Basarnas Pastikan Tidak Ada Korban dalam Kebakaran KN SAR Ramawijaya di Jakarta Utara
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Basarnas Pastikan Tidak Ada Korban dalam Kebakaran KN SAR Ramawijaya di Jakarta Utara
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden kebakaran yang menimpa Kapal Negara (KN) SAR Ramawijaya di kawasan Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta Utara. Kapal tersebut mengalami kebakaran saat sedang menjalani proses perawatan atau docking tahunan di galangan kapal, sehingga tidak sedang melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan di laut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa seluruh anak buah kapal (ABK) yang bertugas melakukan pengawasan selama proses perawatan berhasil menyelamatkan diri. Selain itu, tidak ada pekerja dari perusahaan galangan kapal yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Kondisi ini menjadi kabar baik di tengah besarnya kobaran api yang sempat melalap sebagian badan kapal.
KN SAR Ramawijaya merupakan kapal pencarian dan pertolongan sepanjang sekitar 40 meter yang dioperasikan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai. Saat kejadian, kapal sedang berada di dok milik PT Proskuneo Kadarusman untuk menjalani perawatan rutin sebagai bagian dari pemeliharaan berkala guna memastikan kapal tetap dalam kondisi prima saat digunakan dalam misi penyelamatan. Kebakaran dilaporkan terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 18.40 WIB.
Untuk mengendalikan kobaran api, petugas gabungan mengerahkan puluhan unit mobil pemadam kebakaran beserta personel penyelamat ke lokasi kejadian. Proses pemadaman berlangsung secara intensif hingga api berhasil dikendalikan dan dilanjutkan dengan tahap pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Berkat respons cepat petugas, kebakaran tidak merembet ke fasilitas lain di sekitar galangan kapal.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian bersama pihak terkait. Tim investigasi akan melakukan pemeriksaan terhadap lokasi kejadian, sistem kelistrikan kapal, serta aktivitas perawatan yang sedang berlangsung sebelum insiden terjadi. Hasil penyelidikan tersebut diharapkan dapat mengungkap faktor penyebab kebakaran sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan standar keselamatan selama proses perawatan kapal.
Basarnas menegaskan bahwa insiden tersebut tidak akan mengganggu pelayanan pencarian dan pertolongan kepada masyarakat. Lembaga tersebut telah menyiapkan langkah-langkah operasional agar seluruh tugas kemanusiaan tetap berjalan dengan baik melalui armada dan personel yang tersedia di berbagai wilayah Indonesia. Evaluasi terhadap kondisi kapal dan prosedur keselamatan juga akan dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan yang ketat dalam setiap proses perawatan kapal, terutama kapal yang memiliki fungsi vital dalam operasi pencarian dan penyelamatan. Dengan investigasi yang menyeluruh serta peningkatan prosedur keamanan, diharapkan seluruh armada Basarnas dapat terus menjalankan tugasnya secara optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di seluruh Indonesia.
Jurnalis : Danilo Fernandes
- Penulis: Danilo Fernandes

Saat ini belum ada komentar