Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Kasus Dugaan Korupsi di Kementerian Pekerjaan Umum Bertambah, Mantan Pejabat Resmi Ditahan

Kasus Dugaan Korupsi di Kementerian Pekerjaan Umum Bertambah, Mantan Pejabat Resmi Ditahan

  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kasus Dugaan Korupsi di Kementerian Pekerjaan Umum Bertambah, Mantan Pejabat Resmi Ditahan

Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta kembali mengembangkan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan menetapkan tambahan tersangka dari unsur mantan pejabat kementerian. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan praktik suap, gratifikasi, dan penyalahgunaan kewenangan dalam sejumlah proyek infrastruktur yang dikelola kementerian tersebut.

Dalam perkembangan terbaru, penyidik menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni mantan pejabat pada unit di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air berinisial YRW, serta dua pihak dari sektor swasta berinisial RW dan JSR. Ketiganya diduga memiliki peran berbeda dalam rangkaian tindak pidana korupsi yang menyebabkan kerugian keuangan negara sekitar Rp16 miliar. Setelah menjalani pemeriksaan, para tersangka langsung ditahan untuk kepentingan proses penyidikan selama 20 hari pertama di rumah tahanan yang telah ditentukan oleh penyidik.

Penyidik mengungkapkan bahwa perkara tersebut berkaitan dengan dugaan rekayasa pelaksanaan proyek yang tidak sesuai ketentuan, termasuk adanya indikasi pekerjaan fiktif, penyalahgunaan kewenangan, serta penerimaan sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan proyek pemerintah. Dugaan praktik tersebut diduga melibatkan kerja sama antara oknum penyelenggara negara dengan pihak swasta sehingga mengakibatkan kerugian bagi keuangan negara.

Dalam proses penyidikan, Kejaksaan telah memeriksa berbagai dokumen pengadaan, kontrak pekerjaan, aliran dana, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berasal dari lingkungan Kementerian PU maupun pihak perusahaan pelaksana proyek. Penyidik juga terus melakukan penelusuran terhadap kemungkinan adanya aset maupun barang yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian negara.

Kejaksaan menegaskan bahwa proses penyidikan masih terus berkembang dan tidak menutup kemungkinan adanya penambahan tersangka apabila ditemukan alat bukti baru yang mengarah kepada pihak lain. Aparat juga terus mendalami aliran dana serta mekanisme pelaksanaan proyek untuk memastikan seluruh pihak yang diduga memiliki keterlibatan dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan proyek-proyek infrastruktur yang dibiayai menggunakan anggaran negara. Pemerintah menegaskan bahwa setiap penyimpangan dalam pengelolaan anggaran pembangunan akan ditindak secara tegas sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Penegakan hukum diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan proyek strategis nasional.

Di sisi lain, Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan akan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan siap memberikan dukungan kepada aparat penegak hukum apabila dibutuhkan data maupun dokumen yang berkaitan dengan penyidikan. Pemerintah juga memastikan bahwa penanganan perkara tersebut tidak akan mengganggu pelaksanaan proyek-proyek pembangunan yang sedang berlangsung di berbagai daerah.

Melalui pengembangan penyidikan ini, Kejaksaan berharap seluruh fakta hukum dapat terungkap secara menyeluruh sehingga tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga mengoptimalkan pemulihan kerugian negara. Penanganan perkara korupsi secara profesional dan transparan diharapkan mampu memperkuat upaya pemberantasan korupsi sekaligus menciptakan tata kelola pembangunan yang lebih baik di masa mendatang.

Jurnalis : Hanadia

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria Asal Dompu Ditangkap Usai Tepergok Mencuri 18 Bungkus Rokok di Warung Mataram

    Pria Asal Dompu Ditangkap Usai Tepergok Mencuri 18 Bungkus Rokok di Warung Mataram

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • visibility 24
    • 0Komentar

      Pria Asal Dompu Ditangkap Usai Tepergok Mencuri 18 Bungkus Rokok di Warung Mataram Seorang pria berinisial SR asal Dompu, Nusa Tenggara Barat, diamankan aparat setelah diduga mencuri 18 bungkus rokok dari sebuah warung di Lingkungan Timbrah, Kelurahan Pagesangan Barat, Kota Mataram. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin pagi, 31 Agustus 2026, ketika kondisi warung sedang […]

  • Polri Jamin Kegiatan Ekonomi Nasional Tetap Aman dan Kondusif

    Polri Jamin Kegiatan Ekonomi Nasional Tetap Aman dan Kondusif

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Polri Jamin Kegiatan Ekonomi Nasional Tetap Aman dan Kondusif Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai wilayah Indonesia tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif sehingga aktivitas perekonomian nasional dapat berlangsung dengan baik. Kepastian tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat […]

  • Pria yang Mengamuk dan Memukul Pemotor di Lenteng Agung Mengaku Sedang Mabuk

    Pria yang Mengamuk dan Memukul Pemotor di Lenteng Agung Mengaku Sedang Mabuk

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Pria yang Mengamuk dan Memukul Pemotor di Lenteng Agung Mengaku Sedang Mabuk Pria yang sebelumnya viral karena mengamuk dan memukul sejumlah pengendara motor di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, memberikan pengakuan mengenai kondisi dirinya saat kejadian. Ia menyebut tindakan tersebut dilakukan ketika dirinya sedang dalam kondisi mabuk. Peristiwa tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah sebuah video […]

  • Asrama Polisi di Belakang Mapolda Jambi Terbakar, Delapan Rumah Hangus

    Asrama Polisi di Belakang Mapolda Jambi Terbakar, Delapan Rumah Hangus

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Asrama Polisi di Belakang Mapolda Jambi Terbakar, Delapan Rumah Hangus Kebakaran hebat melanda kompleks Asrama Polisi (Aspol) yang berada di belakang Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jambi, Kamis siang. Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya delapan unit rumah dinas dan memicu kepanikan para penghuni yang berusaha menyelamatkan diri serta mengevakuasi barang-barang berharga dari dalam rumah. Kobaran api yang […]

  • Satgas Pangan Polda Kaltim Turun ke Pasar Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Diawasi Ketat

    Satgas Pangan Polda Kaltim Turun ke Pasar Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Diawasi Ketat

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Satgas Pangan Polda Kaltim Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Tetap Terkendali Satgas Pangan Polda Kalimantan Timur melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pasar sebagai bagian dari upaya memastikan ketersediaan serta kestabilan harga bahan pokok di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi perdagangan dan perkembangan harga kebutuhan sehari-hari yang […]

  • Jamwas Rudi Margono Pimpin Tim 9, Kejagung Pastikan Pengusutan Kasus Febrie Adriansyah Tetap Berjalan

    Jamwas Rudi Margono Pimpin Tim 9, Kejagung Pastikan Pengusutan Kasus Febrie Adriansyah Tetap Berjalan

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jamwas Rudi Margono Pimpin Tim 9, Kejagung Pastikan Pengusutan Kasus Febrie Adriansyah Tetap Berjalan Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, tetap berlanjut. Penanganan perkara tersebut kini berada di bawah koordinasi Tim 9 yang […]

expand_less