi anak-anak korban, serta layanan pendampingan psikologis guna membantu keluarga menghadapi trauma akibat peristiwa tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian. Polisi mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, memeriksa barang bukti, serta mendalami rekaman video yang beredar di media sosial sebagai bagian dari proses pembuktian. Penyidik menegaskan bahwa seluruh pihak yang diduga terlibat akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum apabila terbukti melakukan tindak pidana.

Kasus ini juga mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Hak Asasi Manusia. Lembaga tersebut mengecam praktik main hakim sendiri karena bertentangan dengan prinsip negara hukum serta berpotensi melanggar hak asasi manusia. Selain mendorong penegakan hukum secara transparan, pemerintah juga diminta memastikan keluarga korban, terutama anak-anak yang ditinggalkan, memperoleh perlindungan dan pendampingan yang memadai.

Para pengamat hukum menilai bahwa setiap dugaan tindak pidana harus diserahkan kepada aparat penegak hukum melalui mekanisme yang berlaku. Tindakan main hakim sendiri tidak hanya berpotensi menghilangkan hak seseorang untuk memperoleh proses hukum yang adil, tetapi juga dapat menimbulkan tindak pidana baru dengan konsekuensi hukum yang serius bagi para pelakunya.

Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung dan kepolisian belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai seluruh rangkaian peristiwa tersebut. Aparat mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak berwenang demi menjaga objektivitas serta kepastian hukum.

Jurnalis : Danilo Fernandes

  • Penulis: Danilo Fernandes

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Papua Perketat Pengawasan BBM Subsidi, 15 Kasus Terungkap Sepanjang 2026

    Polda Papua Perketat Pengawasan BBM Subsidi, 15 Kasus Terungkap Sepanjang 2026

    • calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Polda Papua Perketat Pengawasan BBM Subsidi, 15 Kasus Terungkap Sepanjang 2026 JAYAPURA – Kepolisian Daerah (Polda) Papua memperketat pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi setelah mengungkap 15 kasus dugaan penyalahgunaan sepanjang Januari hingga Oktober 2026. Dari rangkaian pengungkapan tersebut, sebanyak 16 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara estimasi kerugian negara akibat praktik tersebut […]

  • Kapolri Temui 6.500 Eks Anggota JI di Solo, Perkuat Komitmen Kembali ke NKRI

    Kapolri Temui 6.500 Eks Anggota JI di Solo, Perkuat Komitmen Kembali ke NKRI

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Kapolri Temui 6.500 Eks Anggota JI di Solo, Perkuat Komitmen Kembali ke NKRI Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan sekitar 6.500 mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI) di Solo. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen para mantan anggota kelompok tersebut untuk kembali menjalankan kehidupan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). […]

  • Polri Ajak Peserta Penyampaian Aspirasi Tetap Jaga Keamanan dan Ketertiban

    Polri Ajak Peserta Penyampaian Aspirasi Tetap Jaga Keamanan dan Ketertiban

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Polri Ajak Peserta Penyampaian Aspirasi Tetap Jaga Keamanan dan Ketertiban Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajak seluruh peserta kegiatan penyampaian aspirasi untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama menyampaikan pendapat di ruang publik. Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya memastikan kegiatan berlangsung secara aman, tertib, dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya. Polri menegaskan bahwa penyampaian aspirasi […]

  • Polisi Amankan 19 Orang Terkait Tawuran Maut di Kebon Jeruk, Tiga Terduga Pembacok Ditangkap

    Polisi Amankan 19 Orang Terkait Tawuran Maut di Kebon Jeruk, Tiga Terduga Pembacok Ditangkap

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Polisi Amankan 19 Orang Terkait Tawuran Maut di Kebon Jeruk, Tiga Terduga Pembacok Ditangkap JAKARTA – Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 19 orang yang diduga terlibat dalam aksi tawuran antarkelompok di Jalan Salman, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Peristiwa yang terjadi pada Senin (26/10/2026) dini hari tersebut mengakibatkan seorang pria meninggal dunia setelah mengalami sejumlah […]

  • Pramono Heran Tawuran Terus Berulang di Manggarai Meski Fasilitas Olahraga Telah Dibangun

    Pramono Heran Tawuran Terus Berulang di Manggarai Meski Fasilitas Olahraga Telah Dibangun

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Pramono Heran Tawuran Terus Berulang di Manggarai Meski Fasilitas Olahraga Telah Dibangun Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan keprihatinannya atas kembali terjadinya tawuran antarkelompok pemuda di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan. Ia menyayangkan bentrokan yang terus berulang meskipun pemerintah telah berupaya menyediakan fasilitas publik untuk olahraga sebagai sarana bagi generasi muda dalam menyalurkan energi dan melakukan […]

  • Koramil 02/Batuceper Gelar Bakti Sosial Khitanan Gratis, Wujud Kepedulian TNI kepada Masyarakat

    Koramil 02/Batuceper Gelar Bakti Sosial Khitanan Gratis, Wujud Kepedulian TNI kepada Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Koramil 02/Batuceper Gelar Bakti Sosial Khitanan Gratis, Wujud Kepedulian TNI kepada Masyarakat Koramil 02/Batuceper, Kodim 0506/Tangerang, kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui penyelenggaraan bakti sosial khitanan massal gratis bagi puluhan anak. Kegiatan yang berlangsung di Kawasan Pergudangan Centra, Jalan AMD Manunggal X, Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Minggu (5/7/2026), diikuti sebanyak 40 […]

expand_less