Dukung Literasi Digital dan Kamtibmas, Polres Demak Gelar Lomba Konten Kreator AI bagi Pelajar SMA
- calendar_month 0 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DEMAK – Kepolisian Resor Demak mengambil langkah inovatif dalam menjangkau generasi muda, dengan menggelar kompetisi lomba konten kreator berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dikhususkan bagi para pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kabupaten Demak.
Kegiatan yang digagas oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) ini dilangsungkan di Aula Wicaksana Laghawa, Markas Besar Polres Demak, pada Jumat (1/5/2026), diikuti antusiasme tinggi dari kalangan pelajar.
Sebanyak 24 institusi pendidikan dari berbagai wilayah di Kabupaten Demak turut ambil bagian dalam ajang kreativitas ini, yang terangkum dalam 121 tim peserta dengan jumlah keseluruhan mencapai 363 orang.
Para peserta ditantang untuk menuangkan ide dan gagasan kreatifnya dalam bentuk karya video yang mengangkat tema keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), dengan memanfaatkan kemajuan teknologi kecerdasan buatan sebagai sarana penunjang pembuatan konten.
Langkah ini diambil sebagai respons nyata terhadap pesatnya perkembangan transformasi digital yang menyentuh segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, S.I.K., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran teknologi kecerdasan buatan telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam pola kehidupan masyarakat modern.
Perkembangan ini, di satu sisi, membawa kemudahan, namun di sisi lain juga membuka peluang luas bagi generasi muda untuk terus berinovasi dan berkarya secara positif.
“Kemajuan teknologi, khususnya kehadiran kecerdasan buatan, saat ini telah mengubah wajah kehidupan masyarakat secara besar-besaran.
Hal ini bukan sekadar perubahan cara hidup, melainkan sebuah peluang emas bagi generasi muda untuk terus berkreasi, berinovasi, dan menunjukkan potensi terbaiknya,” ungkap AKBP Samelino.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan mulia sebagai sarana edukasi yang strategis. Melalui kompetisi ini, para pelajar diharapkan tidak hanya mahir mengoperasikan teknologi, namun juga mampu memanfaatkannya dengan penuh kebijaksanaan, tanggung jawab, dan beretika luhur.
Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah efektif untuk menyebarluaskan pesan-pesan penting terkait keamanan, ketertiban, dan kedamaian lingkungan hidup melalui cara yang kreatif, menarik, dan mudah diterima oleh berbagai kalangan.
“Kami mengajak seluruh generasi muda untuk berperan aktif menjadi agen perubahan. Manfaatkanlah kemajuan teknologi ini untuk hal-hal yang positif dan konstruktif, guna mewujudkan lingkungan yang aman, damai, rukun, dan kondusif bagi kita semua,” tegasnya.
Di tengah pesatnya arus informasi di ruang digital, AKBP Samelino juga mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi tidak hanya soal penguasaan teknologi semata, melainkan juga kemampuan kritis dalam menyaring informasi. Salah satu tantangan terbesar saat ini adalah maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks serta konten-konten negatif yang berpotensi memecah belah persatuan.
Oleh karena itu, peran pelajar sebagai pelopor literasi digital yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab menjadi sangat krusial dan diharapkan dapat menjadi benteng pertahanan masyarakat di era serba terhubung ini.
“Generasi muda memiliki peran yang sangat vital dan strategis sebagai pelopor literasi digital yang sehat. Di tangan merekalah masa depan ruang informasi kita akan ditentukan, apakah menjadi ruang yang bermanfaat atau justru sebaliknya,” tambahnya.
Setelah melalui serangkaian penilaian yang ketat dan objektif terhadap karya-karya yang dikirimkan, akhirnya ditetapkan para pemenang terbaik dalam kompetisi ini.
Juara pertama berhasil diraih oleh Tim Kicau Smanda dari SMA Negeri 2 Demak, sementara posisi kedua ditempati oleh Tim Prashabara Ce Es mewakili SMA Negeri 1 Dempet. Adapun peringkat ketiga berhasil disabet oleh Tim Cuwi dari SMA Negeri 1 Wedung.
Di akhir arahannya, Kapolres Demak menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan mengimbau,
“Teruslah tunjukkan kreativitas terbaik kalian dalam setiap langkah, junjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan kejujuran, serta manfaatkanlah kemajuan teknologi kecerdasan buatan ini semata-mata untuk hal-hal yang bermanfaat, membangun, dan membawa kebaikan bagi sesama.”
Wartawan Ahmad Musyafaq
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar