Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dua Kelompok Remaja Terlibat Tawuran di Saharjo Tebet, Gunakan Senjata Tajam dan Kembang Api

Dua Kelompok Remaja Terlibat Tawuran di Saharjo Tebet, Gunakan Senjata Tajam dan Kembang Api

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dua Kelompok Remaja Terlibat Tawuran di Saharjo Tebet, Gunakan Senjata Tajam dan Kembang Api

Aksi tawuran antar dua kelompok remaja kembali terjadi di kawasan Jalan Dr. Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan. Bentrokan yang berlangsung pada malam hari tersebut sempat membuat warga sekitar panik dan mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, kedua kelompok terlihat saling menyerang dengan menggunakan berbagai benda, termasuk senjata tajam, batu, hingga kembang api atau petasan yang diarahkan ke kelompok lawan.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat karena aksi yang dilakukan para remaja berlangsung di tengah jalan raya dan membahayakan pengguna jalan yang sedang melintas. Sejumlah pengendara terlihat memperlambat laju kendaraan, bahkan memilih berhenti sementara untuk menghindari bentrokan yang terjadi. Situasi sempat mencekam akibat suara ledakan petasan dan teriakan para pelaku yang terlibat dalam tawuran tersebut.

Dalam video yang beredar luas, puluhan remaja tampak membawa senjata tajam jenis celurit dan benda tumpul lainnya. Selain itu, beberapa orang terlihat menyalakan petasan dan melemparkannya ke arah kelompok lawan. Aksi saling serang tersebut menyebabkan warga sekitar merasa resah dan khawatir akan keselamatan mereka, terutama karena bentrokan berlangsung di kawasan yang cukup padat aktivitas masyarakat.

Sejumlah warga mengaku kejadian tawuran di wilayah tersebut bukan pertama kali terjadi. Mereka berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli dan pengawasan, khususnya pada malam hingga dini hari, guna mencegah terulangnya aksi serupa. Warga juga meminta adanya pembinaan terhadap para remaja agar tidak terjerumus dalam tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, aparat kepolisian segera mendatangi lokasi untuk membubarkan para pelaku. Kedatangan petugas membuat kedua kelompok yang terlibat berhamburan melarikan diri ke berbagai arah. Polisi kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan situasi benar-benar aman dan tidak terjadi bentrokan susulan. Hingga saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut.

Penggunaan senjata tajam dan kembang api dalam aksi tawuran dinilai semakin meningkatkan risiko jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka. Selain membahayakan pelaku, tindakan tersebut juga dapat mengancam keselamatan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian. Oleh karena itu, berbagai pihak menilai perlu adanya langkah pencegahan yang lebih komprehensif melalui peran keluarga, sekolah, serta lingkungan masyarakat.

Fenomena tawuran remaja masih menjadi persoalan yang memerlukan perhatian serius. Kurangnya pengawasan, pengaruh lingkungan, serta rendahnya kesadaran akan dampak hukum dan keselamatan menjadi faktor yang kerap dikaitkan dengan maraknya aksi kekerasan antar kelompok remaja. Program pembinaan, kegiatan positif, dan pendidikan karakter dinilai menjadi salah satu solusi untuk mengurangi potensi terjadinya tawuran di kalangan generasi muda.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya indikasi tawuran atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan. Dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban dapat terus terjaga serta mencegah munculnya korban akibat aksi kekerasan jalanan yang melibatkan para remaja.

Jurnalis : Hanadia

  • Penulis: Jurnalis Berita Polri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Sumut dan Polres Karo Beri Trauma Healing Pengungsi Sinabung

    Polda Sumut dan Polres Karo Beri Trauma Healing Pengungsi Sinabung

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Polda Sumut dan Polres Karo Berikan Trauma Healing bagi Pengungsi Sinabung Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama Polres Tanah Karo memberikan layanan trauma healing kepada masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Sinabung. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepolisian terhadap kondisi psikologis warga yang harus menjalani kehidupan di tengah situasi pascabencana. Bencana erupsi tidak hanya […]

  • Purbaya Pastikan Penarikan Dana SAL dari Himbara Tidak Mengganggu Likuiditas Perbankan

    Purbaya Pastikan Penarikan Dana SAL dari Himbara Tidak Mengganggu Likuiditas Perbankan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Purbaya Pastikan Penarikan Dana SAL dari Himbara Tidak Mengganggu Likuiditas Perbankan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penarikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tidak akan mengganggu kondisi likuiditas perbankan nasional. Kepastian tersebut disampaikan setelah pemerintah bersama otoritas sektor keuangan menyepakati mekanisme penarikan dana yang dilakukan secara […]

  • Ketua DPW dan DPC GWI Apresiasi Langkah Cepat Kepolisian Ungkap Pelaku Pengeroyokan di Pasar Lama Kota Tangerang

    Ketua DPW dan DPC GWI Apresiasi Langkah Cepat Kepolisian Ungkap Pelaku Pengeroyokan di Pasar Lama Kota Tangerang

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Kota Tangerang — Langkah cepat dan responsif jajaran kepolisian dalam menangani kasus pengeroyokan sekretaris Gabungnya Wartawan Indonesia ( GWI) yang terjadi di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, menuai apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Ketua DPW provinsi Banten dan DPC GWI Kota Tangerang yang menilai kinerja aparat patut diapresiasi karena mampu bergerak sigap […]

  • Polisi Sisir KRL, Cegah Pelajar Ikut Demo 27 Agustus di Jakarta

    Polisi Sisir KRL, Cegah Pelajar Ikut Demo 27 Agustus di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Polisi Sisir KRL, Cegah Pelajar Ikut Demo 27 Agustus di Jakarta Polresta Tangerang memperketat pengawasan terhadap mobilitas pelajar menjelang aksi demonstrasi yang berlangsung di Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026. Sejumlah titik transportasi dan jalur menuju Jakarta dijaga untuk mencegah pelajar tingkat SMP dan SMA berangkat mengikuti aksi tersebut. Pengawasan mulai dilakukan sejak Rabu malam, […]

  • Korlantas Polri: Jangan Percaya Hoaks Polisi Akan Denda Rp 250 Ribu untuk Ban Gundul

    Korlantas Polri: Jangan Percaya Hoaks Polisi Akan Denda Rp 250 Ribu untuk Ban Gundul

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Korlantas Polri: Jangan Percaya Hoaks Polisi Akan Denda Rp 250 Ribu untuk Ban Gundul Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial mengenai adanya aturan baru yang menyebut pengendara sepeda motor dengan ban gundul akan langsung dikenai denda sebesar Rp250 ribu atau pidana kurungan selama satu […]

  • Produksi Bawang Putih RI Baru 40.000 Ton, Polri Kejar Swasembada 2029

    Produksi Bawang Putih RI Baru 40.000 Ton, Polri Kejar Swasembada 2029

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Produksi Bawang Putih RI Baru 40.000 Ton, Polri Kejar Swasembada 2029 Indonesia masih menghadapi tantangan besar untuk memenuhi kebutuhan bawang putih dari produksi dalam negeri. Saat ini, produksi bawang putih nasional berada di kisaran 34.000 hingga 40.000 ton per tahun, sementara kebutuhan masyarakat diperkirakan mencapai sekitar 600.000 ton setiap tahunnya. Kesenjangan tersebut membuat Indonesia masih […]

expand_less