Aksi Almamater Lima Kembali Digelar di TangCity, Polisi Pastikan Penyampaian Aspirasi Berjalan Aman dan Tertib
- calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

#image_title
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Aksi Almamater Lima Kembali Digelar di TangCity, Polisi Pastikan Penyampaian Aspirasi Berjalan Aman dan Tertib
Aksi unjuk rasa yang digelar oleh kelompok Almamater Lima kembali berlangsung di kawasan TangCity Mall, Kota Tangerang. Demonstrasi tersebut mendapat pengawalan dari aparat kepolisian guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. Pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjamin hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sejumlah personel kepolisian ditempatkan di beberapa titik strategis untuk mengatur arus lalu lintas, menjaga keamanan peserta aksi, serta mengantisipasi potensi gangguan ketertiban. Petugas juga melakukan pendekatan persuasif kepada para peserta demonstrasi agar penyampaian aspirasi dilakukan secara damai tanpa tindakan yang dapat merugikan masyarakat maupun fasilitas umum.
Dalam aksi tersebut, massa Almamater Lima kembali menyampaikan sejumlah tuntutan yang sebelumnya telah mereka suarakan. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah permintaan klarifikasi mengenai dugaan perbedaan data terkait luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Potret yang berada di kawasan eks Terminal Cikokol. Massa juga meminta adanya penjelasan terbuka dari pihak terkait agar informasi yang berkembang di masyarakat dapat diluruskan secara transparan.
Selain persoalan ruang terbuka hijau, peserta aksi turut mempertanyakan sejumlah komitmen yang disebut pernah disampaikan dalam proses pengembangan kawasan TangCity. Mereka berharap adanya dialog terbuka antara pihak pengelola, pemerintah daerah, dan masyarakat sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang konstruktif tanpa menimbulkan polemik berkepanjangan. Aspirasi tersebut disampaikan melalui orasi secara bergantian dengan tetap berada dalam pengawasan aparat keamanan.
Kepolisian menegaskan bahwa tugas utama aparat dalam kegiatan tersebut adalah menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Petugas juga memfasilitasi jalannya komunikasi apabila diperlukan antara perwakilan peserta aksi dengan pihak yang menjadi tujuan penyampaian aspirasi. Pendekatan humanis terus dikedepankan agar seluruh pihak dapat menyampaikan pendapat secara damai dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selama aksi berlangsung, situasi di sekitar lokasi terpantau kondusif. Arus kendaraan sempat mengalami perlambatan di beberapa titik akibat konsentrasi massa, namun kondisi dapat dikendalikan melalui pengaturan lalu lintas yang dilakukan petugas di lapangan. Hingga kegiatan berakhir, tidak dilaporkan adanya bentrokan maupun tindakan anarkis yang mengganggu keamanan dan ketertiban umum.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh elemen masyarakat agar menjadikan dialog sebagai solusi utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Penyampaian aspirasi secara damai dinilai sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati, namun tetap perlu dilakukan dengan mematuhi ketentuan hukum, menjaga ketertiban umum, serta mengedepankan kepentingan masyarakat luas. Dengan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan setiap aspirasi dapat diterima dan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang sesuai sehingga tercipta suasana yang aman, tertib, dan kondusif.
Jurnalis : Aulia
- Penulis: Jurnalis Berita Polri

Saat ini belum ada komentar