Kakorlantas Polri Tegaskan Keselamatan Harus Menjadi Prioritas Utama dalam Berlalu Lintas
- calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kakorlantas Polri Tegaskan Keselamatan Harus Menjadi Prioritas Utama dalam Berlalu Lintas
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi seluruh pengguna jalan. Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya tertib berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan yang masih menjadi salah satu penyebab utama korban jiwa di jalan raya.
Menurut Kakorlantas, keselamatan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan oleh seluruh elemen masyarakat. Pengendara kendaraan bermotor, pengemudi angkutan umum, pejalan kaki, hingga pengguna sepeda memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Ia menjelaskan bahwa berbagai pelanggaran lalu lintas yang sering dianggap sepele justru dapat menimbulkan risiko besar. Tidak menggunakan helm standar, melanggar batas kecepatan, menerobos lampu merah, menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta mengemudi dalam kondisi lelah menjadi beberapa faktor yang kerap memicu terjadinya kecelakaan di jalan raya.
Kakorlantas juga mengingatkan bahwa keselamatan harus ditempatkan di atas kepentingan lain, termasuk keinginan untuk mencapai tujuan dengan cepat. Menurutnya, keterlambatan beberapa menit jauh lebih baik dibandingkan harus menghadapi risiko kecelakaan yang dapat menyebabkan kerugian materi, cedera serius, bahkan kehilangan nyawa.
Dalam rangka meningkatkan keselamatan lalu lintas, Polri terus melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari edukasi kepada masyarakat, sosialisasi aturan berlalu lintas, hingga penegakan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya. Pendekatan tersebut dilakukan secara berkelanjutan agar tercipta budaya berlalu lintas yang semakin disiplin dan bertanggung jawab.
Selain itu, perkembangan teknologi juga dimanfaatkan untuk mendukung pengawasan lalu lintas melalui sistem tilang elektronik dan berbagai inovasi digital lainnya. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus memperkuat efektivitas pengawasan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kehadiran petugas di lapangan.
Kakorlantas menilai bahwa keberhasilan menekan angka kecelakaan tidak hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan. Oleh karena itu, pendidikan keselamatan berlalu lintas perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari budaya dan kebiasaan sehari-hari.
Dengan meningkatnya kesadaran serta kepatuhan seluruh pengguna jalan, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan. Keselamatan di jalan raya bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan kebutuhan bersama untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan sesama pengguna jalan.
Jurnalis : Hanadia
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar